
Author Prov
Di kantin Woolem Entertainment
“Kim Moon Soo!” panggil Suzy pada seorang pria berusia 22 tahun yang sedang makan bersama teman-temannya
di meja. Pria yang bernama Kim Moon Soo tersebut merupakan adik kandung dari L sekaligus trainee baru di Woolem Entertainment. Suzy mengenalnya karena dulu mereka pernah satu sekolah. Moonsoo menoleh pada Suzy yang sedang menghampirinya, “Bisakah kita bicara sebentar?” tanya Suzy. “Kenapa? Bicaranya nanti saja. Aku lagi makan.” tolaknya.
Suzy : “Gak bisa. Aku mau ngomong sekarang. Penting!”
Teman-teman Moonsoo mengerti lalu pergi meninggalkan mereka berdua. Suzy kemudian duduk di hadapan Moonsoo yang sedang makan.
Suzy : “Moonsoo, kudengar sekarang L udah punya pacar ya?”
Uhuk! Moonsoo sontak tersedak mendengar pertanyaan Suzy. Ia langsung mengambil gelas disamping makanannya yang sudah terisi air dan buru-buru meminumnya.
Moonsoo : “Apa?! Pertanyaan macam apa itu! Gak ada penting-pentingnya.”
Suzy : “Ish, menurutku ini penting! Jawab aku!”
Moonso menghela nafas, “Baiklah… gak punya. Dia masih single.”
Suzy : “Kalo cewek yang disukai L?”
Moonsoo : “Apalagi itu, kalo dia lagi suka sama cewek atau punya pacar, pasti aku tau. Dia pasti cerita.”
Suzy : “Mungkin saja sekarang dia merahasiakannya.”
Moonsoo : “Gak mungkin. Di keluarga kami punya aturan bahwa setiap orang harus jujur dan tidak ada yang disembunyikan. Meskipun L terlihat misterius, kalo di rumah dia selalu cerita padaku, papa, sama mama juga.”
Suzy lalu mengeluarkan smartphonenya dan menunjukkan foto Hyeri yang terdapat di galerinya pada Moonsoo.
Suzy : “Menurutmu, dia bakal suka gak sama cewek ini?”
Moonsoo memiringkan kepala, “Siapa itu? Kayaknya pernah lihat.”
Suzy : “Tentu saja. Dia kan kerja di kantor anak perusahaan dari Woolem dan sering bolak-balik kesini
mengurusi pekerjaannya. Dan kamu tau, dia adalah manager keuangan infinity yang baru.”
__ADS_1
Moonsoo : “Oh… jadi dia orangnya. L memang pernah cerita kalo infinity punya manager keuangan baru.
Trus saat kutanya ceweknya cantik apa gak, dia bilang enggak. Biasa aja katanya hahaha”
Moonsoo melanjutkan, “L itu suka cewek yang wajahnya innocent dengan rambut panjang bergelombang berwarna
coklat dan punya aura yang bisa membuat semua orang pingsan.”
Suzy : “Woah, seleranya tinggi sekali… Pantes dia single lama.”
Kim Moon Soo menahan tawa sambil mengangguk.
Minggu siang, manager infinity mengumumkan bahwa infinity boleh pulang ke rumah masing-masing hanya
untuk semalam saja. Para member senang mendengarnya. Mereka segera berkemas-kemas dan pulang. Maklum selama jadi boyband, mereka hanya tinggal di dorm dan jarang pulang menemui keluarganya.
Di rumah keluarga Kim
L tiba di rumahnya yang super megah bak istana. Keluarga L termasuk salah satu keluarga terkaya di Seoul. Oleh sebab itu sebelum debut, L sudah kaya. L terpilih menjadi artist ketika ia mengikuti kegiatan drama dalam sebuah pentas di sekolahnya. Saat itu, kebetulan CEO Jung Yeop ada disana dan terpukau melihat akting L. Ia pun merekrut L menjadi trainee Woolem. Selama menjadi trainee, L ternyata mempunyai bakat menyanyi dan dance sehingga tidak butuh waktu lama ia menjadi anggota infinity.
Moonsoo yang sedang asyik bermain playstation di ruang keluarga tiba-tiba menjatuhkan joysticknya. Ia terkejut
Mama L yang melihat anaknya pulang langsung menyambut, “L, kamu pulang juga akhirnya. Mama merindukanmu,
nak…” sambil memeluk L. L tersenyum, “Aku juga, ma.”
