
Di Mouse Rabbit
Seperti biasa Irene duduk mengerjakan skripsinya di café ini. Ia juga telah memesan minuman.
Suho lah yang mengantarkan pesanan Irene.
“Tumben dateng pagi. Kenapa kamu selalu memesan minuman yang sama? Gak bosen?” Tanya Suho sambil menyajikan minuman tersebut ke meja Irene.
Irene : “Aku hanya ingin segera menyelesaikan skripsiku. Minuman favoritku memang latte machiatto. Makanya aku gak pernah bosen hehe.”
Suho tersenyum mengerti lalu berbalik hendak pergi. Irene mencegahnya, “Hmm…Permisi…” Suho berbalik kembali, “Ya, ada yang kurang?”
Irene : “Gak. Hmmm… Aku cuma mau tanya, apa kamu juga kuliah di Daekyung?”
Suho : “Iya. Aku baru masuk kesana.” (tersenyum).
Irene : “Owh, pantes aku gak pernah melihatmu di kampus sebelumnya. Aku juga kuliah disana loh!”
Suho : “Benarkah?”
Irene membatin, “Apa dia gak ingat waktu itu? Padahal dia melihatku menyanyi diatas panggung.” Irene akhirnya memperkenalkan dirinya. Begitu pun juga Suho. Mereka berkenalan sambil berjabat tangan. Ketika Irene hendak menanyakan lagi lebih dalam tentang Suho, tiba-tiba datanglah beberapa siswa-siswi SMA. Suho melihatnya, ia pun pamit pada Irene, “Maaf. Aku tidak bisa lama-lama disini. Masih banyak pelanggan yang menungguku.” pamit Suho. “Gak apa-apa.” ujar Irene sambil tersenyum.
Di Woolem Entertainment
Di ruangan senior Choi
Jam istirahat, Hyeri sedang sibuk mengerjakan laporannya di laptop. Ia sampai rela tidak makan siang agar laporan itu cepat selesai. Seohyun tidak tega mengganggu Hyeri jadi ia hanya duduk di samping tas Hyeri sambil bertopang dagu dan menggoyangkan kakinya.
Seohyun : “Hyeri, aku boleh pinjem HP-mu gak? Aku bosen nih…”
Hyeri merespon sambil tetap mengetik, “HP-mu kemana memangnya?”
Seohyun : “Lagi diservis. Ini aku ada HP cadangan sih… tapi cuma bisa nelpon sama sms. Kan bosen gak bisa internet-an.”
Hyeri menghela nafas, “Makanya beli HP baru. HP-mu udah kelamaan tuh makanya sering rusak. Ya, udah ambil di tasku sana.”
Seohyun lalu merogoh tas Hyeri dan menemukan handphone Hyeri tapi kemudian ada sesuatu yang membuat Seohyun penasaran. Disamping handphone Hyeri terdapat sebuah amplop berisikan surat. Ia lalu mengambilnya dan bertanya, “Hyeri, ini surat apa?”
Hyeri : “Surat? Aku gak pernah merasa memasukkan surat.”
Seohyun : “Trus ini surat dari siapa?”
Ketikan Hyeri terhenti, ia pun menoleh, “Surat apa? Mana?”
Seohyun lalu memberikan surat itu pada Hyeri. Hyeri membuka amplop dan membaca isi surat itu bersama Seohyun.
__ADS_1
Isi surat :
Hyeri, sebelumnya aku minta maaf karna telah mengambil barang milikmu tanpa izin. Dan maaf juga karna sudah berburuk-sangka tentangmu dan menyusahkanmu. Mungkin kamu bakal marah kalau sebenarnya aku yang mengambil flashdisk itu. Makanya, aku minta maaf lewat surat ini. Tadinya aku ingin minta maaf secara langsung padamu. Tapi kupikir, aku mungkin gak akan sanggup, aku takut gak bisa mengungkapkannya padamu jika bertemu langsung.
Sekali lagi maafkan aku… Aku sudah mengkhianatimu dan tidak pantas untuk menjadi temanmu lagi. Oleh karena itu, mulai sekarang aku akan menjauh darimu... From : Bae Su Ji
Hyeri menatap surat itu dengan sedih, “Suzy…”
Seohyun mengambil flashdisk dari dalam amplop itu sambil berkata, “Kamu selamat Hyeri! Kamu gak jadi dipecat.” Hyeri hanya tersenyum simpul.
Flashback
2 jam yang lalu, Suzy diam-diam masuk ke ruangan senior Choi hendak menaruh suratnya di tas Hyeri. Ia melihat sekeliling, memastikan tidak ada orang yang melihatnya. Kebetulan, saat itu senior Choi sedang keluar dan Hyeri juga sedang pergi ke toilet. Akhirnya, ia berhasil menaruh surat itu kedalam tas Hyeri. Setelah itu, ia segera pergi keluar ruangan.
