THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 07


__ADS_3

Danniel tiba di sebuah ruangan yang terdapat seorang wanita yang terlihat meringkuk di pojokan , wanita yang sangat kurus dengan rambut yang acak acak kan di tubuh wanita itu terdapat banyak sekali bekas luka seperti cambukan dan sayatan.


Danniel menyeringai seram melihat wanita itu ,


" Hi long Time no see " sapa datar nya


Wanita itu mengangkat wajah nya untuk melihat Danniel yang sudah ada di sana , berdiri tegap dengan gagah di depan pembatas pintu itu ,


Dengan merangkak wanita itu mendekati pria yang menyekap nya di sini , entah sudah berapa lama dia di sekap , wanita itu pun tidak tahu karena ia sudah lama tidak pernah melihat lagi matahari dan bulan.


" Danniel aku mohon tolong lepaskan aku dari sini , tolong ampuni aku " ucap si wanita yang tak berdaya itu.


" Wira di mana pisau kesayangan ku " ucap Danniel sambil menyeringai .

__ADS_1


Pria bertubuh besar sedari tadi berada di belakang bos nya langsung menyerahkan sebuah pisau dengan gagang yang yang memiliki ukiran yang sangat rumit.


Si wanita kembali meringsut ke pojokan ketakutan akan kembali mendapatkan siksaan dari pria di depan nya ini , sudah sangat terlambat untuk menyesali semua perbuatan nya dulu.


Seorang wanita cantik tinggi semampai tengah mempresentasikan konsep kerja sama perusahaan nya tawarkan , ia terlihat begitu pandai dalam berbicara begitu anggun dalam berpakaian.


Wanita cantik itu di tatap kagum dari semua orang yang ikut hadir dalam pertemuan ini .


Sementara itu di tempat lain Danniel tengah menikmati kegiatan nya , tanpa perduli Dangan teriakan kesakitan yang memekikkan telinga ,


" Ampun , aku mohon ampuni aku " Suara dari wanita yang sudah berlumuran darah di tubuh nya terus meminta pengampunan di sela kesakitan yang ia rasakan di setiap sayatan pisau tajam di tubuh nya .


Danniel terus menciptakan karya nya di tubuh wanita itu , hingga wanita itu kehilangan kesadaran nya baru lah dia berhenti dari aksi nya.

__ADS_1


"Jaga dia agar tetap hidup " perintah Danniel tegas lalu pergi dari penjara bawah tanah .


Ia pergi ke kamar pribadi milik nya terletak di lantai dua melepas semua pakaian yang sudah terkena darah lalu melempar nya ke dalam tempat sampah . Ia bergegas membersihkan diri dengan mandi , setelah semua nya selesai ia memerintahkan Ramon untuk membakar baju nya lalu ia pergi meninggalkan rumah penyiksaan milik nya dengan hati yang teramat sangat senang.


" saya akan secepat nya mengabari anda kalau CEO kami menyetujui bekerja sama dengan A&D corporation" ucap bagas dengan sopan.


" saya tunggu kabar baik nya " bales wanita dengan tersenyum manis.


Bagas sampai terpesona melihat senyuman itu . Menambah kadar kecantikan wanita di hadapan nya .


Setelah wanita bersalaman dengan para petinggi penting perusahaan dan staf yang hadir di ruangan meeting ia lalu pergi dengan langkah yang begitu anggun.


" Pak Bagas apakah tadi itu bidadari " ucap pria dua puluh delapan tahun yang menjabat sebagai direktur keuangan .

__ADS_1


" Wanita sopan dan cerdas , kalau saya mempunyai anak laki akan saya jadikan dia menantu " timpal pria paruh baya yang menjabat sebagai dewan direksi.


" Saya sebagai perempuan berasa hanya sebutir debu ketika berada di samping nya " ucap wanita dua puluh empat tahun menjabat sebagai manager.


__ADS_2