THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 19


__ADS_3

" Dari tadi mommy manggil lu , kenapa malah melamun sih , kesambet baru tahu rasa " kesal Delvin


" Eh maaf , mom tadi ngomong apa?


" mommy tadi tanya apakah Clara sudah balik ke sini "


" Belum mama masih betah nemenin papa di sana mom "


Danniel menjadi kikuk , ia melamun pada saat begini , dari pada penasaran dan berfikir yang tidak tidak lebih baik bertanya .


" Apa Alice tidak ikut sarapan "


Anggota keluarga HANSEN saling pandang sebelum menjawab pertanyaan nya.


" Alice tidak tinggal di sini nak " jawab Viona dengan lirih .


" What " kaget Danniel , tidak mungkin kembali Alice meninggalkan nya ?

__ADS_1


" terus Alice tinggal di mana sekarang" dengan sendu


" Cari tahu sendiri " Ketus Dion lalu pergi dari meja di ikuti Damian di belakang nya sambil menggendong sang balita.


Danniel menunduk mengepalkan kedua tangan nya , apa mereka tidak tahu kalau satu tahun lebih ini ia terus mencari gadis nya itu ,


" mom mau memberikan nasihat kepada Niel , ini bukan karena kami tidak menyukai mu , mom hanya ingin yang terbaik untuk anak anak mommy termasuk kamu , boleh " ucap Viona lembut


Danniel mengangkat wajah nya lalu mengangguk


Danniel menatap tajam kearah Viona ia tidak menyukai apa yang wanita paruh baya ini katakan , dia tidak akan pernah bersama wanita mana pun , karena yang dia ingin kan hanya Alice seorang, hanya Alice


" Terimakasih untuk sarapan nya , saya permisi " ucap Danniel formal dan datar lalu pergi dari kediaman keluarga Hansen.


Ia tidak ingin menjawab yang pada akhir nya akan membuat semua nya kacau ,


Lebih baik pulang ke rumah nya dengan membawa emosi , Danniel melampiaskan kemarahan nya dengan melempar seluruh barang barang yang berada di kamar nya , lalu menelan dua tablet obat agar ia bisa kembali waras.

__ADS_1


Sungguh ia tidak menyukai apa yang di ucapkan ibu dari wanita yang ia cintai , Bersama wanita lain , Cuihh...! Itu sama saja melepas kan Alice bersama pri lain? Itu tidak akan pernah dan tidak akan pernah.


Brak.... Prang...... Bug!!!


Bunyi benda yang di lempar dan pecah kembali terdengar dari kamar tuan muda , para maid yang takut hanya bisa berdiri kaku di depan pintu kamar , mereka sudah melaporkan kepada tuan dan nyonya besar tentang keadaan tuan muda yang mengamuk.


Setelah keadaan nya kemarin membaik , tadi malam ia harus kembali menguras emosi setelah melihat banyak nya pemberitaan tentang putri bungsu dari keluarga HANSEN yang di perkenalkan langsung ke publik menjadi santapan para wartawan .


Bahkan para pembawa acara di tv itu menyebut putri dari keluarga HANSEN begitu cantik dan anggun .


Danniel langsung menutup semua berita itu , ia rela mengeluarkan uang yang banyak untuk membungkam pihak televisi , media cetak dan media online.


Mana rela diri nya kalau gadis itu di jadikan bahan pujian pria brengsek di luar sana , dan ia sangat yakin kalau setelah ini diri nya akan memiliki banyak pesaing untuk mendapatkan Alice lagi lagi Danniel berdecis sinis .


*


Bagas pagi pagi sekali sudah di hubungi oleh atasan nya , menurut nya untuk cepat cepat datang ke kantor karena sudah di tunggu .

__ADS_1


__ADS_2