
Sementara Jian Feng dan Jian Wu sedang menelusuri lorong misterius,jauh disebelah barat desa Seribu Bambu,sekitar 50 km dibarat ,sekelompok orang yang terdiri sekitar 100 orang tengah beristirahat ditepi sebuah hutan,yang bernama Hutan Penarik Jiwa.Tentang hutan Penark Jiwa akan dijelaskan dibagian yang lain.
Melihat dari pakaian yang orang orang itu kenakan,dapat dikenali bahwa mereka adalah para kultivator yang kemungkinan berasal dari sebuah sekte atau sebuah aliansi.
Kebanyakan dari mereka berada diranah alam Pejuang yang variatif .ada yang yang tahap akhir dan ada menengah ada pula sedikit yang masih awal.Beberapa ada di alam Master dan sedikit dialam Roh.
''Berapa waktu lagi kita akan sampai...??''.tanya seseoarang yang terlihat dihormati diantara mereka.
''Menurut informasi,kita akan sampai besok petang ....senior Yan''.ucap seorang dengan membungkuk hormat.
''Bagus.....persiapkan semuanya.Aku tidak ingin misi ini gagal atau kalian akan menanggung akibatnya''.ucapnya dengan nada angkuh.Dia adalah salah satu ketua dimisi mereka , Mo Yan. kultivasinya berada dialam Roh tahap akhir.
Mereka adalah kelompok yang menamakan diri kelompok 'Iblis Darah' .kelommpok ini tidak segan-segan membunuh siapapun yang mereka inginkan.entah itu orang dewasa ataupun anak anak,mereka tidak peduli.Mereka bergerak dibawah otoritas salah satu sekte iblis besar dibenua tengah bernama 'Sekte Serigala Iblis'.
****
Pagi itu desa Seribu Bambu,terlihat sedikit sepi karena memang diwaktu waktu itu orang orang sibuk dengan aktivitas masing-masing.Hanya terlihat beberapa orang praktisi dipusat desa ,tepatnya diaula klan Jian.
''Patriark dan beberapa tetua sekte telah pergi ke kota kekaisaran,bersama patriark dan beberapa tetua dari klan Lin.Temui dan berkoordinasilah dengan orang orang dari klan Lin untuk bersama sama mengamankan desa''.ucap salah satu tetua klan Jian,Jian Dong.
''Baik tetua....''.jawab salah satu murid sambil membungkuk hormat.
Murid itu kemudian berlalu dan bergegas menuju kediamam utama klan Lin.
****
Jian Mei terlihat gelisah.sedari pagi dia hanya keluar masuk rumah tanpa tahu apa yang akan dia lakukan.
''Apa kamu kurang tidur Mei'er....??''tanya Jian Yong menggoda istrinya.
Wajah Jian Mei semakin sewot mendengar candaan dari suamimya, Jian Yong.
''Apakah aku yang terlalu bodoh mendapatkan suami yang hatinya tertimbun lumpur hitam,hingga tidak ada peka sedikitpun''rungut Jian Mei melihat tingkah suaminya.
''lalu apa masalahnya jika aku terendam lumpur....???...mutiara tetaplah mutiara walau terendam lumpur sekalipun..''.seloroh Jian Yong dengan masih menyunggingkan senyum dan tetap menggoda istrinya.
''Kau itu....!!!.....tidak bisakah kau lebih serius..??bentak Jian Mei yang mulai tersulut emosinya.
''Wu'er kita belum pulamg sejak kemarin...tapi kau seolah tidak peduli dengan keselamatan Wu'er''.sambungnya lagi.
__ADS_1
''Bukan aku tidak memikirkannya mei'er..bukankah kau yang mengatakan kalau Wu'er pergi bersama Jian Feng??jawab Jian Yong masih sambil tersenyum.
''Didesa ini cukup sulit mencari lawan untuk Feng'er.......kenapa kita harus khawatir kalau Wu'er pergi bersamanya??........sudahlah...tak usah terlalu dalam memikirkan.lagipula kepergianya dengan Feng'er akan sangat berguna bagi perkembangan kultivasinya.biarkan dia berkembang dengan tempaan yang berat.agar dia menjadi sosok ahli sejati.seekor ayam yang sellalu terkurung dikandangnya tidak akan peka terhadap bahaya yang mengancamnya.instingnya tidak akan berkembang''.Jian Yong mencoba menenangkan perasaan istri tercintanya itu.
''Apakah ini benar suamiku.....??''tanya Jian mei menyelidik.
''Maksudmu...??''tanya Jian Yong merasa ada yang tidak beres.
''Aku ragu kamupun mengerti dengan apa yang kamu baru saja katakan ''.ledek Jian Mei sambil berlalu.
