The Owner Of Sealed Sword

The Owner Of Sealed Sword
Awal permulaan


__ADS_3

Seorang remaja Sma yang kehilangan ingatan masa kecilnya bernama Kazekaki Arya, dia tak memiliki ingatan masa kecilnya sebelum dia berusia 13 tahun. Dia hanya mengingat


sebagian namanya dan tanggal dia lahir.


Aku bergumam sambil memandang keluar jendela, ”Membosankan sekali.”  


Terdengar suara guru yang sedang


menjelaskan dan canda tawa seseorang disebalahnya, Tapi kali ini ada yang


berbeda.


”Bapak lupa memberitahu kalian bahwa kita kedatangan murid baru pindahan dari sekolah Artifaction School,” ucap guru ipa.


 “Eh, sekolah yang dimana isinya perempuan semua yah?” ucap anak A.


 “Tapi sekolah itu kan, yang dimana setiap


perempuan yang sekolah disana memiliki kekuatan khusus untuk melawan Nakama (monster).” ucap anak B.


Nakama sendiri adalah monster yang bisa muncul dari mana saja hanya saja kemunculannya memerlukan waktu dan cirinya-cirinya memiliki retakan pada langit berwarna ungu.


Yang bertugas mengalahkannya adalah T.Army Nakama (Pasukan robot dan persenjataan yang diakui oleh pemerintah) dan gadis yang memiliki kekuatan untuk mengalahkannya dan mereka semua disebut sebagai seorang Artifaction (Seseorang yang memiliki kekuatan untuk melawan Nakama biasannya kekuatan itu direfleksikan menjadi senjata tertentu tergantung pemiliknya, kekuatan ini biasanya hanya muncul pada perempuan. Hanya saja ada juga pria yang memiliki kekuatan itu juga tetapi untuk sekarang hanya ada lima, salah satunya adalah diriku hanya saja aku selalu menyembunyikannya).

__ADS_1


Seorang Artifaction sendiri terdiri dari beberapa rank yang menandakan seberapa besar kekuatan mereka, mulai dari rank D yang terlemah, C, B, A, S, S+, SS, SS+, lalu yang terakhir adalah yang terkuat rank SSS yang dimana di dunia ini hanya ada 10 orang saja.


Sedangkan tingkatan Nakama sendiri sama seperti Artifaction tetapi memiliki beberapa jenis, Parasit (Yang memasuki tubuh manusia dan mengendalikannya), Raksasa (Bertubuh besar dan memiliki daya hancur yang besar, kebanyakan mereka berperingkat S keatas), Under (Yang besarnya tidak lebih dari manusia tetapi memiliki kecepatan dan kelincahan yang luar biasa).


Disaat suara ricuh kelas, aku hanya menatap keluar jendela sambil menghela nafas.


”Baik anak-anak, harap diam!" tegas guru.


Tok… tok… tokkk….


”Silahkan masuk,” ucap guru.


Seketika semua terdiam seribu kata dan terpesona oleh kecantikan dari murid pindahan tersebut Dengan rambut putihnya dan bola mata yang biru sejernih birunya air lautan.


Ayana mengangguk lalu mulai berbicara,


”Hai namaku Sakurane Ayana, hobiku memasak dan membaca buku. Kalian


boleh memanggilku Ayana karena aku tidak terbiasa dipanggil menggunakan nama


marga. Baik sekian salam kenal semuanya”.


Saat perkenalan selesai suara ricuh kelas yang saling menjawab ada yang meminta kontak, alamat rumah, makanan yang dia sukai, dll.

__ADS_1


“Anak-anak harap diam!” tegas guru.


Seketika suasana menjadi hening. Dan entah kenapa dari mulai dia masuk kekelas aku tidak bisa memalingkan wajahku darinya.


”Baik kamu boleh memilih tempat duduk disamping Arya atau Rina,” ucap guru.


Ayana berpikir lalu melihatku, seketika aku memalingkan wajah menuju jendela. Aku menatapnya karena senyumannya yang begitu menghangatkan.


”Aku akan duduk disamping Arya,


pak,” ucap Ayana.


”Baiklah, segera duduk dan kita


akan memulai pembelajaran,” tegas guru.


Ayana menarik kursi disebelahku sambil tersenyum dan entah kenapa secara spontan aku memalingkan wajahku lagi. Tapi saatku melihatnya lagi dia hanya tersenyum lalu memalingkan wajahnya ke papan tulis dan berfokus pada materi yang diterangkan oleh guru.


Ding… dongg… ding... Dongg….


saatnya istirahat.


Sembari keluar kelas guru berkata, ”Baiklah anak-anak kita sambung pelajaran setelah istirahat usai,”.

__ADS_1


Anak kelas bersorak sorai lalu ada yang meninggalkan kelas menuju kantin dan ada juga yang dikelas tapi berkumpul dengan temannya yang lain. Dan ada juga yang membawa bekal dan memakanya bersama. Ayana membawa bekal dan sempat diajak untuk makan bersama, tetapi dia lebih memilih disampingku.


__ADS_2