The Romantic Story With an Idol

The Romantic Story With an Idol
Chapter 34 : Penolakan


__ADS_3

Malam hari di villa


Sungkyu, Hoya, Dongwoo, dan Woohyun terheran-heran melihat Hyeri, Sungyeol, dan Sungjong pulang dengan raut wajah sedih.


Woohyun : “Kalian darimana saja? Kenapa expresi kalian begitu?”


Sungkyu : “Apa terjadi sesuatu di jalan?”


Sungjong, Hyeri, dan Sungyeol dengan kompak menggeleng.


Woohyun : “Trus, kenapa?”


“Kami…” Sungyeol tidak melanjutkan kata-katanya ketika melihat L turun dari atas. Hyeri dan Sungjong juga terkejut melihat L.


“L, kapan kamu kembali?” tanya Sungyeol.


L menghampiri Sungyeol dan menjawab dengan santai, “Daritadi. Kenapa? Expresi kalian seperti melihat hantu saja.” (tersenyum sinis).


Hyeri Prov


Kamu bahkan terlihat lebih serem dari hantu! Apa Yoona baik-baik saja ketika bersamamu?


Author Prov


Hoya : “Ada apa sebenarnya? Kalian tadi pergi bersama kan? Kok pulangnya jadi pisah gini?”


L : “Mereka meninggalkanku tadi.”


Sungkyu : “Benarkah?”


Hyeri : “Tadi kami ada urusan penting. Jadi, terpaksa deh… hehe.”


Sungjong : “Ya, itu bener. Ya kan, Sungjong?”


Sungjong mengangguk dengan ragu-ragu.


Dongwoo : “Pantes L pulang sendiri tadi.”


“Sendiri?! Bagaimana dengan…” Ups! Hyeri hampir keceplosan. “Bagaimana dengan apa?” tanya Dongwoo. “Hmm… bukan apa-apa.” jawab Hyeri gugup.


Sungyeol mengalihkan pembicaraan, “Ah, panas sekali disini. Aku mau mandi dulu, ah…”


Sungjong : “Aku juga. Tunggu, Sungyeol!”


Sungjong langsung berjalan cepat menyusul Sungyeol.

__ADS_1


Hyeri : “Aku... mau ke kamar.”


Sungkyu, Woohyun, Dongwoo, dan Hoya melongo. Mereka bingung apa yang telah terjadi sebenarnya.


Hoya : “Sepertinya mereka menyembunyikan sesuatu.”


Sungkyu, Woohyun, dan Dongwoo mengangguk setuju.


Di kamar Hyeri


Hyeri cemas memikirkan Yoona. Ia pun menelponnya.


Hyeri : “Yoona, kamu baik-baik aja kan?”


Yoona : “Tentu aja! Aku seneng banget hari ini! L juga mengantarkanku pulang ke hotel tadi hehe.”


Hyeri : “Fiuh, syukurlah… Tadi kalian kemana saja?”


Yoona : “Hoaammm… aku ngantuk. Besok aja ceritanya pada saat kita bertemu.”


Hyeri : “Baiklah… Slamat tidur.”


Di kamar hotel, Yoona langsung menutup telepon dari Hyeri. Ia lalu membenamkan wajahnya dibantal yang sedang dipeluknya.


L sedang duduk menonton TV. Sungyeol baru selesai mandi. Ia pun keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan celana boxer dan handuk dibahunya.


L : “Kalian bertiga merencanakan semua ini kan?”


Sungyeol berbohong, “Hmm, merencanakan apa? Aku gak mengerti.”


L : “Katakan yang sebenarnya, aku tau kalo kamu, Sungjong, dan perempuan itu menguntitku dan Yoona kan?”


Sungyeol : “Oh, jadi kamu yang menyuruh para fans itu mendatangi kami? Haiz, yang benar saja!”


L : “Apa crazygirl itu dalang dari semua ini?”


Sungyeol : “Crazygirl? Maksudmu Hyeri? Dia terpaksa melakukannya karna udah janji. Dan aku sama Jjongie cuma membantunya. Tapi jangan menyalahkannya, dia hanya ingin membantu sahabatnya.”


L terdiam. Hanya kekesalan yang terlihat pada wajahnya.


Pagi hari di restoran bubur


Yoona dan Hyeri sarapan bersama. Mereka duduk saling berhadapan.


Yoona : “Nanti siang, kamu kembali ke seoul ya?”

__ADS_1


Hyeri : “Uhm, syutingnya udah selesai dan mereka sekarang lagi bersenang-senang di pantai.”


Yoona : “Yah…cepet banget kalian pulang.”


Hyeri : “Ya, lagipula jadwal mereka saat ini sedang padat. Mereka harus segera mempersiapkan album comeback mereka di seoul.”


Yoona : “Comeback?! Kapan?”


Hyeri : “Gak tau. Hey, gimana kemaren? Kamu kan udah janji mau cerita hari ini.”


Yoona termenung sejenak lalu tersenyum, “Aku seneng kemaren.”


Yoona melanjutkan, “L baik banget. Ia mau menemaniku membeli oleh-oleh. Meskipun cuek, tapi ia cukup menyenangkan. Aku mulai memahami sifat L dan…”


Hyeri : “Dan apa?”


Mata Yoona sempat berkaca-kaca namun ia kembali tersenyum, “Dan setelah kupikir-pikir dia bukan tipeku. Ternyata selama ini aku salah mengartikan perasaanku. Aku menyukainya hanya sebatas idol bukan sebagai cowok biasa…”


Hyeri merasa ada yang janggal dengan expresi wajah Yoona, “Yoona, apa kemaren L menolakmu?”


Yoona menggeleng, “Enggak. Mulai sekarang, aku gak bakal mengejarnya lagi. Ini adalah keputusanku.”


Hyeri menatap Yoona khawatir.


Flashback


Sore hari, L mengantar Yoona pulang ke hotel dengan menaiki bus. Sesampainya didepan hotel,


Yoona : "Terima kasih L! Aku senang hari ini kamu sudah menemaniku belanja dan mengantarku pulang ke hotel juga. Aku masuk dulu ya!" (tersenyum).


Ketika Yoona hendak masuk pintu hotel, L memanggilnya, "Yoona..."


Yoona berbalik, "Uhm?"


L : "Aku tau bagaimana perasaanmu terhadapku. Tapi untuk saat ini, aku hanya menganggapmu sebagai teman. Kuharap kamu gak salah paham. Jadi, anggaplah aku juga sebagai temanmu."


L tersenyum lalu pergi meninggalkan Yoona sendirian. Angin tiba-tiba berhembus kencang menerpa rambut Yoona yang sedang berdiri terpaku sedih menatap punggung L yang semakin menjauh.


Jreng jreng jreng!!!


Mau tau kisah selanjutnya? Silahkan rate 5 bintang di halaman detil ya agar author makin bersemangat dan cepat dalam membuat chapter-chapter berikutnya!


Oh, iya tinggalkan juga like, komentar, dan favoritkan ya agar tiap chapter yang di up akan ternotifikasi di applikasi kalian.


Gomawo buat teman-teman yang udah membaca!

__ADS_1


__ADS_2