''Apa..!!...kamu.........dasar wa....
''Dasar wanita apa!!''Jian mei berbalik sambil melotot....
''Ah....tidak ada.....''jawab Jian Yong berjalan menjauh.....
''Ah..dasar wanita..makhluk yang paling sulit dimengerti......jauh lebih baik berhadapan dengan binatang buas daripada berdebat dengan wanita''.batin Jian Yong
''Kemana sebenarnya Wu'er pergi bersama Feng'er..??tanya Jian Yong didalam hati.
Sementara itu didalam rumah Jian Mei termenung.Ada keresahan tergambar diwajahnya.
****
''Dua bocah dengan kekuatan jiwa yang lumayan''terdengar suara kuno disertai hembusan energi yang menindas Jian Wu dan Jian Feng.
'Energi jiwa yang mengerikan''batin Jian Feng berusaha mempertahankan kesadaran jiwanya.
Sementara Jian Wu juga berusaha mati matian dari hempasan energi yang seilah mencabik cabik jiwanya.
Ditengah rasa menindas yang luar biasa,Jian Wu berupaya tetap tenang dan lekat menatap sosok yang. terasa agung didepanya.
''Mohon maafkan kelancagan junior ini seni or''Jian Wu berusaha setenang mungkin berbicara dengan sosok agung didepannya.
''Ha..haa...haa ...anak yang sopan''.seloroh Laki laki itu.
''Ribuan tahun aku menanti seseorang yang bisa mewarisiku.....dan hari ini penantianku tergenapkan sudah.....bahkan...bukan hanya satu...tapi dua sekaligus.....hahaha....takdir memang kadang kadang aneh...hahaha....''lelaki itu tertawa riang layaknya anak kecil.
''Maaf.....sebenarnya siapa senior ini.....???''Jian Feng memberanikan diri bertanya.
__ADS_1
''Nanti kalian akan tahu......sekarang ak ingin tahu apakah kalian pantas mendapatkan warisanku''.jawab sosok itu.dan tanpa menunggu persetujuan keduanya,seberkas sinar melesat dari sosok itu. Jian Wu dan Jian Feng hanya bisa terpaku tak bisa berbuat apa apa menghadapi kecepatan yang luar biasa itu.
Sinar keemasan itu membungkus tubuh keduanya.tubuh mereka seperti dikekang kekuatan tak terlihat yang membuat mereka tak bisa bergerak sedikitpun.Jian Feng yang cukup berpengetahuan sadar bahwa mereka sedang diperiksa.sinar itu tidak menyakiti mereka.itu hanya memindai diri mereka .dari struktur tulang,kekuatan jiwa,jalur meridian,dantian,dan seluruh komponen yang berkaitan dengan ketrampilan beladiri.
Setelah beberapa saat sinar itu berkumpul dan melesat kembali pada sosok itu.
''Hmmm....lumayan....''.gumam sosok itu.
''Kamu.....siapa namamu bocah...??'' tunjuk sosok itu kepada Jian Wu.
''Yang ditnya ini bernama Jian Wu...senior....''.Jian Wu manjawab sosok itu dengan sopan dan lugas.
''Kamu cukup istimewa....sangat jarang dibenua ini...bahkan didaratan besar ini yang memiliki keberuntungan seperti yang kau miliki''.kata sosok itu yang mengejutkan keduanya.
''Maksud senior.....???!''.kali ini Jian Feng yang memberanikan diri bertanya.
''Anak ini memiliki keberuntungan dengan membawa dantian kembar''.jawab sosok itu.
''Dantian kembar.......?????!!''Jian Feng sampai sampai melongo terkejut mendengar penjelasan sosok itu.dan kemudian menatap Jian Wu tak percaya.
Yang ditatap hanya bisa menghembus kan nafas panjang.
''Memang sangat sulit menyembunyikan sesuatu dari ahli tingkat tinggi''.desah Jian Wu.
''Dantian kembar adalah sesuatu yang sangat langka....itu hanya muncul seribu tahun sekali bahkan bisa lebih''.sosok pria itu menjelaskan.
''Terakhir kali muncul di daratan besar ini hampir dua ribu tahun yang lalu''.lanjutnya
''Bersiaplah kalian..''. Ucap pria itu menyela.
Blm sempat mereka menjawab atau berfikir,tiba tiba formasi array berubah menjadi pusaran hitam seperti celah spasial yang mulai menyedot tubuh keduanya dengan kuat.
''Jangan melawan.....atau kalian akan hancur''.
Hanya itu suara yang mereka dengar sebelum mereka mulai memasuki sebuah dimensi dan mengambil kesadaran mereka.
...****************...
bersambung....
__ADS_1