The Romantic Story With an Idol

The Romantic Story With an Idol
Chapter 23 : Ketua Dari China


__ADS_3

Siang hari di perpustakaan Daekyung University


Eunhyuk dan Siwon mengageti Donghae yang sedang berdiri asyik membaca buku.


Donghae : “Apa kalian gak punya kerjaan lain selain mengageti orang?”


Siwon : “Sorry, Eunhyuk yang melakukannya. Aku gak ikutan.”


Eunhyuk marah : “Siwon!”


Siwon cengar-cengir.


Eunhyuk : “Habis kamu baca buku kok sambil berdiri. Memangnya gak pegel?”


Donghae : “Semua kursi penuh. Terpaksa aku membacanya sambil berdiri.”


Sontak Eunhyuk dan Siwon melihat sekeliling perpustakaan.


Siwon : “Oh iya, kami ke kesini mau kasih kabar baik.”


Donghae : “Kabar baik apa?”


Eunhyuk : “Kamu terpilih jadi Prince di drama musical kampus kita.” (sambil setengah mengangkat kedua tangannya).


Donghae terkejut, “Benarkah?”


Eunhyuk mengangguk, “Uhm, and you know who the Princess is?”


Donghae menggelengkan kepalanya.


Siwon : “Im… Yoon Ah.”


Donghae mendelik, “Im Yoo Ah? Maksudnya Yoona?”


Siwon mengangguk. Eunhyuk langsung memarahi Siwon, “Siwon, jangan langsung kasih tau. Biar dia berpikir dulu.” kata Eunhyuk lalu memasang wajah cemberut.


Siwon tidak menggubrisnya dan mengalihkan pandangannya pada Donghae, “Donghae, ini kesempatan bagus untuk memperbaiki hubunganmu dengan Yoona.”

__ADS_1


Sementara itu di koridor kampus, Yoona terkejut melihat isi pengumuman di papan pengumuman. “Apa?!


Donghae jadi Prince-nya?” gumam Yoona. Irene tiba-tiba menghampiri Yoona, “Woah, sepertinya hubunganmu dengan Donghae akan segera membaik.” godanya pada Yoona. “Itu gak akan terjadi. Aku belum mau memaafkannya!” kesal Yoona lalu pergi meninggalkan Irene.


Di rumah Sungjong


Sungjong sedang merawat mamanya di kamar ketika bel pintu rumahnya berbunyi. Ting Tong!


Sungjong : “Mama, tunggu ya. Sepertinya ada tamu. Aku mau membuka pintu dulu.”


Mama Sungjong mengangguk.


Sungjong lalu keluar kamar menuju ruang tamu. Ia membuka pintu dan terkejut


melihat infinity dan Hyeri datang menjenguknya.


Sungkyu : “Sungjong, rasanya sudah lama sekali kit agak bertemu. Bagaiman keadaaanmu dan mamamu?”


Sungjong : “Aku baik dan mamaku juga sekarang sudah jauh lebih sehat daripada kemarin.”


Sungjong : “Kalian tau darimana kalo mamaku sakit?”


Sungjong mengalihkan pandangannya pada Hyeri. “Apa kamu yang memberitahu mereka?” tanyanya. “Hehe… Aku


gak tahan melihatmu menanggung beban sendirian.” jawab Hyeri.


Sungkyu membela Hyeri, “Ini bukan salahnya. Aku lah yang seharusnya minta maaf karna sudah berlaku keras


terhadapmu.” Member-member lain juga meminta maaf pada Sungjong. “Kalian…” Sungjong tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena terharu. Matanya berkaca-kaca membuat para member memeluk Sungjong. Hyeri tersenyum melihatnya. Ia membatin, “Senang rasanya melihat mereka bersikap seperti keluarga sendiri.”


“Jong, siapa yang dateng?” tanya mama Sungjong keluar dari kamarnya. Mereka melepas pelukkan dan mengalihkan pandangan ke mama Sungjong. “Mama, kenapa keluar dari kamar? Mama kan belum pulih sekali.” kata Sungjong. “Gak apa-apa. Mama hanya ingin menyambut para tamu sebentar. Itu teman-temanmu yang datang?” tanyanya. Sungjong mengangguk. Para tamu memberi salam “Annyeonghaseyo, Mama Sungjong.” “Ya… Masuklah. Kalo gitu, mama kembali ke kamar dulu. Kalian mengobrollah…” Lalu sang mama kembali ke kamarnya. Para tamu kemudian masuk dan meletakkan parsel yang berisi buah dan roti di meja. Kemudian mereka duduk di ruang tamu sambil mengobrol dan bercanda bersama.


