
Sementara itu, Seohyun dan Hyeri makan siang bersama di kantin.
Seohyun : “Gimana liburanmu?”
Hyeri : “Liburan apanya? Aku kerja tau.”
Seohyun : “Ya, tapi kan dikit. Tugasmu kan cuma mengatur keuangan mereka selama disana. Sisanya liburan kan?”
Hyeri : “Iya sih… Aku pikir bakal bosen tapi untung aku bertemu sama temanku yang juga lagi liburan disana. Jadi, asyik deh!”
Lalu Hyeri mengeluarkan sebuah gelang yang ia beli di pulau jeju dari saku roknya lalu memberikannya pada Seohyun, “Ini oleh-oleh untukmu.”
Seohyun menerimanya, “Gelang tangan? Kupikir kamu akan memberikanku lebih.”
Hyeri beralasan, “Itu bukan gelang biasa. Namanya gelang persahabatan kata penjualnya. Aku juga punya satu.” (tersenyum sambil menunjukkan gelang tangan yang dikenakannya).
Seohyun : “So sweet… Gomawo Hyeri. Aku janji gak akan melepas gelang ini sampe selamanya!” (tersenyum sambil memasukkan tangan ke gelang itu).
Di ruangan senior Choi
Sore hari, Hyeri bekerja seperti biasa dimeja kerjanya. Kemudian senior Choi menghampirinya, “Bagaimana laporanmu?” tanyanya.
Hyeri : “Udah saya kerjakan dan semuanya ada disini.” (sambil menunjukkan flashdisk ditangannya).
__ADS_1
Senior Choi : “Bagus. Besok segera print dan tunjukkan padaku.”
Hyeri : “Ya, senior.”
Dari luar, Suzy menguping pembicaraan mereka. Melihat Hyeri yang hendak keluar, Suzy segera pergi dari situ. Namun, Hyeri sempat melihat sekilas bayangan Suzy, “Anak itu kemari lagi.” gumamnya.
Hyeri memasukkan flashdisk itu kedalam tasnya dan segera pulang. Di lobby, Suzy dengan sengaja mendekati Hyeri. Ketika Hyeri menanyakan kenapa dia ada di perusahaan, Suzy beralasan bahwa ia ingin menemui pacarnya.
Suzy : “Hyeri, pulang bareng yuk.”
Hyeri : “Tumben kamu mengajakku pulang bareng.”
Suzy : “Pengen aja. Lagian kita udah lama gak pulang bareng sejak terakhir waktu disekolah dulu.”
Hyeri : “Benar. Rasanya pengen banget kembali ke masa sekolah dulu. Bisa kumpul sama teman-teman setiap hari, gak kayak kerja. Bekerja itu sungguh membosankan!”
Suzy Prov
Tenang saja, Wang Hye Ri. Aku bakal bikin hidupmu jadi gak membosankan lagi. ~kekeke~
Author Prov
Sesampainya didekat rumah Hyeri,
__ADS_1
Hyeri : “Mau mampir?”
Suzy : “Bolehkah? Baiklah, tapi sebentar saja ya…”
Hyeri pun mengangguk.
Suzy masuk kerumah Hyeri dan melihat sekeliling. Meskipun dulu ia sering kerumah Hyeri, keadaan rumah Hyeri masih tetap sama. Suzy pun memberi salam pada mama Hyeri yang sedang berada di ruang tamu.
Suzy : “Hyeri, bolehkah aku ke kamarmu? Kurasa lebih enak jika ngobrol dikamar.”
Hyeri tanpa rasa curiga langsung mempersilahkannya.
Di kamar Hyeri
Suzy dan Hyeri mengobrol diatas kasur. Mereka saling bercerita tentang masa lalu ketika disekolah dulu. Sekedar informasi, Suzy adalah adik kelas Hyeri semasa sekolah sekaligus tetangga Hyeri sebelum Suzy pindah rumah. Oleh sebab itu, ketika jam pulang sekolah, mereka selalu pulang bersama selama 2 tahun. Tiba-tiba terdengar suara mama Hyeri yang memanggil Hyeri dari dapur. Sepertinya sang mama membutuhkan bantuan anaknya.
Hyeri : “Tunggu sebentar ya… Aku keluar dulu dipanggil mamaku.”
Suzy mengangguk, “Ya.”
Sementara Hyeri keluar, Suzy mengelilingi kamar Hyeri seperti mencari sesuatu. Kemudian matanya tertuju pada tas kerja Hyeri yang tergeletak dimeja. Ia pun membuka dan melihat isi tas itu. Saat merogoh tas Hyeri, Suzy menemukan sebuah jimat pemberian nenek asing di pulau jeju. “Apaan ini? Bentuknya seperti jimat. Aku baru tau Hyeri punya barang kayak gini.” gumam Suzy sambil tersenyum sinis. Namun, Suzy tidak menghiraukan jimat itu dengan memasukkannya kembali kedalam tas. Ia kembali merogoh isi tas itu. Senyum licik Suzy tersungging ketika menemukan sebuah flashdisk. “Dapat! Maaf, Hyeri. Ini semua kulakukan demi posisi itu.” gumam Suzy sambil memasukkan flashdisk itu kedalam tasnya. Kemudian Suzy segera menutup risleting tas itu dan meletakkannya kembali ke asalnya.
Tiba-tiba Hyeri masuk membawa camilan dan minuman untuk Suzy, “Mamaku menyiapkan ini untuk kita.” ujar Hyeri. Mereka akhirnya makan bersama. Selesai makan, Suzy pamit pulang pada Hyeri dan mamanya.
__ADS_1