The Romantic Story With an Idol

The Romantic Story With an Idol
Chapter 24 : Permintaan Yoona


__ADS_3

Di ruang meeting Woolem Entertainment


Sabtu siang, keenam member infinity sedang rapat bersama managernya dan Hyeri. Sang manager membuat rencana tentang syuting Music Video (MV) Infinity.


Dongwoo : “Ke pulau jeju untuk syuting ‘She’s Back’ MV? Beneran?! Ah… I’m very happy! Yeay!!!” (bersorak kegirangan).


Member-member lain, manager, dan Hyeri ikut senang.


Manager : “Iya, tapi kita pergi setelah Sungjong mengakhiri cutinya.”


Sungkyu : “Ah… gak apa-apa. Yang penting kita bisa ke pulau jeju sekalian jalan-jalan disana.”


Manager mengalihkan pandangannya pada Hyeri, “Hyeri, kamu ikut juga ya.”


Hyeri : “Aku? Bolehkah?”


Manager mengangguk.


Sungyeol : “Baguslah, Hyeri ikut.”


Woohyun : “Ya, nanti aku yang jadi guide-nya karna aku sering kesana dulu.”


Hoya : “Huu… Dasar sombong!”


Member-member lain ikut memprotes Woohyun. Sedangkan, L, Hyeri, dan manager hanya tertawa melihat tingkah mereka.


Malam hari di rumah Hyeri


Di ruang tamu, Sang mama dan anaknya sedang berbincang-bincang.


Mama : Jadi, kamu juga ikut ke pulau jeju? Mama nitip ya.”


Hyeri : “Mama ini. Kalo aku pergi keluar kota slalu aja nitip. Mending satu dua barang, ini banyak nitipnya. Kalo pulang, pasti lebih banyak titipan mama daripada belanjaanku.”


Mama : “Ya udahlah kan sekali-kali. Oh iya, tadi mama bertemu dengan teman reuni sekolah mama loh.”


Hyeri : “Benarkah?”


Mama : “Iya dan ternyata dia udah kaya sekarang, jadi CEO salah satu perusahaan terkenal di kota ini.”


Hyeri : “Woah, keren! Mama punya teman yang kaya…”


Sang mama hanya tersenyum malu-malu.


Minggu siang, Hyeri sedang jalan-jalan di dekat rumahnya. Kemudian ia mampir ke ‘D.O Restaurant’. Ketika Hyeri masuk, Kyungsoo menyambutnya, “Hyeri!” panggilnya. Hyeri melambaikan tangan menghampirinya, “Hey, Kyungsoo!”


Kyungsoo : “Sendirian aja? Udah lama kamu gak dateng kesini.”


Hyeri : “Iya, aku sibuk belakangan ini. Baru sekarang sempat.”


Kyungsoo : “Ayo, ikut aku. Kupilihkan meja yang pas untukmu.”


Hyeri mengikuti Kyungsoo dan kaget melihat Siwon dan Eunhyuk yang sudah tiba duluan.

__ADS_1


Hyeri : “Siwon, Eunhyuk! Kalian daritadi disini?”


Siwon : Iya, aku habis pulang dari gereja dan bertemu dengannya.” (sambil menunjuk Eunhyuk).


Eunhyuk : “Kebetulan kamu ada disini, Hyeri. Duduk sini aja, skalian aku mau cerita.”


Lalu Hyeri duduk di samping Eunhyuk di meja yang sama.


Kyungsoo : “Baiklah, sebelum kalian mengobrol, kalian mau pesen apa?”


Eunhyuk : “Pesen kayak biasa.”


Siwon : “Aku juga.”


Kyungsoo : “Memang kalian gak bosen pesen menu yang sama tiap kesini?”


Siwon : “Gak. Itu udah jadi makanan favoritku.”


Eunhyuk membenarkan.


Kyungsoo menggeleng, “Baiklah, aku akan memasaknya. Kalo kamu Hyeri, pesen apa?”


Hyeri : “Aku pesen tteobokki aja.”


Kyungsoo : “Okey, aku buatkan. Tunggu sebentar ya.”


Kyungsoo lalu pergi ke dapur. Sedangkan, mereka bertiga mengobrol sembari menunggu makanan datang.


Hyeri : “Kalo gitu, kalian mau cerita apa?”


Eunhyuk : “Benar, apalagi Yoona gak bisa bersikap professional di panggung. Mukanya jutek pada Donghae sepanjang latihan.”


Hyeri : “Aku terlalu sibuk sama pekerjaan baruku sampe lupa masalah Donghae dan Yoona.” (expresi sedih).


