
“Hyeri, ngapain kamu disini?” tanya seorang wanita tiba-tiba. Sontak Hyeri menoleh ke arah suara tersebut. Rupanya suara itu merupakan suara dari wanita yang sedang berdiri di atas tangga. Hyeri pun terkejut melihatnya, “Seohyun?”
Seohyun segera turun dari tangga dan menghampiri Hyeri. Ia menunjuk mama Hyeri yang berdiri disamping Hyeri. “Mamamu?” tanya Seohyun. “Iya.” jawab Hyeri. “Uh, annyeonghaseyo…” sapa Seohyun sambil membungkukkan tubuhnya pada mama Hyeri.
Mrs. Wang pun bertanya pada Mrs. Park, “Ini anakmu yang sulung?”
Mrs. Park tertawa, “Bukan… Ini keponakanku Seohyun. Anak sulungku, Park Yoo Ra sekarang tinggal di China. Ia sudah menikah dan menjadi presenter berita disana.”
Mrs. Wang : “Owh, jadi anakmu yang satunya sudah menikah… Selamat ya!”
Mrs. Park : “Trima kasih. Dia baru menikah beberapa bulan yang lalu. Hehe.”
Hyeri : “Seohyun adalah teman kerjaku, ma.”
Mrs. Wang : “Oh, pantesan kalian saling kenal.”
Kemudian Mrs. Park mempersilahkan Hyeri dan mamanya duduk di sofa. Sementara Chanyeol permisi naik ke atas. Ia tidak ingin mengganggu percakapan antar orang tua. Seohyun juga mengajak Hyeri ke halaman depan rumah meninggalkan Mrs. Park dan Mrs. Wang mengobrol bersama sambil memakan camilan dan meminum teh.
Di halaman depan rumah keluarga Park
Hyeri dan Seohyun berjalan berkeliling halaman tersebut sambil melihat-lihat.
Hyeri : “Aku baru tau kamu punya saudara sekaya ini. Kamu sering main kesini ya?”
Seohyun : “Uhm, keluarga kami sangat dekat. Mamanya adalah adik dari papaku. Makanya marga kami berbeda.”
__ADS_1
Hyeri : “Sepupumu ganteng banget ya… Auranya itu loh kayak artis.”
Seohyun : “Sayangnya dia bukan artis. Apa kamu menyukainya, Hyeri? Mau aku jodohin? Kebetulan dia belum punya pacar loh!”
Hyeri : “Cowok seganteng itu belum punya pacar?! Benarkah? Rasanya aneh kalo dijodohin gitu, kayak zaman dulu aja. Hahaha.”
Seohyun : “Gak apa-apa. Lagian aku setuju kalo kamu sama dia…”
Hyeri menghela nafas, “Tapi kan belum tentu dia bisa menyukaiku. Biasanya cowok ganteng hanya menyukai cewek cantik saja…”
“Jangan pesimis begitu, dicoba dulu… Tenang saja, serahkan semuanya padaku.” ujar Seohyun sambil menunjuk dirinya sendiri.
Malam hari, Suzy tersenyum sumringah dikamarnya sambil tiduran diatas kasurnya dengan kedua tangan memegang handphone. Rupanya, ia sedang berkirim pesan dengan Woohyun. Sepertinya hubungan mereka telah membaik.
Flashback
Woohyun dan Suzy duduk diam bersama di kursi panjang taman.
Suzy : “Daritadi kamu diem saja. Sebenarnya kamu mau ngomong apa sampe mengajakku untuk ketemuan disini?”
Woohyun : “Hmm… itu…”
“Aku minta maaf.” ucap Woohyun dan Suzy bersamaan sambil menunduk.
Suzy menoleh, “Kenapa kamu yang minta maaf? Harusnya aku yang minta maaf sudah membuatmu kecewa… Tapi kejadian waktu itu sungguh gak terjadi apa-apa diantara kami.”
__ADS_1
Woohyun ikut menoleh, “Aku juga harus minta maaf karna L sudah menceritakannya semua padaku. Aku ternyata salah paham pada kalian berdua. Maafkan aku…”
Suzy sedikit terkejut. Matanya berkaca-kaca, “Woohyun…”
Woohyun : “L sudah mengatakan yang sebenarnya dan dia bilang dia akan merelakanmu untukku. Bahkan dia yang menyuruh kita untuk pacaran lagi. Jujur, sebenarnya hatiku sakit sekali ketika harus memutuskanmu. Aku masih mencintaimu, Suzy…”
Lalu Woohyun pun memeluk Suzy. “Aku juga mencintaimu, Woohyun…” ujar Suzy.
Woohyun dengan raut wajah tersenyum melepaskan pelukannya lalu mencium bibir Suzy.
Saat Ini
Malam hari pukul 09.00 p.m di rumah Hyeri,
Hyeri dan mamanya sedang duduk di ruang tamu sambil menonton TV.
Mama : “Menurutmu, bagaimana dengan Park Chan Yeol?”
Hyeri : “Park Chan Yeol? Maksud mama anaknya temen mama yang tadi sore itu?”
Mama : “Ya, memang ada Park Chan Yeol yang lain, hah?”
Hyeri : “Hehe… Gak ada. Cuma satu.”
Mama : “Dia… tampan kan?”
__ADS_1
Hyeri tersenyum malu-malu, “Ya, begitulah…”
Seketika senyuman sang mama terpancar di wajahnya, “Kalo gitu, bulan depan kita bertemu mereka lagi ya!” ajak mama dengan penuh semangat. Hyeri hanya menatap mamanya dengan perasaan bingung dan keheranan.