THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 27


__ADS_3

Lupa sudah dengan segala rasa penasaran nya tergantikan dengan detak jantung nya yang kebat kebit nafas sesak , perut yang bergejolak rada ada ribuan kupu kupu di sana.


Alice terbahak melihat Danniel yang salah tingkah , gampang sekali mengendalikan pria ini .


Bisa bisa nya Danniel di buat merona dan salah tingkah hanya dengan hal itu bahkan kini telinga nya ikut memerah.


Dua Minggu sudah berlalu semenjak terakhir kali Danniel mengantar kan Alice pulang ke mansion keluarga HANSEN.


Kini Danniel dan Alice benar benar di sibukkan denan pekerjaan masing masing .


Entah Alice sibuk apa Danniel juga tidak tahu? Tapi yang pasti gadis itu susah sekali untuk di hubungi , membuat diri nya sangat kesal , belum lagi dengan rasa penasaran nya tentang hubungan Alice dengan Lucas menambah beban pikiran nya .


Diri nya sudah menerima laporan dari orang orang yang ia kerjakan untuk selalu memantau Alice .


Beberapa photo Alice Tengah bersama Lucas , entah Lucas yang sedang menjemput Alice atau mereka yang tengah makan siang bareng.


Ia bahkan sudah merobek robek photo itu menjadi potongan yang sangat kecil kecil. Rasa nya diri nya benar benar ingin membunuh Lucas yang sudah berani bermain main dengan gadis nya.


Tunggu saja , ia akan benar benar menyingkirkan Lucas dari hidup Alice , batin nya.

__ADS_1


Kini Danniel Tengah berada di ruang rawat Dion yang begitu ramai karena banyak sekali orang di kamar ini.


Dion sempat tak sadar kan diri selama dua hari , setelah nya Dion sadar dan kini berangsur angsur pulih , keadaan pria paruh baya itu kini sudah mulai membaik .


Danniel mendengus sebal melihat Alice Tengah berkutat dengan laptop di pangkuan nya sambil selonjoran di kursi panjang.


Bahkan kedua telinga gadis itu terpasang airpods tanpa perduli dengan ribut nya ruangan ini.


Ada Aldi yang sedang duduk di samping Axel , ada Dominic yang duduk tepat di pinggir ranjang pasien sementara Damian duduk di single sofa sambil memainkan tablet.


Entah Alice sadar atau tidak kalau diri nya sekarang ada di dekat gadis itu


" Baik!"


" kaku amat " cibir Aldi


" nggak usah melirik melirik" cetus Axel tidak suka


" untuk apa melirik kalau gw saja bisa melihat nya secara langsung " sahut Danniel acuh.

__ADS_1


Yang hanya di balas dengusan oleh Axel


Danniel berjalan mendekati Dion yang sedang duduk di sandaran pinggir ranjang.


" Apa kabar dad ".


" Seperti yang terlihat sudah lebih membaik , besok juga Dady sudah boleh pulang , cukup rawat jalan saja ...."


Danniel mengangguk tanda mengerti.


" Selamat malam ..." sapa ramah dari pria yang baru saja memasuki ruangan Dion , pria yang baru saja masuk masih menggunakan pakaian jas putih kedokteran milik nya , siapa lagi kalau bukan Lucas


Mereka menjawab , lalu berbasa basi hanya Danniel yang mengabaikan kedatangan pria itu.


Dari ekor mata nya Danniel terus saja memperhatikan Lucas yang tengah menghampiri Alice .


" ini bukan kantor ..." ucap Lucas sambil menutup laptop yang berada di pangkuan Alice lalu menunduk mencium Pucak kepala gadis itu yang hanya di balas cengiran memperlihatkan gigi putih nya yang berjajar rapi.


Danniel mengepalkan kedua tangan nya , urat leher nya mengencang dengan rahang yang mengeras , ia tidak menyukai sikap manis Lucas kepada Alice .

__ADS_1


Kalau tidak mengingat ini di mana ia pasti akan membuat bibir itu sobek karena sudah berani mencium gadis kesayangan nya .


__ADS_2