
Dan kamu nisa , saya sebagai pemilik universitas ini resmi men drop out kamu dari sini atas tindakan bullying dan juga kamu memiliki affair dengan beberapa dosen!!!"
Tubuh ketiga orang itu menegang mendengar bobrok nya mereka telah di bongkar secara gamblang di sini
" Jadi bisakah kalian keluar sekarang" usir Alice tajam
Sebelum mereka bertiga keluar si ibu menor masih sempat menatap garang kepada Alice seolah ingin menelan hidup hidup
" bapak Fian bisakah anda panggil kan rektor untuk datang ke sini sekarang juga " ucap Alice
" Ba .... Baik Bu " jawab Fian tergagap , sungguh Fian tidak tahu siapa gadis di depan nya ini
Varo berserta ibu nya hanya diam tidak tahu harus apa
" Tante saya minta maaf karena adik saya sudah membuat wajah putra Tante terluka " ucap Alice tulus
" tidak apa apa buk , apakah putra saya juga akan di keluarkan dari kampus ini " tanya ibu Varo khawatir
Alice tersenyum tipis
" Tidak tante , dan jangan panggil saya ibu cukup Alice saja "
" Leon say sorry to Varo "
" Kan dia yang mulai dahulu ka "
" Arleon "
" Fine , Varo sorry "
" Gw juga minta maaf " bales Varo
" Good, mulai sekarang berteman lah kalian "
" Dan kamu Leon selama dua Minggu motor , mobil berserta privat jet milik kamu Kaka sita!!!"
__ADS_1
" No way! ... Jangan motor deh ka please .." mohon Leon
permohonan Leon di acuhkan Alice
" Kalau begitu terimakasih, Tante pamit duluan ya "
" sama sama Tante , silahkan " sahut Alice ramah
Baru beberapa saat kemudian masuk lah beberapa pria paruh baya dengan rambut yang sebagian berwarna putih
" Besok jam sembilan pagi adakan rapat pertemuan kepada seluruh dosen dan dewan yang terkait lain nya " ucap Alice tegas tanpa basa basi
" kalau begitu saya permisi " lanjut Alice sambil menyeret telinga Leon
Sepanjang jalan hanya di isi suara Leon
Kak lepas ...
kak sakit ...
Argh ...
Ka telinga Leon nanti putus ...
Ka sorry ...
Ka Leon malu ...
Semua rengekan Leon menjadi bahan tertawaan teman taman nya yang memang mengenal Leon sebagai mahasiswa yang sangat jahil dan usil.
*
Alice menatap datar pada tubuh yang terbaring diri di ranjang pasien
Seorang pria tampan tampak tak berdaya di sana dengan tubuh terluka .
__ADS_1
Tapi bukan itu masalahnya
Rasa khawatir , takut , cemas , sedih yang Alice rasakan beberapa saat lalu terasa sia sia sekarang.
Pria itu mendiamkan Alice sedari tadi , bukan karena pria itu koma , amnesia atau terjadi sesuatu yang sangat fatal hingga membuat pria itu tak berdaya.
Tapi pria di sana tengah marah , ngambek , merajuk seperti anak kecil
Semenjak Alice datang dan temu kangen bersama Tante keyra , lalu ngobrol banyak hal tapi kehadiran Alice benar benar tidak di anggap sama pria yang sedang terbaring itu.
Dan sekarang hanya menyisakan diri nya bersama pasien bernama Danniel dengan kasus ' Menjadi korban kecelakaan akibat menabrak pembatas jalan yang tak bersalah '
" Mau sampai kapan diam seperti ini ..."
-_-
" Danniel ..."
.....
-_-
" Niel ...."
.....
" mau aku bantu bunuh diri nggak ..."
Setelah Alice tergelak melihat wajah pria di sana memerah malu
*
FLASHBACK
Alice Tengah berada di ruang rapat untuk memecat beberapa dosen yang ternyata terlibat affair dengan mahasiswi nya sendiri.
__ADS_1
Sempat terjadi keributan karena mereka membantah dan mengatakan semua nya fitnah.
Tapi dari layar proyektor memperlihatkan kelakuan menjijikkan mereka sehingga tak bisa mengelak lagi.