
" Iya maaf " sahut pria terus menunduk
" lain kali jangan panik dahulu "
" iya "
" dari tadi iya , iya , iya melulu!!"
" maaf " sahut pria itu lagi , persis seperti anak kecil yang tengah di memarahi ibu nya , Lucas sedikit takut dengan wanita cantik di depan nya ini.
Si wanita terus mengomel di saksikan seorang balita yang tengah asik meminum susu nya tanpa perduli dengan kegaduhan di sekitar nya.
" mami " panggil suara yang terdengar sangat lucu sekali.
" Yes , baby " sahut Alice manis menghilang kan wajah kesal nya
Ya wanita yang sedari tadi terus mengomel adalah Alice , ia memarahi pria yang bertitel dokter sekaligus pemilik rumah sakit tapi menurut Alice sangat bodoh , bagaimana bisa anak yang terkena demam biasa akibat habis bermain hujan langsung di bawa ke rumah sakit untuk opname , lihat sekarang panas balita itu sudah turun , sudah asik bermain Lego di atas ranjang nya.
" mami puyeng" pinta balita itu dengan tatapan polos nya
" iya sayang kita pulang sekarang " jawab Alice sambil memeluk balita yang bernama Erik .
__ADS_1
" Erik biar sama aku , dan kamu tetap di sini luc , kamu masih ada jadwal operasi nanti " perintah Alice
" iya " pasrah Lucas
" Aku bosen sedari tadi dengar kamu iya , iya terus " protes Alice , ia sedikit kesal hari libur bukan nya istirahat malah terdampar di rumah sakit .
" Daddy nakal ya mam " tanya Erik yang sedari tadi melihat sang Dady nya terus di marahi oleh mami nya.
" Itu gara gara Erik yang main hujan hujanan dan sekarang mami marah sama Dady " rujuk Lucas
Mata Alice melotot tajam memandang pria dewasa yang sedang mengadu pada anak nya , bukan terlihat lucu tapi malah menggeli kan .
" ayo sini baby mami gendong kita pulang " ajak Alice
Dengan lucu balita itu pamitan dengan sang Dady lalu memeluk dan mencium nya.
" mami gak mau pamitan seperti Erik pada Dady " goda Lucas
Dengan mendengus kesal Alice memeluk singkat Lucas lalu ibu dan anak itu pergi di ikuti oleh beberapa bodyguard di belakang nya
*
__ADS_1
Danniel sudah tampil sangat tampan dengan pakaian santai nya , ia sudah mandi dan juga berdandan ala pria , ia memasuki di kediaman keluarga Hansen dengan hati yang sangat berdebar debar.
Delvin berdecak sinis melihat teman nya seperti remaja yang sedang kasmaran.
" pagi " sapa Danniel kepada seluruh anggota keluarga Hansen yang sudah duduk di kursi masing masing siap untuk sarapan.
" pagi " sahut mereka dan hanya Dion dan Damian yang tak menjawab sapaan itu.
" ayo duduk nak " ajak Devina
Danniel melihat ada balita perempuan yang sangat cantik dan menggemaskan sedang duduk di baby Cher , balita dengan rambut di kuncir dua , juga ada wanita hamil duduk di sebelah nya .
Aish... Kenapa diri nya akhir akhir ini melihat wanita hamil dan selalu di kelilingi balita .
Setelah berdoa mereka lalu makan sesekali mengobrol ringan.
Danniel terus memakan sarapan nya dengan gelisah , ia terus Melihat kiri dan kanan karena sedang mencari seseorang ,
Gadis itu kemana si , apa tidak ikut sarapan ? Atau sudah pergi , tapi mana mungkin ini kan hari libur " batin nya
Plak!!!!
__ADS_1
Sebuah tepukan tangan yang sangat keras Danniel rasakan di pundak nya , pelaku tak lain ia lah Delvin.