
Jian Wu terperanjat bangun dari tidurnya.Ia menghela nafas berat saat mengingat kembali masa lalunya.
''Ahh....sudahlah.....walaupun sekarang aku sepenuhnya dalam kehidupan baru didunia yang tidak aku ketahui ini....toh aku masih punya ingatan dari anak ini...''desah Jian Wu menguatkan tekadnya.
''Yang terpenting sekarang bagaimana aku harus menjadi jauh lebih kuat''
Jian Wu membuka jendela kamarnya.sejenak udara dingin berhembus masuk terasa menusuk tulang.Meski ia punya fisik anak usia 8 tahun tetapi bukankah nalurinya adalah orang dewasa 25 tahun.Jian Wu memperhatikan suasana mlam wilayah itu.persepsinya jauh menembus kegelapan diantara samar bayangan hutan dan gunung.terdengar lolongan pilu anjing hutan dikejauhan hutan sana.ia memperkirakan sekarang sekitar jam 1-2 pagi.
''Aku akan coba bermeditasi dulu,mengikuti ingatan dari anak ini''batin Jian Wu.
Tak lama kemudian ia mulai duduk dalam posisi lotus.ia coba berkonsentrasi menemukan ingatan lma anak ini dan coba mengaplikasikannya.Nafasnya mulai teratur,ia mengolah pernafasan dengan metode tertentu,kesadarannya mulai ia sebarkan menelusuri jejak jiwanya.olah pernafasan adalah salah satu metode kultivasi awal bagi banyak kultivator meskipun masih banyak lagi metode kultivasi yang ada di dunia kultivator ini.
Jian Wu mengambil langkah ini karena ini ia anggap sebagai metode yang paling mudah untuk meningkatkan tahap awal kultivasi seorang praktisi.
Seiring nafas yang mulai teratur,aliran energi langit dan bumi disekitar mulai perlahan mengalir terserap ke dalam tubuhnya ,ia merasakan aliran energi utama mengalir kedalam dantian miliknya,kemudian menyebar melalui meridian mengisi setiap inchi bagian tubuhnya.tubuhnya terasa semakin segar dan ringan.
Jian Wu memiliki dantian yang masih terbilang kecil karena memang masih tahap awal pembentukan.Tetapi apa yang membuat Jian Wu tersentak kaget adalah dia menemukan bahwa dantiannya bukan satu tetapi dua dantian.Jian Wu menelusuri ingatan karena pada umumnya seseorang memiliki satu dantian.kemungkinan terjadi itu ada tetepi sangat sangat langka yang disebut ''Dantian kembar''.kemungkinan terbesarnya adalah karena telah terjadi penyatuan antara dirinya dan anak ini.efek dari kepemilikan itu adalah seseorang memiliki kekuatan dua kali lipat .tetapi resikonya sumber daya untuk meningkatkan potensi juga sama....dua kali lipat.
Saat ini Jian Wu berada diranah Alam Pembentukan inti (foundation) puncak.bakat beladirinya berada ditingkat tiga,bakat yang lumayan tinggi mengingat rata-rata bakat didesa itu kebanyakan ditingkat 2.sehingga diumurnya yang blum genap 8 tahun,dia sudah dilevel puncak alam pembentukan inti.tetapi untuk cakupan kekaisaran atau bahkan sebuah daratan besar itu terbilang rata-rata atau bakat biasa.satu keberuntungan Jian Wu adalah memiliki Dantian kembar.
Waktu berlalu,hingga tak terasa dini hari mulai menjelang.Jian Wu membuka mata.ia hembuskan nafasnya panjang mengakhiri meditasinya.Terlihat kesegaran diwajahnya .ia tersungging tipis.
''Tiggal selangkah lagi aku akan menerobos tahap selanjutnya''.gumamnya senang.
''Aku harus bersiap,aku akan menunggu kak Feng dipinggir sungai'' sambungnya.
Ketika matahari mulai menampakkan cahaya keemasanya.,Jian Wu telah keluar rumah setelah berpamitan kepada ibunya,sementar ayahnya sudah keluar lebih pagi lagi bersama pemburu magical beast lainnya.
Sekitar setengah pembakaran dupa ia telah berada di sisi sungai tempat dimana ia telah sepakat bertemmu dengan Jian Feng.
Hanya beberapa tarikan tarikan nafas kemudian,seseorang telah berada tak jauh darinya.
''kak Feng......disini...''Jian Wu memanggil smabil dilambaikannya tanganny.
''Ternyata kau sudah disini lebih dulu,dimana tempatnya ....Wu'er??tanya Jian Feng.