Di Daekyung University


Saat pembagian naskah di ruangan teater,


Irene terkejut ketika melihat isi naskah, “Hah?! Aku jadi ibu tiri?” Lalu ia menoleh pada Yoona yang berdiri disebelahnya. “Yoona, apa tampangku terlihat seperti ibu tiri?” tanya Irene. “Hmm… mungkin.” jawab Yoona sembari tertawa terbahak-bahak. Irene lalu mengeluarkan cermin kecil dari tasnya dan bercermin, “Apa iya?” gumamnya. Yoona masih cekikikan melihat tingkah Irene tersebut. “Yoona, berhentilah tertawa. Gak lucu tau!” marah Irene. Yoona pun menahan tawanya. Tawa Yoona menghilang ketika melihat Donghae, Eunhyuk, dan Siwon datang.

__ADS_1


“Apa-apaan ini?! Kenapa aku menjadi pengawal Donghae?” teriak Eunhyuk sambil menarik kerah baju salah satu mahasiswa yang memberinya naskah. “Emang gak ada karakter lain, hah?” ocehnya. “Aa…aku gak tau. Aku hanya bertugas membagikan naskah drama.” jawab mahsiswa itu dengan terbata-bata. Siwon yang melihat itu pun melerai, “Hentikan, Hyuk. Kamu gak sendiri, aku juga kok.” Semua orang terpaku melihat kejadian tersebut termasuk Donghae.


“Lepaskan dia!” teriak Lay si ketua penyelenggara drama. Eunhyuk melepaskan cengkramannya dari kerah baju mahasiswa itu. Lay mendekat menghampiri Eunhyuk.


Eunhyuk : “Siapa kamu? Berani-beraninya kamu memerintahku?!”


Eunhyuk ingin meninju wajah Lay tapi dengan cepat Lay menangkisnya.


Lay : “Saya ketua drama ini.”


“Brengsek!” umpat Eunhyuk.


Lalu Eunhyuk memandangnya dari ujung kaki sampai kepala dan tersenyum mengejek, “Kamu ketua? Tapi kelihatannya kamu lebih muda dariku. Jangan bercanda!”


Lay : “Aku gak bercanda. Aku memang adik tingkatmu yang datang dari china.”


“China?!” Semua orang tercengang mendengarnya lalu berbisik satu sama lain.


Lay melanjutkan, “Aku telah ditunjuk oleh rektor untuk menjadi ketua disini karna aku punya keahlian dalam menyutradarai sebuah drama. Bahkan, drama musical ku tahun lalu di china sukses membawa ribuan penonton. Jadi meskipun aku lebih muda dari kalian, jangan menganggapku remeh. Aku pastikan drama musical ini sukses juga.” Semua orang terkagum oleh perkataan Lay kecuali Eunhyuk, Donghae, dan Siwon.


Donghae : “Memangnya ini drama musical internasional apa sampe ketuanya harus didatangkan dari china.”


Siwon : “Gak apa-apa. Justru bagus biar jadi viral hahaha.”


Eunhyuk berkata sinis, “Baiklah, perlihatkan kemampuanmu. Baru aku akan mengakuinya.”


Sebelum Eunhyuk beranjak pergi, Lay memperingatkannya, “Oh iya, kuharap kamu jangan berbuat onar lagi.”


Eunhyuk berbalik, “Aku gak berbuat onar, cuma protes.”


Lay : “Protes apa?”


Eunhyuk : “Aku gak terima peran sebagai pengawal Donghae.”


Lay : “Kamu harus menerimanya. Itu gak bisa diubah karna semua peran dipilih berdasarkan voting. Kalo mau protes, silahkan protes ke semua mahasiswa di kampus ini.”


Eunhyuk kesal lalu ia pergi keluar dari ruang teater. Siwon dan Donghae berlari menyusulnya.

__ADS_1


__ADS_2