The Owner Of Sealed Sword

The Owner Of Sealed Sword
Sang pengendali waktu.


__ADS_3

Dik… dok… dik… dik… dok….


Suara dari jam besar yang terus berjalan menghentikan waktu Yang ada disekitarnya, salah satu hukum dunia yang tidak bisa dilawan adalah waktu. Mengulang masa lalu, melampaui masa depan, dan menghentikan waktu. Disaat jam besar muncul dan mulai bersuara setiap detiknya memerlukan bayaran yang besar, karena sudah melanggar hukum dunia.


“Aku harus cepat, aku memang berhasil menghentikan waktu tapi aku sudah mengorbakankan indra pendengaran dan perasaku.” ucapku dalam hati.


Tak… tak…


Aku berjalan diantara waktu yang berhenti, berjalan pada dunia yang hampa dan sunyi sambil mengingat cerita yang diceritakan seseorang kepadaku yang aku sendiri sama sekali tak mengingat seseorang. Sebuah legenda pengendali waktu, seseorang yang terjebak antara celah ruang waktu dan tidak


bisa kembali.


***Flashback ON***


 Sambil berlari kearahnya, aku mengatakan, “Kak Aky, bisa ceritakan legenda sang pengendali waktu?, Tadi aku meminta ibu bercerita untukku, tapi ibu bilang masih sibuk,”.


Kak aky menoleh kearahku sambil tersenyum dan mengatakan, “Tentu saja boleh, mana mungkin kakak mengatakan tidak pada adik kesayanganku,”


“Horee,” teriakku senang sambil loncat-loncat.


“Yosh… sekarang kamu duduk di sebelah kakak,” perintah kak Aky.


“Yah, kak,” balasku sambil duduk di sebelahnya.


"Suatu hari ada seorang anak yang lahir pada bulan purnama, disaat ibunya mengandungnya tidak ada tanda-tanda aneh tetapi saat ibu itu ingin melahirkannya  terjadi suatu bencana. Bulan purnama yang sangat terang berwarna putih dan indah tiba-tiba


berubah menjadi bentuk jam seiap jarum jam itu bergerak menghasilkan suara yang


membuat telinga sakit, kejadian itu terus terjadi sampai anak itu dilahirkan.


Suara tangisan bayi laki-laki yang menangis sangat keras tanpa ada yang menenangkannya. Disaat itulah waktu terhenti, anak itu tumbuh dalam celah ruang waktu. Dia bisa melihat seseorang dan apa yang akan terjadi pada seseorang itu, tetapi dengan bayaran dia tidak pernah dianggap bahwa dia dilahirkan di dunia. Anak itu terus tumbuh sambil melihat orang tuanya yang berusaha untuk tetap bertahan hidup dalam kemiskinan.


Perasaan hampa dan kesepian ini lah yang membuatnya melanggar aturan yang ada di dunia ini. Dia berusaha kemali kemasa lalu untuk memperbaiki ini semua, hasil susah payahnya dia berhasil mengubah masa lalu.


Tetapi kenyataan bahwa masa lalu tidak bisa berubah itu sudah dipastikan, karena bagaimanapun kamu berjuang meskipun kamu bisa merubah masa lalu belum tentu kamu bisa merubah masa depan yang masa lalunya sudah kamu rubah. Dia bisa menjalani kesehariannya yang menyenangkan, karena usaha yang dia lakukan yaitu mengubah masa lalu. Untuk beberapa tahun dia bisa hidup dengan kebahagiaan, mempunyai teman, keluarga dan segalanya. Sampai suatu ketika umurnya menginjak 21 tahun sama seperti waktu mengubah masa lalu, saat dia coba membantu orang tuanya tiba-tiba waktu berhenti sekali lagi.


Dia kebingungan, tidak tau harus berbuat apa. Karena kesalahan dia mengubah masa lalu, membuat dunia tak lagi bergerak. Semuanya


berhenti, dia menyesali perbuatannya karena salahnya semua ikut terkena imbasnya".


Tiba-tiba saa kak Aky berhenti bercerita.


Kak Aky menghela nafas,”Fyuhh….”.


“Yah kakak, kenapa ceritanya berhenti?” tanyaku.


Kak Aky mengelus rambutku dan berkata, ”Cerita kelanjutannya, kaulah yang akan memilih.”

__ADS_1


***Flashback OF***


“Aku tidak tau kenapa aku bisa mengingat kenangan itu, siapa kak Aky?, siapa sebenarnya diriku?, aku terus mencari-cari jawaban itu. Tapi setidaknya aku mengerti apa yang kamu maksudkan. karena cerita itu masih belum tamat maka akulah yang akan menamatkan cerita tersebut,” Ucapku dalam hati.


Duar….


