The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
28. Wajah Murid Setampan Guru..


__ADS_3

Sehari telah berlalu sejak dimulainya proses peleburan fisik Jian Wu.Kini waktu merambat malam. Fenomena dilangit tidak ada tanda akan berhenti. Bahkan saat ini ,aliran energi qi semakin bertambah kuat.


Para tetua dan murid-murid sekte pedang matahari timur belum beranjak dari tempat mereka berdiri. mereka sangat terobsesi ingin melihat hal apakah ujung dari kejadian besar ini.


Tiba-tiba sesosok bayangan berkedip dan muncul dihadapan mereka.


''Salam....... Patriark...... ''.Para tetua segera menangkupkan kedua tangan mereka memberikan hormat diikuti para murid setelah menyadari sosok yang baru saja hadir dihadapan mereka.


''Salam......... ''.Lu Tian Ji mengangkat tangannya membalas salam.


''Mohon maaf kelancangan saya jika bertanya ,Patriark.... ''.Salah satu tetua memberanikan diri bertanya.


''Silahkan tetua Wu........ ''.jawab Lu Tian Ji datar .


''Hal apakah dari kejadian ini Patriark....?''tanya Wu LingShao,salah satu tetua yang sangat dihormati disekte Pedang Matahari Timur.


''Saya belum bisa menjelaskan untuk saat ini,tetua Wu....... tapi yang jelas ini adalah hal baik untuk sekte kita...... ''.jawab Lu Tian Ji tenang.


''Namun........... Saya mohon kepada semua pihak untuk waspada terhadap semua kemungkinan...... ''.lanjut Lu Tian Ji membuat para murid saling pandang.Banyak pertanyaan muncul dalam benak mereka.


***


Lelaki tua berumur sekitar 70 sampai 80 tahunan itu berdiri dipuncak sebuah gunung didomain barat. Visinya jauh menerawang kearah timur.


''Mungkin inilah waktunya......... ''.gumamnya pada diri sendiri.


Telah bberjam-jam ia berdiri dipuncak gunung itu mengamati fenomena yang terjadi jauh dibelahan timur.


Ketika cahaya mulai meremang pertanda waktu mulai merambat malam ,tiga titik cahaya melesat dari tiga arah berbeda. beberapa tarikan nafas kemudian tiga cahaya tiba dipuncak gunung menampakkan tiga sosok dengan usia yang terlihat sama.


''Salam ketua Ye..... ....''.Serentak ketiganya menangkupkan tangan memberi hormat saat tiba dihadapan lelaki tua yang mereka panggil ketua Ye.


''Salam untuk kalian bertiga........ ''.Jawab Ketua Ye tetap memandang jauh kearah timur.

__ADS_1


''Dimana saudara Qin..... kenapa tidak bersama dengan kalian....... ''.Tanya ketua Ye Kuan Yang.


''Mungkin sedikit terlambat Ketua..... karena informasi sudah kami sampaikan...... ''.Jawab tetua yang bermarga Tang, Tang Shou.


''Baiklah...... kita tunggu beberapa saat lagi..... ''.Ucap Ketua Ye sambil menghela nafas.


Beberapa saat kemudian ,sebuah titik cahaya dari arah utara melesat mendekati mereka. Tak menunggu dua tarikan nafas,cahaya mendekat yang ternyata adalah seorang yang seumuran mereka telah menjejakan kaki disamping tiga tetua.


''Salam Ketua..... dan salam saudara-saudaraku semua...... maaf atas keterlambatan ini.... ''.Ucapnya kepada semua yang hadir.


Mereka semua membalas salam kepada tetua yang bermarga Qin, Qin Shui Ho yang baru saja tiba.


''Karena semua telah berkumpul........ mari kita pergi''.Tanpa menunggu jawaban ,Ye Kuan Yang menjentikan jarinya. Selubung tipis menyelimuti mereka berlima sebelum sesaat kemudian tubuh mereka berkedip dan hilang.


***


Pecahan jiwa Xiao long masih berdiri menatap setitik cahaya didepannya yang terselubung cahaya tipis keemasan. Itu adalah jiwa Jian Wu yang fisiknya telah melebur.


''Dengan energi qi yang mengalir sebanyak ini... ,tidak akan butuh banyak waktu untuk proses Wu'er membentuk kembali tubuhnya..... ''Gumam Xiao Long tetap menatap tegas.