Saat Ini
Hyeri memberikan laporan keuangannya pada senior Choi.
Senior Choi terkejut, “Bagaimana kemu bisa menyelesaikannya secepat itu?”
Hyeri : “Flashdisknya sudah saya temukan. Saya gak jadi dipecat kan?”
Senior Choi tersenyum. “Karna kamu udah menyelesaikannya tepat waktu, kamu bisa tetap bekerja disini.”
Di kampus Suzy 'Kyunghee University'
Suzy sedang duduk sendirian di lapangan olahraga. Untungnya, lapangan olahraga sedang sepi saat itu. Jadi, dia dapat menumpahkan kesedihannya disana. Ia sedang tertunduk ketika Moonsoo melihatnya dari jauh. Moonsoo lalu menghampirinya, "Hey, Suzy. Ada apa dengan wajahmu? Kusut sekali."
Suzy mengangkat kepalanya. Ia terkejut, "Moonsoo? Ngapain kamu disini?"
Moonsoo menyibakkan poninya, "Kuliah dong."
Suzy menatapnya heran, "Bukannya kamu kuliah di Sungkyunkwan?"
Moonsoo : "Terlalu banyak scandal disana. Jadi lebih baik, aku pindah kesini."
Suzy : "Scandal? Jangan-jangan kamu juga terlibat. Kamu pasti ikut berantem kan?"
Moonsoo hanya tertawa cengengesan.
Suzy : "Sudah kuduga. Temperamenmu gak berubah dari dulu. Sampe kapan kamu begini terus? Kamu itu udah dewasa tau. Tiap kali kena dropout terus. Untung orang tuamu kaya."
Moonsoo menghela nafas, "Biarin aja. Menikmati masa muda hahaha."
Suzy : "Kusarankan, sebaiknya kamu berhenti saja."
__ADS_1
Moonsoo : "Maunya sih gitu. Tapi orang tuaku gak mengizinkan. Padahal aku cuma pengen fokus jadi trainee."
Suzy hanya terdiam. Moonsoo lalu duduk disampingnya, "Hey, ceritakan padaku. Ada apa denganmu? Gak biasanya mukamu sedih gitu. Biasanya ceria..."
Suzy menundukkan kepalanya, "Aku... putus sama Woohyun."
Moonsoo membelalakkan mata, "Putus?! Kok bisa?"
Suzy : "Karna salah paham. Dan kamu tau siapa yang melakukannya?"
Moonsoo memiringkan kepala, "Siapa?"
Suzy menoleh pada Moonsoo, "Kakakmu!" (sambil menunjuk Moonsoo).
Moonsoo terkejut, "Kakakku?! Apa yang dia lakukan?"
"Kamu tanya sendiri aja pada dia!" jawab Suzy kesal.
Sore hari, Hyeri masuk ke ruang latihan infinity sambil membawa payung hitam hendak mengembalikannya pada L. Namun, ternyata tidak ada siapa-siapa disana. Ia pun keluar ruangan dan betapa terkejutnya ia melihat L dihadapannya.
L : "Ngapain kamu disini?"
Hyeri : "Ah, kebetulan! Aku mau mengembalikan ini."
Hyeri menyodorkan payung itu pada L. L heran, "Payung? Buat apa? Diluar lagi gak hujan."
Hyeri melongo, "Kamu gak inget kejadian kemaren? Kamu kan yang memayungiku pas hujan dan..." kata-katanya terhenti. Hyeri curiga jika pria yang kemarin dia temui bukanlah L.
L : "Dan apa? Ck, pasti kamu berhalusinasi atau kamu lagi memimpikanku kemaren? Bangun oi, udah siang!"
Hyeri : "Enak aja, aku lagi gak bermimpi! Lalu, siapa orang itu? Dia... sangat mirip denganmu, L. Hanya penampilan kalian sedikit berbeda..."
L terkejut, "Benarkah? Sebaiknya kamu kembalikan payung itu jika bertemu dengannya lagi." ujar L lalu masuk ke ruang latihan dan menutup pintu didepan wajah Hyeri. Brak! Tampak Hyeri kebingungan dan heran melihat sikap L.
Hyeri Prov
Sikapnya tadi seolah-olah seperti ada yang disembunyikan...
Author Prov
Disisi lain, L masih berdiri di balik pintu. Wajahnya terlihat shock.
L Prov
Kim Myung Soo?! Bagaimana bisa kalian berdua saling bertemu?
__ADS_1