
Seorang pria tengah tertidur dengan gelisah . Peluh membanjiri wajahnya hingga basah . Terlihat meringkuk karna ketakutan .
Pria dengan ketampanan di atas rata rata selalu di hantui mimpi yang menyeramkan menurutnya .
pria dengan netra biru bangun tersentak dengan mata melotot kaget takut khawatir semua tergambar jelas di wajahnya .
Pria itu lalu bangun duduk di pinggiran kasur membuka laci nakas di sampingnya mengambil sebuah botol obat warna biru , dengan cepat dia mengambil obat dan menelan satu butir obat tanpa menggunakan air nafasnya masih Ter senggal senggal karna mimpi sialan itu .
Pria itu adalah Danniel Alexander William
Tak ada satu orang pun yang mengetahui kalau ia mengidap panic attack dan membutuhkan obat penenang yang di konsumsi secara rutin , hanya dokter dan asisten nya yang mengetahui itu.
Obat penenang tidak baik di konsumsi dalam waktu jangka panjang tapi seorang Danniel tidak perduli , karna hanya dengan obat itu yang bisa mengendalikan kegilaan dalam dirinya.
Di balik kesempurnaan yang dia miliki tak ada satu orang pun yang mengetahui kalau dirinya hanya manusia biasa yang memiliki kekurangan ,
Kekurangan yang ia miliki sekarang akibat dari kehilangan gadis yang amat ia cintai, gadis yang telah membawa setengah jiwa dan raga dan kewarasannya. Di tambah mimpi mimpi yang menghantui tidurnya menambah kadar kegilaan di dalam dirinya .
__ADS_1
Seorang pria tengah berkutat dengan berkas berkasnya , terlihat sangat serius membaca setiap baris tulisan yang ada di dalamnya.
Di balik wajah yang serius itu ada pahatan sempurna. Netra berwarna biru hidung mancung sempurna dengan bibir bawah yang tebal di tambah rahang yang kokoh di tumbuhi bulu bulu halus yang di cukur dengan rapi dia adalah Danniel Alexander William. Putra mahkota dari kerajaan bisnis otomotif dan juga merambah dengan bisnis properti.
Daniel adalah orang yang sangat sibuk lebih tepatnya ia menyibukkan dirinya sendiri dengan segala macam urusan perusahaan.
Tok ..... Tok tok
Masuk seorang pria muda dengan berpakaian rapi dengan jas yang berwarna hitam .
" Pak, pihak dari PT Abraham group membatalkan metting hari ini menjadi besok siang " ucap Bagaskara
" Batal kan semuanya !! Perusahaan saya tidak butuh bekerja sama dengan orang yang tidak ber proposional !!! "
" Tapi pak perusahaan mereka sedang naik daun .." sahut pria yang bernama Bagaskara
"Keluar.!!" sentak Daniel datar kepada asistennya
__ADS_1
Bagas menghembuskan nafas nya dengan pelan . Ia tidak bisa membantah dengan pria yang berada di depan nya.
" baik pak permisi "
Itu lah Daniel yang sekarang . Kejam dingin dan arogan . Tidak bisa mentolerir kesalahan sedikit atau sekecil apa pun itu .
Tak ada yang berani ber macam macam dengan diri nya . Selain karena kekuasaan yang ber pengaruh . Dia juga terkenal begitu kejam , itu lah yang membuat lawan bisnis harus ber fikir ulang untuk sekedar bermain curang , karena seorang Danniel yang sekarang tidak memiliki kata ampun pada semua orang !!!
.
.
.
.
.
__ADS_1
Daniel tiba di salah satu unit apartemen miliknya. lebih tepatnya satu gedung ini milik nya.
Ini sudah malam hari dan ia baru saja pulang dari kantor , diri nya memasuki kamar yang bernuansa gelap , ia melepas jas dan dasi yang ada di leher nya. Ia lalu merebahkan diri nya ke kasur yang besar dan empuk.