Sang papa menghampiri, “Senang kita bisa berkumpul lagi. Gimana kalo kita buat pesta makan untuk menyambut kepulangan L?” tanya Papa L. “Setuju!” jawab Mama L dan Moonsoo semangat.
“Ya udah, sekarang kamu taruh barang-barangmu di kamar. Mama mau menyiapkan makan malam dulu.” kata mama L. “Baik, ma.” Jawab L sambil menuju ke kamarnya.
Di kamar L
Kamar L merupakan kamar terbesar di rumahnya dan selalu terlihat rapi. Di mejanya penuh dengan gadget yang tersusun rapi. Di lemarinya hanya ada banyak baju serba hitam dengan koleksi topi snapback dan kemeja flannel yang berwarna-warni. Oleh karena itu, L disebut memiliki fashion terburuk diantara member lainnya bahkan Sungyeol pernah mengatakan, “L itu kaya tapi bajunya sama semua.” L juga mendapat julukkan ‘Rich in Shirt’ dikarenakan koleksi flannelnya yang sangat banyak. Saking sebelnya sama fashion L, dulu CEO Jung Yeop pernah merobek kemeja L. Oleh sebab itu, sekarang ia hanya memakai pakaian berwarna hitam dan gelap saja. Di buffetnya, terpajang berbagai jenis kamera, dari kamera canon DSLR sampai kamera pocket. L memang menyukai photography sejak kecil dan dia bangga sekali bisa membeli kamera-kamera itu dengan uangnya sendiri. Terkadang, L juga membawa kamera untuk memotret setiap ada kesempatan. Sekedar informasi, impian rahasia L adalah menjadi photographer.
Malam hari di ruang makan
Keluarga L merayakan kepulangan L dengan dinner bersama. Berbagai macam hidangan disajikan oleh para chef khusus yang biasa memasak untuk keluarga tersebut di meja yang panjang dan besar. Tentu saja dengan arahan resep dari sang Mama, makanan itu menjadi sangat lezat dan nikmat. Mereka menyantap hidangan itu dengan lahap sambil tertawa, bercanda, dan mengobrol dengan bahagia. Benar-benar keluarga yang harmonis.
Di kamar L
__ADS_1
Pukul 11.00 p.m, Moonsoo yang memakai piyama masuk ke kamar L dengan membawa bantalnya.
Moonsoo : “Hyung, malam ini aku tidur disini ya!”
L : “Ck! Tumben kamu mau tidur sama hyung.”
Moonsoo : “Kan udah lama kita gak tidur bareng, sekalian ngobrol. Tadi gak leluasa ngobrol depan papa dan
mama.”
L : “Udah malem, besok pagi aja ngobrolnya. Pergi ke kamarmu sana.”
Moonsoo : “Ah, pokoknya aku mau tidur disini!”
Moonsoo lalu naik ke tempat tidur dan L mengusirnya, “Hey, pergi dari situ!” “Gak mau!” tolaknya. Moonsoo
pura-pura tidur. Pada akhirnya, L mengalah kemudian berbaring di samping Moonsoo. Mereka tidur menyamping, hanya punggung mereka saja yang bertemu. Ternyata L belum tertidur, ia seperti memikirkan sesuatu. Begitupun juga Moonsoo, ia sendiri memikirkan pertanyaan Suzy tadi siang.
Moonsoo : “Hyung, mengenai manager keuangan yang baru… aku sudah melihatnya.”
L : “Kapan? Dimana?”
Moonsoo : “Tadi siang. Aku melihatnya bersama senior Choi. Apa hyung menyukainya?”
L sontak terkejut mendengar pertanyaan adiknya tersebut. Ia pun menoleh, “Kenapa tiba-tiba kamu menanyakan
hal itu? Kamu pikir dia tipeku?”
Moonsoo juga menoleh, “Bukan. Aku hanya mendengar dari seseorang.”
L : “Ada orang yang menggosipkanku? Siapa?”
Moonsoo berbohong, “Bukan siapa-siapa. Yang pasti hyung gak kenal.”
L memejamkan mata dan berkata, “Bilang ke dia, jangan menyebarkan gossip yang aneh-aneh. Kalo sampe
gossip ini tersebar kemana-mana bahkan sampai ke media, aku gak akan tinggal diam. Aku pastikan orang itu menyesal.”
Moonsoo tertegun. Akhirnya, ia menarik selimut dan memilih untuk tidur.
__ADS_1