
" Bukan kah mereka semua sudah setuju , bahkan uang kompensasi sudah di bayar mengapa sekarang malah menolak?"
" Sementara ini dugaan saya mereka mendapatkan hasutan dari oknum oknum tertentu pak "
" Cari tahu lebih lengkap nya! "
" Siap pak " lalu Bagas pergi keluar ,
Danniel larut dengan kerjaan yang seperti tidak ada habis nya , hingga tiga hari berlalu berkas dari A&D corporation terlupakan tertumpuk dengan berkas berkas lain nya.
Jika saja Bagas tidak menanyakan apakah ia sudah mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan A&D corporation ia akan benar benar lupa akan hal itu .
Danniel lalu membuka berkas A&D corporation membaca nya dengan sangat teliti , ia cukup tertarik dengan konsep kerja sama yang di tawar kan , tidak ada salah nya ia bekerja sama dengan mereka , lalu ia mendatangi berkas itu tanda menyetujui nya.
__ADS_1
Ia akan mengurus masalah di bandung , dan tentang A&D corporation Bagas lah yang akan turun tangan menangani proyek ini , ia tidak mau ikut campur , cukup menjadi tokoh di belakang layar saja , ia tidak mau report berurusan dengan rekan kerja yang berjenis kelamin perempuan .
" Senang bisa bekerja sama dengan anda " ucap Alice sambil berjabat tangan dengan Bagas dan di saksikan oleh pejabat dan petinggi lain nya .
" Semoga semua berjalan dengan lancar" sahut bagas
Dari peninjauan lokasi sampai pembangunan sudah mulai di jalan kan oleh Alice benar tidak pernah bertemu langsung dengan Danniel , ada rasa jengkel di hati nya ini , sudah tiga bulan berlalu , pria itu masih saja sok sibuk.
" Gas bos mu memang benar benar sangat sibuk ya " sindir Alice
" Sibuk atau terlalu angkuh "
" Dua dua nya Al"
__ADS_1
" menyebalkan sekali , dia seperti menyepelekan proyek ini "
" Dia tidak pernah bermain main dengan urusan bisnis , don't worry al , dia hanya sibuk saja ".
" Terserah bela saja terus bos mu itu , ini ada undangan untuk mu dan bos mu yang sombong itu dari keluarga HANSEN " Alice menyerah kan undangan berwarna gold and black itu.
" Wah mereka sudah lama sekali tidak mengadakan sebuah acara pesta , bahkan pernikahan kedua anak mereka hanya ada private party , apa kamu mengenal dekat dengan mereka Al ?"
" Ya begitu lah , kalau begitu aku duluan ya gas " Alice lalu pergi dari sebuah restoran , mereka baru saja makan siang sambil membahas bisnis tentu nya , ya mereka sekarang berteman .
Di lain tempat Danniel telah meninjau lokasi pembangunan sebuah komplek perumahan, rumah itu memiliki tipe classic modern dengan bangunan yang sangat besar , tidak memiliki jarak yang jauh dari rumah satu dan lain nya.
Terdapat sekitar sembilan rumah yang sudah berdiri kokoh walaupun belum selesai dengan sempurna , bahkan di atap rumah itu terdapat helipad . Jangan lupa kan ia juga membangun sebuah taman bunga , taman bermain dan di antara semua rumah hanya satu rumah yang paling besar sekali , itu lebih pantas di sebut mansion ,
__ADS_1
Danniel tersenyum melihat hasil dari kerja keras nya hampir selesai , ia membuang komplek ini bukan untuk orang lain , tetapi untuk orang orang yang akan hidup berdampingan bersama nya kelak , ia kembali ke kantor setelah memastikan semua nya berjalan sesuai rencana.