THE OBSESSION

THE OBSESSION
Episode 22


__ADS_3

Siapa CEO nya saja masih menjadi misteri , hanya ada kabar kalau pemilik perusahaan seorang wanita.


Kalau cuma itu saja buat apa repot repot menyuruh orang mencari informasi tentang A&D corporation , bahkan di internet pun bisa mendapatkan informasi seperti itu.


Informasi tentang Alice benar benar tersimpan rapi , Danniel benar benar tidak bisa menemukan apa pun dari aktivitas Alice selama sepuluh bulan belakangan ini.


Danniel kembali mengacak rambut nya yang sudah acak acakan sejak tadi.


Brak!!!


Pintu ruangan nya terbuka dengan kasar.


Danniel yang sudah bersiap berteriak marah karena asisten nya masuk secara tidak sopan .


" pak tuan Dion mengalami kecelakaan " lapor Bagas dengan nafas ngos ngosan karena berlari ke ruangan bos nya setelah melihat berita di TV.


Danniel tidak jadi berteriak karena Bagas lebih dahulu berbicara , dan diri nya malah mematung sekarang setelah mendengar kabar tersebut.


" pak ...!"


" pak ...!"

__ADS_1


Danniel tersadar setelah Bagas memanggil nya dengan keras.


" kapan kejadian nya "


" satu jam yang lalu pak , bahkan sekarang sudah masuk berita di TV , mobil beliau menabrak pembatas jalan tol hingga mengalami kerusakan yang cukup parah ".


Danniel langsung berlari keluar , ia harus melihat keadaan pria paruh baya yang sudah ia anggap seperti orang tua nya sendiri .


Dua hari sudah Alice selalu memperhatikan kedai ice cream itu , duduk Berjam jam di dalam mobil hanya untuk melihat wanita paruh baya itu.


Kadang Alice tersenyum dengan nanar , kadang hanya melihat dengan tatapan mata yang kosong .


Di hari ini Alice memutuskan untuk masuk ke dalam kedai itu.


Sementara Leon melipir ke toko bunga tepat berada di samping kedai ini kata nya dia melihat penjaga toko bungsu nya muda dan cantik. Dasar ABG


Sebenar nya Alice sedikit gugup tetapi ia berhasil menutupi nya.


Tring!!


Bunyi dari lonceng ketika pintu terbuka

__ADS_1


" selamat datang " sapaan ramah dari wanita berseragam merah muda dengan nama tag " Lorina " di dada nya


Mereka bertiga langsung menuju etalase yang berisi berbagai macam ice cream


Erik berteriak heboh melihat warna warni ice cream dengan tatapan mata nya yang berbinar . Gemes sekali Alice pada balita itu


" silahkan pilih ka , mau yang mana " ucap Lorina ramah


" mami I want this and this boleh ...."


Alice yang di tatap dengan puppy eyes tidak tahan untuk tidak mencubit pipi gembul itu .


" mbak ice cream coklat dan strawberry masing masing satu cup " pesan Alice untuk Erik


" you want " tanya Alice kepada Lucas


" sure , one cup for capuccino ice cream"


" mbak satu cup untuk rasa capuccino dan satu cup lagi rasa Carmel " lagi Alice memesan dan langsung di layani Luna dengan sekarang.


Setelah mereka duduk di kursi dekat jendela kaca , ini lah Alice selalu melihat aktivitas dari dalam kedai ini .

__ADS_1


Beberapa pengunjung memperhatikan mereka , tentu saja selain karena fisik yang sempurna , juga karena pakaian mereka yang terlihat mencolok karna semua tentu saja dari brand yang terkenal.


Si balita tampan memakan ice cream nya dengan semangat , bahkan menolak untuk di suapi dan hasil nya belepotan di kedua pipi nya bahkan baju nya tak luput dari ice cream nya.


__ADS_2