''Hmm.... aku sedikit bertanya-tanya......... kenapa ada dua titik cahaya dalam tubuh Jian Wu..........atau mungkin karena dantiannya yang kembar....... ataukah...........??''.Xiao long hanya menatap penuh tanya tanya dalam sinar matanya.


Xiao Long kemudian duduk bersila dan memejamkan matanya tak jauh dari Jian Wu.


**


Dua hari telah berlalu. Lautan energi qi semakin deras dan mulai memadat. Didalam lautan kesadaran jiwanya ,Jian Wu bisa melihat peleburan fisik yang terjadi pada dirinya. Rasa sakit yang ia rasakan sebelumnya telah menghilang. Saat ini ia merasakan aliran energi qi meresap kedalam dua titik cahaya yang berkedip didalam selubung energi. Perlahan ia dapat merasakan perubahan dalam aliran energi itu.


''Apakah ini tanda proses pembentukan........ ??''.Jian Wu bertanya dalam benaknya.


Tiba-tiba energi berputar lebih cepat didalam selubung. Semakin lama energi membentuk seperti bola bulat,lebih tepatnya seperti sebuah telur.


Semakin lama bentuk itu semakin menebal dan jelas. Ya....... itu adalah sebuah telur terlihat dari jauh. Tapi sebenarnya jika jeli diperhatikan dari dekat maka itu adalah sebuah kantong.......... Itu adalah kantong Rahim.

__ADS_1


Ini adalah proses rekonstruksi tubuh dari awal. itu menyerupai proses pembentukan awal manusia. Tapi perbedaannya ,ada penyertaan kuantitas energi yang besar dan hasilnya secara kualitatif.


Didalam kantong,perlahan proses rekonstruksi dimulai. Diawali dari dua titik cahaya ,secara samar gumpalan energi membentuk struktur tulang. Lima hari berlalu hingga struktur tulang lengkap sempurna. Sementara gumpalan energi masih terus berputar tanpa henti. Dihari berikutnya ,jaringan syaraf dan otot terbentuk membungkus tulang.itu berlangsung selama dua hari.


Hari kedelapan ,secara samar terlihat daging mulai tumbuh dan selaput tipis yang perlahan membentuk kulit mulai membalut daging dengan sempurna .


Ketika hari kesembilan ,Rambut diseluruh tubuh itu tumbuh .Yang terlihat sedikit janggal adalah rambut itu tumbuh hingga melewati pundak.


Saat itu didalam kantong,tubuh Jian Wu telah terbentuk sempurna. Tubuh seorang pemuda tampan dengan rambut panjang dan kulit seputih giok.


Xiao Long yang telah membuka mata sejak awal proses ,memandang takjub tubuh baru muridnya.


''Luar biasa........... akhirnya........ wajah murid setampan gurunya..... hixhixhix.......... ''.Kekeh orang tua itu dalam gumamannya.Beruntung saat itu hanya dia seorang yang ada ditempat itu. Mungkin jika ada orang lain disisinya ,,orang itu akan muntah darah mendengar itu.


Didepan Xiao Long ,tepatnya didalam selubung energi itu,meringkuk sesosok pemuda tampan seolah tengah tertidur pulas.


Saat hampir berakhirnya hari kesembilan ,seberkas cahaya putih melesat masuk didahi Jian Wu.Itu adalah Jiwa Jian Wu bersama dengan kesadarannya.


Selang beberapa tarikan nafas kemudian ,perlahan mata Jian Wu terbuka. Pemuda itu perlahan mulai duduk. Matanya menelusuri tubuh baru itu dan tangannya terus meraba seolah tak percaya.


''Selamat Wu'er......... kamu telah melangkah kealam raja..... ''.Terdengar transmisi suara ditelinga Jian Wu.


Jian Wu mendongak dan menatap kedepan. Disitu ia temukan sosok yang telah sangat dikenalnya tengah tersenyum.


''Terimakasih Guru.......... ''.Jian Wu menangkupkan tangan memberi hormat.


''Wu'er........seraplah sisa energi disekitarmu dan konsolidasikan kultivasimu........ ''.Xiao Long berkata dengan lembut.


''Baik Guru....... ''.Jian Wu segera memejamkan matanya dan menyerap energi qi yang masih melimpah disekitarnya.


Segera, energi yang ada dimanfaatkan oleh Jian Wu untuk menstabilkan tingkat kultivasinya.


''I.......i.......ini....... bagaimana bisa....??! ''Xiao Long tiba-tiba terpekik kaget.

__ADS_1


...****************...


bersambung..........


__ADS_2