''Ayo....''ucap Jian Wu melangkah diikuti kemudian oleh Jian Feng.
Tak lama berselang .....merka telah sampai pada tempat yang ditemukan oleh Jian Wu dulu.
''Ini kak...''tunjuk Jian Wu pada sebongkah batu berlumut
__ADS_1
''Ini........''Jian Feng tak melanjutkan kata-katanya.ia merasa tertarik oleh batu itu.selain itu ia merasakan jejak samar energi pada batu itu.
Ia berhenti satu langkah didepan batu itu.energi samar terasa semakin pekat.
''Bagaimana kau menemukan batu ini Wu'er''tanya Jian Feng.
''Aku menemukannya secara tidak sengaja kak''.
''Ayo...kita amati batu ini,,apakah ada sesuatu yang akan menjadi keberuntungan kita''.ucap Jian Feng.
Setelah mengamati swmua ,Jian Feng merasa ada yang tidak beres dengan dua batu dismping kanan kiri sebesar telapak tangan.
Dengan hati-hati ia meraba.....instingnya menuntun kalau dia harus mengalirkan energi murni dibatu itu.
Satu tarikan nafas.....
Dua.....tiga.... empat.....lima tarikan nafas..........tidak ada suatu hal terjadi.
''Wu'er.....kamu sisi sebelah sana...''ucap Jian Feng
''Baik ....''
''Alirkan energi murni mu kedalam batu itu bersamaan denganku''
Jian Wu mengangguk patuh.setelah mendapatkan tanda mereka bergerak bersama mengalirkan energi utama.
Satu nafas........
Berdebar mereka menanti....
Dua...tiga......empat.....
tidak terjadi apa-apa........
memasuki nafas kelima........
Ngguuuuung.....nguuuuung....ngunnngggg...
Mereka terkejut mendengar suar seperti ribuan tawon yang akan keluar dari dalam batu.
Dua nafas kemudian....
__ADS_1
Wennnnnnnggg...........
Didepan mereka tanpa diduga batu mulai bergerak mundur kemudian berputar searah jarum jam 45' hingga posisi batu kini melintang.
Belum hilang keterkejutan mereka.....
Derrrrrrrrrrtttttttt.........derrrrrrrrrrrttttttttt.....
Terdengar seperti gesekan pintu dengan lantai........
Mereka terbelalak menyaksikan 5 meter dari tempat mereka tanah seperti mulai terbelah perlahan hingga menciptakan lubang seukuran liang lahat.
Berdua mereka saling pandang kemudian seperti mendapatkan kode keduanya mendekat bersamaan....
Sampai disisi lubang mereka mendapati tumpukan batu yang membentuk sebuah tangga kebawah yang mdmbentuk sebuah lorong setinggi orang dewasa.
''Ayo Wu'er....mudah-mudahan kita mendapatkan keberuntungan''ucap Jian Feng. bersemangat .
Tak lama merka mulai memasuki lorong gelap.tetapi dengan kemampuan alami mereka sebagai praktisi beladiri, gelap bukanlah masalah besar.Persepsi keduanya menuntun mereka terus menuruni tangga.
Tangga- tngga itu terbentuk cukup dalam ,diperkirakann mereka telah turun sekitar 50 kaki atau 15 meter didalam tanah.udara terasa semakin menipis kedalam.beberapa nafas kemudian mereka melihat satu ruangan cukup besar yang mirip dengan sebuah aula.mereka berhenti sekitar 20 langkah.
''Apakah kak Feng merasakan sesuatu...???''bisik Jian Wu.insting pembunuh bayaran dikehidupan sebelumnya mengisyaratkan sebuah alarm bahaya.
''Hmmm...menurutmu...???''gumam Jian Feng yang juga mulai merasakan hal yang sama
''Kalau ini satu hal besar....rasanya ini terlalu mudah''gumam Jian Wu.
Jian Feng melirik Jian Wu,ada yang menarik dari anak ini,pikirnya.bagaimana tidak?untuk ukuran anak 8 tahunan persepsinya lebih tajam dari seharusnya.
yang memang tidak diketahui oleh Jian Feng Adalah pemahaman dan persepsi Jian Wu
Melebihi dirinya karena dipadu dengan pengalaman di kehidupan sebelumnya.jika saja ia tahu,mungkin dia akan muntah darah karena terkejut.
''Aku merasakan itu....juga...keberuntungan besar pasti seiring dengan resiko yang besar''.ucap Jian Feng mengutip pepatah yang familiar dikalangan mereka.
''lalu....selanjutnya...??''tanya Jian Wu.
...****************...
Bersambung....
__ADS_1