
Author Prov
Hyeri sontak mendorong tubuh L. Tapi tubuh L terlalu kuat hingga L jatuh kepelukan Hyeri dan wajahnya menyentuh dada Hyeri yang membuat Hyeri menjadi kaku karena sangat terkejut.
Hyeri menggoyang-goyangkan tubuh L, “L, Hey L! Singkirkan wajahmu dari… Oh My God kenapa mukanya pas banget sih di sini! Hey!” bentak Hyeri. L tidak bergeming.
Hyeri segera menyingkirkan wajah L dan ternyata ia pingsan.
Tiba-tiba muncul suara Dongwoo dari belakang L “Kalian lagi ngapain? Kenapa berpelukkan seperti itu?” Hyeri segera mendorong tubuh L, “Ee…enggak. Dia mabuk dan aku hanya mencoba menolongnya. Sekarang dia pingsan nih kayaknya.” Dongwoo masih bingung dan tidak percaya apa yang tadi dilihatnya.
Member infinity satu persatu kembali ke tempat mereka. Sungjong yang melihat duluan L terkapar langsung menghampirinya dan langsung berusaha menyadarkannya, “L, kamu kenapa? Bangun L, bangun!”
L masih tidak sadarkan diri. Lalu Sungjong bertanya pada Dongwoo, “Dia kenapa?” “Biasa, mabuk.” Jawab Dongwoo. Sungyeol datang dan bertanya, “Kenapa?” “Dia pingsan.” Jawab Sungjong. Lalu Hoya mendekati L, “Bangun bro! Jangan pingsan disini bro!”
__ADS_1
Kemudian muncul ide di kepala Sungyeol buat bangunin L. Ia melepas kaus kaki yang dipakainya dan menaruhnya di atas hidung L. Seketika L langsung terbatuk-batuk, “Bau apa ini?!” Para member tertawa. Rupanya L mengenali kaos kaki itu. “Grrrhhh... Sungyeol…!!!” Teriak L dengan tatapan marah. Sungyeol cengar-cengir dan langsung kabur ketika L ingin menangkapnya. L yang masih mabuk mengejar Sungyeol dengan terhuyung-huyung. Baru beberapa detik mengejar, L jatuh terkapar lagi dan tertidur.
Seulgi datang menghampiri L, “Anak ini, gak kuat minum tapi minum sebanyak itu.”
Sungjong : “Ckckck”
Sungkyu : “Yuk, kita papah ke mobil. Party nya juga udah selesai kan?”
Seulgi : “Iya, melihat keadaan L seperti ini sebaiknya kita pulang juga sebelum semua orang melihat. Ntar ricuh lagi.”
Lalu Hoya dan Dongwoo memapah L ke mobil.
Seulgi : “Hyeri, kamu pulang bareng aku aja karna mereka langsung nganterin L pulang dulu. Kalo bareng mereka, takutnya nanti kamu pulang kemaleman.”
__ADS_1
Woohyun : “Suzy boleh ikut kamu juga kan, Seulgi?”
Seulgi : “Of, course.” (tersenyum).
Woohyun tersenyum, “Suzy, kamu pulang bareng Seulgi ya.” “Yupz!” jawab Suzy. “Nanti kita teleponan ya.” bisik Woohyun sambil naik ke mobil van infinity. Suzy mengangguk dan masuk ke mobil Seulgi juga.
Pukul 12.00 a.m, terdengar suara seseorang yang sedang membuka pintu rumah Hyeri. Cklek! Sang mama keluar dari kamar, “Sudah pulang?” tanyanya. Hyeri masuk ke rumah dan mengangguk dengan tatapan kosong lalu langsung pergi ke kamarnya. “Dia kenapa?” gumam mama Hyeri sambil masuk ke kamarnya juga.
Di kamar
Hyeri segera melepas tas dan merebahkan diri di kasur. Dia lalu memegang bibirnya karena masih teringat tentang kejadian itu di bar. “Bibirku yang berharga…” gumam Hyeri. “Akhirnya dicium juga sama cowok.” katanya kegirangan sambil memeluk bantal. Lalu ia kembali murung, “Tapi kenapa harus dia yang menciumku? Lagipula ini First kiss-ku! Dan dia juga menyentuh dadaku! Huaaaa… gak rela gak rela! Ini kecelakaan, benar hanya kecelakaan! Kuharap aku gak akan ketemu sama dia lagi!!!” katanya sambil menutup dadanya dengan kedua tangan. Hyeri sangat shock dengan kejadian itu. Ia membalik badannya hingga posisi tengkurap dan menutup kepalanya menggunakan bantal sambil mengoyang-goyangkan kaki saking kesalnya.
Keesokan harinya di kantor
__ADS_1
“Apa? Saya dipindahkan?” tanya Hyeri heran pada Boss-nya. “Iya… Kakak saya sedang membutuhkan karyawan bagian keuangan yang handal. Maklum, ini kan perusahaan baru jadi gak bisa sembarangan memasukkan karyawan, harus mengerti di bidangnya. Paham? Okey, mulai sekarang kamu pindah kesana.” jawab si Boss.
Lutut Hyeri lemas mendengarnya. Ia sebenarnya sudah nyaman dengan kantornya yang sekarang ini.