THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 39


__ADS_3

" Aku Cantik gak ... " tanya Alice lembut


Danniel seakan terhipnotis lalu mengangguk singkat dengan susah karena leher nya terpasang collar


Alice dengan lembut membelai tangan Danniel mencari Titik Vena pria ini


" Cantik aja atau cantik banget ... "


" Cantik banget .." sahut Danniel dengan mupeng


Alice sudah tidak menatap Danniel lagi ia sedikit menunduk karena ia tengah fokus pada jarum di tangan , ia juga terus mengajak pria ini ngobrol agar mengalihkan perhatian nya.


" Kangen aku nggak .." ?


" Kangen banget .. "


" Mau peluk nggak .."


" iya mau , mau banget .." sahut Danniel dengan semangat sampai tidak sadar kalau tangan nya sudah berhasil terpasang jarum infus.


" Done..." ucap Alice sambil menutup jarum itu dengan plester lalu melepas kan sarung tangan nya.


Danniel sedikit bingung lalu mengangkat tangan nya yang sudah kembali terpasang infus merasa di kerjain ingin kembali marah tetapi tidak jadi...


" Sini peluk dulu ..."


Danniel langsung merentangkan kedua tangan nya menerima pelukan Alice dan dia lupa akan marah nya


Danniel sedikit meringis karena dada nya tertekan.


" Ada yang sakit ..." tanya Alice sambil bangun membuat pelukan mereka terlepas


" Dada aku sedikit nyeri , ada cedera di dada akibat benturan tetapi tidak fatal " jelas Danniel


" peluk lagi .." pinta Danniel dengan sangat manja

__ADS_1


" udah GK marah "


" siapa yang marah , cepat peluk lagi .."


Alice kembali memeluk Danniel tidak erat takut membuat pria ini kesakitan


*


Di otak Danniel sekarang sedang merancang berbagai macam rencana yang menurut nya akan berhasil , kalau tidak berhasil ya harus di paksa sampai berhasil.


Dia tidak perduli lagi mau Alice sudah menikah , punya anak satu , dua , tiga diri nya tidak perduli!!"


Yang penting itu Alice , Queen milik nya


Danniel menyeringai di ceruk leher Alice ia pasti akan membuat Alice kembali bersama diri nya , bagaimana pun cara nya.


Queen kaki aku sakit ...


Queen dada aku nyeri ...


Queen aku lapar ...


Queen suapin ...


Queen jangan lama lama ...


Queen kamu di mana ...


Queen aku mau pulang ..


Queen ... Queen ... Queen ..!!!


Dan masih banyak lagi rengekan pria itu


Alice sudah mulai merasakan jengah dengan tingkah manja Danniel yang menurut nya lebih mirip balita.

__ADS_1


Di tinggal sebentar Danniel akan langsung panik mencari diri nya , lebih parah lagi kalau ia tinggal pergi ke kantor , pria itu benar benar tidak mau makan atau pun minum obat , di tambah jika ia ada lembur Danniel akan mengamuk membentak siapapun mau keluarga nya sendiri atau dokter suster di rumah sakit ini


Dan tentu saja semua akan berakhir jika diri nya sudah datang , se akan diri nya adalah obat penawar bagi pria itu.


" kamu kemana saja si .. " terlihat sekali kalau pria itu tengah merajuk


" kamu kan tahu aku ke mana "


" kok kamu jawab nya gitu ..." wajah Danniel berubah sendu


" gitu gimana ..."


" Kamu ketus sama aku .."


" biasa aja .."


" tuh kan , kamu marah ya ..?"


" ngga marah .."


" Iya kamu marah , aku buat salah ya ..? Aku minta maaf , jangan marah , aku nggak suka "


Ucap Danniel dengan mata yang sudah berkaca kaca


Alice menghembuskan nafas nya kasar


" kamu kalau mau cepat sembuh makan dan minum obat nya secara teratur , jangan nunggu aku datang , aku lagi sibuk di kantor , di sana juga lagi butuh aku , dan kaki kamu akan cepat sembuh kalau kamu mau ikut terapi jalan , jangan cuma bisa marah dan ngamuk ngamuk ".


Danniel benar benar menangis terbukti dengan pria itu mengelap air mata yang jatuh dengan punggung tangan.


" Jangan marah ..... kamu pasti cape ya udah ngerawat aku , aku minta maaf Queen , aku janji besok bakal ikut terapi jalan sama makan dan minum obat secara teratur , jangan marah lagi " Isak pria tampan berbadan atletis itu.


" aku tidak marah , aku cuma pengin kamu cepat sembuh , memang kamu mau sakit terus hmmm ..."


Danniel menggelengkan kepala nya

__ADS_1


" aku nggak cape kalau cuma merawat kamu , tetapi kamu ingat kan kita ada proyek di Bali , kalau kamu sakit terus nanti siapa yang akan bantuin aku .."


__ADS_2