Siwon : “Apalagi tiga bulan lagi kami wisuda. Kasihan Yoona kalo sampe gak lulus bareng kami. Judul skripsinya saja belum di acc sama dosen.”


Eunhyuk : “Hey, kenapa kamu malah mencemaskannya? Jelas-jelas dia yang salah.”


Hyeri : “Kalo gitu, kita buat rencana supaya dia mau memaafkan Donghae dan membuatnya semangat menulis skripsi.”


Mereka bertiga pun berbisik merencanakannya. Selang beberapa lama, Kyungsoo datang membawa makanan mereka, “Ini pesanan kalian…” katanya sambil menyajikan makanan-makanan itu di meja.


Hyeri : “Gomawo…”


Kyungsoo lalu ikut bergabung bersama mereka dengan duduk disamping Siwon.


Eunhyuk : “Kyungsoo, kayaknya pelangganmu berkurang deh.”


Kyungsoo melihat sekeliling restorannya, “Sepertinya begitu. Ada café baru soalnya di sebrang namanya ‘Mouse Rabbit’. Café itu terlihat mewah dan nyaman buat nongkrong. Pemiliknya bernama Yesung. Tapi yang mengelolanya si Suho, teman sekolahku dulu.”


Siwon : “Loh, Kenapa bukan pemiliknya yang mengelola?”


Kyungsoo : “Pemiliknya pergi ke amerika untuk kuliah acting disana. Kudengar, dia pengen jadi actor.”

__ADS_1


Eunhyuk : “Jauh banget sampe belajar kesana padahal di Seoul juga ada.”


Siwon : “Biasa kalo masih baru gitu, emang orang pada antusias sih kesana. Tapi nanti lama-lama juga sepi sendiri. Maksudku, gak serame sekarang.”


Hyeri membenarkan.


Kyungsoo : “Smoga aja. Btw, kudengar di kampus Daekyung mau menyelenggarakan drama musical ya?”


Eunhyuk menepuk jidatnya, “Oh iya, aku lupa! Kamu juga dapet peran, Kyungsoo.”


Kyungsoo : “Benarkah? Aku udah lama gak ke kampus, sibuk mengurusi restoran hehe.”


Siwon : “Sepertinya kali ini kamu harus ke kampus untuk mengambil naskah dan latihan drama.”


Kyungsoo : “Baiklah, nanti aku izin pada orang tuaku. Pasti Suho juga ikut.”


Eunhyuk : “Emang dia juga kuliah di Daekyung?”


Kyungsoo : “Tentu saja. Kudengar dia anak baru disana.”


Siwon : “Tapi kami gak pernah mendengar namanya. Wajahnya saja kami gak tau.”


Kyungsoo : “Nanti kalian juga tau kalo udah ketemu. Ketuanya si Lay ya?”


Eunhyuk langsung emosi, “Oh… Jadi namanya Lay, si adik tingkat china sombong dan sok tegas itu. Kamu tau, dia sangat kurang ajar padaku. Gak ada sopan santunnya sama yang lebih tua. Aku sangat membencinya!”


Kyungsoo : “Hahaha…. Sifatnya emang begitu tapi dia baik kok.”


Siwon : “Kamu mengenalnya?”


Kyungsoo : “Aku kan satu kelas sama dia.”


Eunhyuk dan Siwon terbelalak. “Dunia ini sempit sekali…” kata mereka bersamaan. Hyeri hanya tertawa.


Di rumah Yoona


Sore hari, Hyeri berkunjung ke rumah Yoona untuk membujuknya agar memaafkan Donghae.


Yoona menggerutu, “Gak mau! Pokoknya aku gak mau maafin dia!”


Hyeri : “Ayolah, gak baik tau musuhan terus. Apalagi kalian terlibat dalam satu drama.”


Yoona melunak, “Baiklah, aku akan memaafkannya asalkan kamu mengabulkan permintaanku.”


Hyeri mengernyit, “Permintaan?”


Yoona melipat tangannya, “Ya, permintaanku adalah bikin supaya aku bisa berkencan dengan L.” (tersenyum jahil).


Sontak Hyeri tercengang, “Berkencan?!”


Jreng jreng jreng!!!


Mau tau kisah selanjutnya? Silahkan rate 5 bintang di halaman detil ya agar author makin bersemangat dan cepat dalam membuat chapter-chapter berikutnya!

__ADS_1


Oh, iya tinggalkan juga like, komentar, dan favoritkan ya agar tiap chapter yang di up akan ternotifikasi di applikasi kalian.


Gomawo buat teman-teman yang udah membaca!


__ADS_2