“Mati kau, manusia sampah!” teriak gadis roh.


“Hahahaha… dia tak mungkin bisa menghindar dari jurusku,” ucap gadis roh dalam hati.


Gadis roh itu merasakan seseorang berada di belakangnya dan segera menoleh kebelakang.


“Maaf aku mengecewakanmu, tapi seharusnya kamu tunduk padaku,” ucapku.


“Tidak mungkin, bagaimana kamu bisa lolos,” balas gadis roh kebingungan.


Sring….


Aku mengarahkan pedangku pada lehernya.


“Kamu tidak mengetahuinya, kalo aku adalah sang pengendali waktu. Aku bisa memberhentikan, mempercepat bahkan mengulang waktu,” ucapku.


“Tidak mungkin, manusia sampah sepertimu mempunyai kekuatan pengendali waktu,” balas gadis roh.


“Kalo begitu, kira-kira mata seorang pengendali waktu seperti ini?” tanyaku sambil membuka mata kananku.


Di lain tempat.


Duar….


Duar….


Duaarrr….


“Ledakan, ledakan, ledakan!” teriak pria misterius.


Duar….


Duaaar….


Kak Ria dan Ayana sudah terpojok, mereka tidak tau harus menghindar kemana lagi. Mereka tidak bisa menghindar lagi dikarenakan jika mereka terus menghindar akan membawa musuh itu menuju kea rah kota dan bisa menimbulkan korban yang begitu banyak.


“Bagaimana ini kak Ria, kita sudah terpojok jika kita terus mundur kebelakang kita malah menggiring dia menuju ke kota dan bila kita mencoba melewatinya melalui samping juga tidak akan bisa, gadis itu seperti membuat


dinding tak terlihat di kanan dan kiri kita.” ucap Ayana gelisah.


“Cih… mereka  hebat juga, tapi yang jelas kita terus mundur,” balas kak Ria.

__ADS_1


Brak….


Suara benturan keras kak Ria dan Ayana yang melompat kebelakang seperti menabrak dinding berlapis-lapis.


“Agh… kita terjebak, tidak ada jalan keluar,” ucap kak Ria.


“Kalian tidak bisa lari lagi, sekarang akan kubunuh kalian!, Meledaklah!” teriak pria misterius sambil melempar serangannya.


Kak Ria dan Ayana kebingungan, mereka berdua berpikir inilah akhir hidup mereka.


Ayana memejamkan mata sambil berkata dalam hati, "Arya kumohon, selamatkan kami,”.


“Mati kalian hahahhaha….” teriak pria misterius.


Wush....


Serangan pria itu melaju dengan kecepatan luar biasa kearah kak Ria dan Ayana.


Saat serangan itu hampir mengenenai kak Ria dan Ayana, seseorang datang dari belakang mereka dan menghancurkan perisainya serta menahan ledakan itu untuk menyelamatkan mereka berdua.


Boom....


Ledakan yang sangat besar terjadi dan menimbulakn asap yang tebal disektaran tempat ledakan dan membuat musuh tidak bisa melihat bahwa kami sudah mati atau kah belum.


“Hahaha, akhirnya kalian mati!” teriak pria misterius.


Satu-satunya yang menyadari bahwa kami masih hidup adalah gadis misterius. karena gadis itu menyadari bahwa perisai yang dibuatnya hancur dan ada seseorang yang menghalau serangan temannya, setelah menyadarinya gadis itu menyadarinya dia bertanya dengan wajah terkejut,


”Belum, mereka belum mati. Kamu siapa?”.


“Eh… apa yang kamu katakan,” balas pria misterius.


Pria itu meremehkannya dan tidak percaya ucapan gadis itu, tetapi karena dia melihat wajah temannya yang ketakutan akhirnya pria itu melihat kearah ledakan dan terkejut.


“Tidak mungkin,” ucap pria misterius itu dengan wajah tidak percaya.


Seseorang menggunakan baju biasa menangkis serangannya hanya dengan tangannya saja, seseorang itu berdiri dihadapan mereka tanpa terluka sedikitpun dan membuat mereka ketakutan. Seseorang itu berdiri di hadapan mereka dengan tatapan seorang pembunuh profesional yang sudah membunuh 1 juta orang.


“Maaf aku terlambat Ayana, kak Ria,” ucapku.


Setelah mendengar suaraku. Kiana dan kak Ria terkejut, mereka bersamaan membuka mata dan memanggilku, ”Arya,”


Aku tersenyum dan berkata,”Tidak ada waktu, aku selesaikan ini secepatnya dan menyelamatkan ibu Ayana,”.


Aku berlari menerjang kearah depan tanpa rasa takut sedikitpun.


“Aku akan membuat kalian membayar dua kali lipat!” teriakku.

__ADS_1


__ADS_2