
Malam hari di dorm Infinity
Sungyeol tiba di dorm. Ia bertanya tentang keberadaan L pada Dongwoo dan Hoya yang sedang santai di ruang tamu. Mereka mengatakan tidak tahu.
Sungyeol : “Apa? Jadi L belum pulang?! Kalo gitu, Hyeri gak menemukannya dong.”
Dongwoo : “Hyeri juga bersama kalian?”
Sungyeol mengiyakan lalu ia bercerita bahwa L berpisah dari mereka ketika di pasar.
Hoya : “Kami pikir, L bersamamu. Jadi, kami tenang-tenang saja.”
Sementara itu, Hyeri dan L masih di dalam bus. Handphone L tiba-tiba bergetar. Drrtt… drrrttt… Tapi L masih tertidur lelap. Hyeri mencoba merogoh saku celana L. Belum sempat ia mengambilnya, tangan L secara tiba-tiba mencengkram pergelangan tangan Hyeri. Dengan mata masih terpejam, L bertanya “Kamu mau ngapain?”
“HP-mu bergetar daritadi. Sepertinya ada telepon masuk. Aku… cuma mau membantumu mengangkatnya, siapa tau penting.” jawab Hyeri gugup.
L membuka mata dan melepaskan cengkramannya. Ia lalu mengeluarkan handphone dari saku celananya dan mengangkatnya.
L : “Sungyeol, kamu dimana? Daritadi aku meneleponmu tapi gak aktif.”
Sungyeol : “Hehe… tadi batreinya habis, ini lagi di charge. Kamu dimana? Apa Hyeri sedang bersamamu? Aku udah di dorm nih!”
L : “Iya, dia bersamaku. Aku lagi di bus. Bentar lagi aku sampe di dorm.”
L lalu menutup telepon. “Sungyeol yang menelepon ya?” tanya Hyeri. “Hm.” jawab L.
Bus berhenti di halte berikutnya. Kemudian L berdiri membuat masker hitam dipangkuannya terjatuh ke bawah. Sedangkan, Hyeri masih duduk. “Oi, kamu mau menginap disini?” tanya L. Dengan polosnya Hyeri bertanya, “Oh, kita udah sampe ya?” L tidak menggubrisnya. Ia langsung turun dari bus meninggalkan Hyeri. Hyeri berlari kecil menyusulnya. “Hey, tunggu aku!” teriaknya sambil turun dari bus.
Di jalan yang agak sepi, L berjalan kaki menuju dormnya. Hyeri mengikutinya dari belakang.
L : “Hey, ngapain kamu mengikutiku?”
Hyeri berbohong, “Aku gak mengikutimu. Kebetulan saja arahnya sama.”
__ADS_1
Hyeri Prov
Sebenarnya aku takut jalan kaki sendiri. Mana rumahku masih jauh lagi. Gimana ini?!
Author Prov
Hyeri tetap mengikuti L sambil mengecek Handphonenya sebentar. Ketika ia melihat ke depan kembali, L sudah menghilang di tikungan jalan. “L dimana? Kok, tiba-tiba dia menghilang?”
Bulu kuduk Hyeri berdiri seketika ketika ia sadar hanya sendiri di jalanan itu. Hyeri semakin merinding ketika mendengar seseorang berbisik padanya. “Benar kan kamu mengikutiku.” bisik orang itu. Hyeri menoleh terkejut, “Hey, L! Kenapa kamu slalu membuatku merinding setiap kali kamu berdiri dibelakangku? Dan lagi tadi kan kamu jalan di depanku trus tiba-tiba menghilang…”
L tersenyum sinis, “Kenapa? Takut?”
Hyeri tergugup, “Si…siapa yang takut. Aku hanya sedikit khawatir kalo ada orang jahat yang menyerangku melihat jalanan ini sepi.”
L : “Harusnya kamu yang berhati-hati padaku.”
Hyeri terdiam. L lalu berjalan kembali di depan sambil memperingatkan Hyeri, “Oi crazy girl, jangan mengikutiku lagi.” “Berhenti memanggilku crazy girl!” teriak Hyeri sambil menendang kaleng minuman kosong di hadapannya bermaksud agar mengenai kepala L. Tapi L dengan sigap menghindar dan menangkap kaleng itu hanya dengan sebelah tangan. Sontak Hyeri tercengang melihatnya.
L berbalik, “Kalo sekali lagi kamu melakukan hal ini, aku gak akan segan-segan membuatmu terluka.” (sambil meremas kaleng itu lalu membuangnya).
“Apa yang sedang kalian lakukan disini?” tanya Hoya yang sudah berdiri tak jauh dari mereka. Rupanya Hoya dan Dongwoo mencari L dan Hyeri di sekitar jalanan dekat dorm.
Hyeri : “Hoya? Dongwoo?”
Dongwoo : “Kami cemas mencari kalian dan ternyata kalian ada disini.”
Hoya : “Hyeri, bukannya rumahmu ke arah sana?” (sambil menunjuk arah sebaliknya).
Hyeri memutar bola matanya, “Ah…benar juga hehe.”
L : “Dia mengikutiku daritadi.”
“Enggak ah!” elak Hyeri. Seohyun yang kebetulan lewat dibelakang Hyeri memanggil, “Hyeri!”
__ADS_1
Hyeri berbalik, “Uh, Seohyun!” Seohyun menghampiri Hyeri dengan melewati Hoya dan Dongwoo yang berada di sampingnya. Bahkan, ia tidak melihat L yang berada didepan Hyeri.
Seohyun : “Kenapa kamu disini malam-malam begini?”
Hyeri : “Hmm… ini aku udah mau pulang kok.”
Seohyun lalu melihat topi pantai dan kacamata hitam di tangan Hyeri.
Seohyun : “Kamu habis darimana? Kenapa membawa topi pantai dan kacamata hitam?”
Hyeri : “Oh…ini…nanti aku jelaskan.”
“Aku pulang dulu ya!” pamit Hyeri pada ketiga pria itu. Seohyun menoleh dan terkejut, “Hoya? Dongwoo? Dan L Infinity…” Hyeri segera menarik tangan Seohyun, “Ayo kita pulang!” “Tapi…” Hyeri menyeret Seohyun yang masih melongo. Hoya dan Dongwoo melambaikan tangan sambil tersenyum, “Hati-hati…” Sedangkan L hanya menatap tajam pada Hyeri.
Di jalan, Seohyun masih shock dengan apa yang dilihatnya barusan. Ia masih tidak menyangka bertemu beberapa member infinity.
Seohyun : “Hyeri, cubit aku!”
Hyeri : “Apa?”
Seohyun : “Cepat, cubit aku sekeras mungkin.”
Hyeri lalu mencubit kedua pipi Seohyun keras-keras. “Aw!” teriak Seohyun sambil memegang kedua pipinya.
Seohyun : “Jadi, ini bukan mimpi?”
Hyeri : “Tentu saja. Ini kenyataan.”
Seohyun : “Jadi, aku beneran bertemu sama mereka? Dan disitu beneran ada Hoya?”
Hyeri mengangguk. “Kyaaa…!!!” teriak Seohyun kegirangan sambil melompat.
“Sssttt! Jangan berisik! Ini udah malem tau. Kalo sampe kedengeran orang gimana?!” marah Hyeri. Seohyun menutup mulutnya, “Upss, sorry… Aku seneng banget karna ini pertama kalinya mereka bisa melihatku. Dan kamu tau, tadi Hoya tersenyum padaku loh!” Hyeri menggelengkan kepala heran.
__ADS_1