
Daniel menggelengkan kepala nya dengan pelan .
" Aurora , Lyly lanjut kan makan kalian " ucap Della lembut dan di turuti ke dua anak itu .
Della menyerah kan piring yang sudah berisi nasi lengkap dengan lauk pauk nya.
" makan lah galau juga butuh tenaga ..."
Danniel hanya tersenyum masam , suami istri ini suka sekali membully diri nya.
Danniel makan dengan lahap sesekali mengganggu kedua gadis di samping nya.
" Apa kali ini aku akan mendapatkan keponakan perempuan lagi " tanya Danniel di sela kunyahan nya.
" Tidak kali ini kamu akan mendapatkan keponakan laki laki ". Sahut Della sambil membelai perut besar nya .
" Good akhir nya pri manja di sebelah mu punya banyak saingan " ...
" Manja sama istri sendiri itu pahala , jomblo mana ngerti " . Sahut Aldi dengan sombong.
Danniel mendelik tajam .
__ADS_1
" Apa kamu akan terus menunggu nya " tanya Della .
" Tentu saja , dia adalah alasan kenapa aku masih bertahan sejauh ini dan masih hidup "
Satu tahu lalu Danniel pernah hampir mati , dan semua orang tahu akan hal itu .
setelah selesai dengan acara makan siang , Bella langsung pulang bersama dengan Lyly sedang kan Aurora lebih memilih untuk tinggal di kantor sang Dady nya karena masih kangen dengan sang uncle . Kini gadis kecil itu tengah duduk di sofa panjang sambil mengerjakan PR.
" Apa Abang tidak mau memberi tahu soal Alice berada di mana " .
" Tidak " sahut Abang nya tanpa mengalihkan dari depan komputer nya .
" Ini sudah dua tahun , bang . Harus berapa lama lagi aku menunggu kehadiran nya " . Adu Danniel dengan sendu.
Aldi sebenar nya tidak tega dengan pria di hadapan nya ini . Rasa nya dia ingin sekali memberi tahu di mana gadis itu berada tapi mengingat gadis itu akan ngambek . Lebih baik diri nya tutup mulut , ia sudah pernah di musuhi oleh gadis itu dan ia tidak mau hal itu terjadi lagi .
" Uncle Niel masih marahan sama aunty Al ya " tanya Aurora tiba tiba , gadis kecil itu ternyata diam diam menyimak apa yang tengah di bicarakan oleh kedua pria dewasa itu.
" Uncle sama Aunty al , nggak musuhan sayang " . Jawab Danniel dengan tersenyum tipis
" Terus kenapa Uncle tanya papa di mana Aunty al ?. Ucap Aurora polos
__ADS_1
" Uncle hanya ingin tahu di mana alamat Aunty Al sekarang ".
" masa Uncle tidak tahu alamat Aunty Al , rumah Aunty Al kan dekat ".
" Aurora!! No " peringatan Aldi .
Danniel kaget dengar jawaban dari Aurora . Berarti gadis kecil itu tahu di mana keberadaan Alice , ia mendekati Aurora yang kembali fokus dengan PR.
" Aurora tahu di mana tempat tinggal aunty al".
Aurora mengangguk pelan.
" Di mana sayang " tanya Danniel dengan semangat .
" Aurora lupa tanya tanya alamat nya di mana , tapi rumah Aunty al itu dekat kalau naik pesawat cuma sebentar tidak lama seperti kerumah Granpa Robert " terang Aurora .
Bahu Danniel melorot mendengar jawaban anak kecil ini.
" Harus naik pesawat ya ". Gumam Danniel .
Aurora menggelengkan kepala nya .
__ADS_1
" Aurora pernah ke rumah Aunty Al tidak naik pesawat " . Lanjut gadis kecil itu .
Aldi langsung mengangkat putri nya itu lalu membawa nya berlari keluar ruangan. Bisa gawat kalau gadis kecil nya berbicara terus menerus . Itu saja sudah menjadi clue buat Danniel