THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 09


__ADS_3

" Cepat sembuh Alice pamit " ucap Alice penuh kesakitan kerena harus meninggalkan Danniel dalam keadaan seperti ini , Alice kembali mencium bibir itu melepaskan tautan tangan mereka dan berlalu pergi keluar dengan wajah sembab dan penuh air mata .


Danniel juga baru bangun dari koma dalam keadaan tidak berdaya hanya bisa mengerang kesakitan tak bisa menggerakkan tubuh nya , ia ingin menghalang Alice tetapi tidak mampu , ia hanya merasakan kesakitan yang luar biasa di kepala dan jantung nya , berujung Danniel mengalami kejang kejang dan kembali tak sadar kan diri .


Dua Minggu sesudahnya nya Danniel benar benar sadar setelah kembali mengalami koma.


FLASH BACK END


Alice tidak langsung kembali ke mansion Hansen , ia mampir ke toko bunga lalu membeli see bucket bunga Lyly putih lalu kembali pergi ke sebuah pemakaman yang sangat mewah.


" bapak bisa pergi , saya akan lama di sini " ucap Alice kepada supir nya


" tidak apa apa non saya akan menunggu nya saja " balas si supir sopan .


" baik " sahut Alice lalu pergi memasuki kawasan pemakaman.

__ADS_1


Ada beberapa pri paruh baya yang sedang membersihkan makam , merapikan rumput dan menyapu Alice hanya menggunakan kepala nya sebagai sapaan kepada bapak bapak penjaga makam.


Alice tiba di sebuah makam yang sangat rapi dan bersih ia mendudukkan tepat di samping makam lalu meletakkan bucket bunga di atas nya.


Batu nisan putih itu bertulisan


Almira Puteri


Lahir 06 02 1969


Alice menatap nanar tanggal kematian yang penuh dengan rahasia itu , tidak terasa air mata nya sudah mengalir deras.


" Assalamualaikum mah maaf Al baru bisa kesini lagi jenguk mamah , hiks...hiks apa dari sana mamah bisa melihat Al ? Kenapa mamah tak pernah hadir di mimpi Al , kenapa mah?"


Tangis Alice kini benar benar menyayat hati bagi siapa pun yang mendengar nya .

__ADS_1


Wanita yang dulu tak ia ketahui siapa selalu hadir di mimpi nya , wanita yang sangat cantik menggunakan pakaian syar'i berwarna putih.


Setelah kembali bertemu dengan keluarga Hansen dan Daddy menunjukkan sebuah foto seorang wanita sedang tersenyum manis dan sangat cantik wanita itu memiliki wajah yang mirip dengan diri nya , akhir nya ia mengetahui kalau wanita yang selalu hadir di mimpi nya adalah ibu kandung nya sendiri.


" Terima kasih karena dulu sudah mempertahankan Al di rahim mamah , terimakasih karena mamah sudah berjuang sendirian saat mengandung Alice hiks ... Hiks... "


" Alice bahagia di sini mah , Alice harap mamah juga bahagia selalu di sana mah ..."


" Alice rindu mamah . . . . ."


" Alice masih belum bisa menerima mereka semua mah ". Suara Alice tersendat sendat mengadu kepada ibu kandung nya.


" Mah Alice sudah menemukan orang yang dulu sempat mamah cari tapi tak berhasil , kini Alice akan menjaga mereka mah ". Suara Alice kini sudah berubah serak karena terlalu lama menangis.


Alice duduk menangis dan berdoa, mencurahkan semua yang mengganjal di hati nya , ia di makam sang ibu kandung hingga sore hari , ia ber jam jam berada sini menumpahkan segala rasa cinta dan terimakasih nya untu sang ibu kandung.

__ADS_1


" Mah Al pulang dulu , nanti Al akan kesini lagi jenguk mamah, Daniella sayang mamah " . Alice lalu mencium batu nisan itu dengan khidmat seolah dia tengah mencium ibu kandung nya .


__ADS_2