
Hingga tiga menit , waktu yang teramat singkat tapi cukup membuat Danniel tak bisa mengejar Kemana pergi nya Lucas dan Alice .
Setelah ia di lepas kan Danniel langsung berlari keluar mengejar gadis nya yang telah di bawa pergi.
Ia langsung masuk ke mobil menjalankan dengan kecepatan di atas rata rata .
Aaaarrrghh.....
Danniel berteriak marah. Memukul stir mobil nya ber kali kali dengan kencang hingga tangan nya memerah , ia benar benar kehilangan jejak Alice .
.
.
.
Berhubung ini hari Minggu Danniel memutuskan untuk joging di sekitar rumah milik nya.
setelah meluap kan segala emosi nya tadi malam ia memutuskan untuk pulang ke rumah bukan ke apartement, tentu saja ada tujuan tertentu di balik semua ini.
Sedari tadi Danniel terus menerus celingukan mencari seseorang ia terus berlari pelan , Danniel mulai jengah banyak wanita berperilaku genit kepada nya , kalau bukan ia memiliki tujuan , lebih baik ia berlari di treadmill yang berada di rumah nya sendiri.
Di kejauhan Danniel melihat seseorang yang sudah ia cari cari sedari tadi.
Dengan cepat ia berlari menghampiri dua orang yang juga sedang melakukan joging itu.
__ADS_1
" Morning dad , Vin "
" morning too , wah sudah lama sekali Daddy tidak melihat mu joging di sini " sahut Dion
" Tentu saja , kan dia sudah lama sekali tidak tinggal di sini dad " sela Delvin
" Mulai sekarang gw akan tinggal di sini lagi " jawab Danniel
" Good tidak baik rumah terlalu lama kosong " petuah Dion.
" Ada udang di balik batu dad " sahut Delvin , ia sudah hafal dengan kelakuan satu teman nya ini.
" Lebih enak udang di balik bakwan" sahut Danniel asal
" bule kok doyan bakwan " cibir Delvin
" Rasa nya Daddy kembali melihat Danniel dan Delvin kecil yang suka sekali berdebat dan merebut kan mainan " lalu Dion tertawa kecil
" Apa kamu mau ikut sarapan bareng , sudah lama kamu tidak main ke rumah " ajak Dion .
Yes berhasil rencana nya tak sia sia
" Sure , Lima belas menit lagi Niel datang dad " jawab Danniel dengan tersenyum lebar.
" Dad pulang duluan , Vin mau mampir sebentar di rumah Danniel "
__ADS_1
" oke" lalu mereka berpisah Dion langsung pulang ke rumah , sementara Danniel dengan Delvin masih berdiri di taman
Bug!!!
Sebuah pukulan langsung mendarat di perut Danniel dengan kencang.
Danniel lngsung terjatuh sambil memegangi perut nya yang baru saja terkena sebuah tonjokan .
" Itu tidak sebanding dengan rasa sakit nya al" ucap Delvin tajam
Danniel meludah yang ternyata adalah darah , lemah sekali diri nya , baru di pukul sekali sudah begini reaksi tubuh nya.
" gw yakin lu sudah tau apa yang terjadi sebenar nya , itu semua cuma salah paham dan gw akui kalau memang gw juga lah yang salah ".
Delvin mengeluarkan tangan nya untuk membantu Danniel bangun lalu mereka tertawa bersama.
Ini lah persahabatan mereka yang terjalin sejak kecil membuat mereka akan tetap baikan walaupun mengalami selisih paham.
" lu sengaja kan melakukan ini agar di ajak ke rumah " tebak Delvin
" He he he .. Tau aja " bales Danniel tersipu malu
*
Di tempat lain seorang wanita cantik Tengah memarahi pria dewasa yang memakai jas dokter berwarna putih , pria itu duduk dengan kepala yang menunduk.
__ADS_1
" Kamu itu dokter , kenapa masalah kaya gini aja masih tidak mengerti!! " omel si wanita cantik