
Seketika semua lampu hidup memperlihatkan seorang pria yang sedang berdiri di dekat jendela membelakangi mereka. Seohyun membuka matanya, “Kamu pasti sedang mengerjai kami. Tunjukkan dirimu!” tantang Seohyun. Pria itu lalu berbalik dan ternyata dia adalah pria yang pernah memayungi Hyeri tempo hari ketika hujan. Hyeri sontak terkejut. Seohyun mengernyit, “L?” gumamnya.
“Aku tidak mengerjai siapa pun, aku benar-benar tidak mengenal kalian.” ujar pria itu dengan polos. Hyeri dan Seohyun saling bertatapan heran.
Kemudian member infinity tanpa L tiba di dorm. Mereka melihat Hyeri dan Seohyun sedang berada di ruang tamu dorm. Mereka pun menghampiri. “Kalian sedang apa disini?” tanya Woohyun. Hyeri dan Seohyun menoleh ke arah mereka.
Sungyeol : “Aku dan Sungjong yang mengundang mereka kemari.”
Seohyun : “Hey, kalian menyuruh kami dateng sore tapi malah kalian baru pulang jam segini.”
Sungjong : “Sorry, kami tiba-tiba ada pemotretan grup. Waktunya agak lama, makanya baru pulang sekarang.”
Seohyun melipat tangan, “Untung kami juga baru datang.”
Kemudian tatapan Hoya beralih pada pria yang sejak tadi memperhatikan mereka, “L? Kamu cepet banget sampe sini. Udah ketemu sama manager tadi?”
“Tunggu, kalian salah paham. Aku bukan…” belum sempat pria itu memperkenalkan dirinya, L tiba di dorm. L terkejut melihat pria itu, “Kim Myung Soo?”
Pria itu tersenyum pada L, “Hey, L!”
Member infinity yang lain termasuk Hyeri dan Seohyun terkejut melihat ada dua L di hadapan mereka. Rupanya pria yang mirip L tersebut bernama Kim Myung Soo.
“L kita ada dua?!” kaget Sungyeol sampai ia hampir jatuh pingsan melihatnya. Para member lain langsung memegang tubuh Sungyeol yang lemas. “Kita gak lagi mimpi kan?” tanya Woohyun pada semua orang. Sungkyu
mencubit pipi Woohyun. Sontak Woohyun berteriak kesakitan. “Apakah sakit?” tanya Sungkyu. “Tentu saja! Pipiku pasti merah nih!” marah Woohyun sambil memegang pipinya.
“Jadi kesimpulannya ini bukan mimpi.” ujar Sungkyu.
“Gimana… gimana kalian bisa ada dua? Kamu gak pake topeng kan?” tanya Dongwoo sambil menunjuk Myungsoo. Plak! Hoya memukul kepala Dongwoo, “Dasar bodoh! Mana mungkin ada topeng yang bahkan kulitnya gak ada celah kayak gitu?!” “Mungkin dia oprasi plastik.” ujar Sungjong. Semua orang setuju dengan perkataan Sungjong.
Sungyeol lalu berdiri tegak kembali dan berkata, “Benar! Kamu segitu nge-fans sama L sampe oprasi plastik menyerupainya, hah?! Meskipun begitu, dilihat dari sisi mana pun tetep L yang lebih ganteng daripada kamu!”
Para member lain setuju dan berseru, “L kami yang terbaik!” sambil mengacungkan jempol tangan mereka pada Myungsoo. L hanya menghela nafas melihatnya. Sedangkan Kim Myung Soo tertawa geli.
Myungsoo : “Kalian ini lucu sekali. Ternyata infinity gak se-cool di TV ya.”
Sungyeol geram, “Lucu?! Kamu kira kami badut, hah?!”
Kemudian Sungjong menatap L, “L, kenapa diam saja daritadi?”
Myungsoo : “Hey, L. Teman-temanmu unik semua ya ternyata.”
“Ngapain kamu kesini?” tanya L pada Myungsoo.
“Untuk kalian semua, sebelumnya maafkan aku karna kesini tanpa sepengetahuan kalian. Aku bukan fans yang pake topeng atau pun oprasi plastik menyerupai L. Perkenalkan aku adalah saudara kembar L. Namaku Kim Myung Soo.” ucap Myungsoo sembari tersenyum.
“Kembar?!” teriak semua orang. Sontak mereka menatap L heran. L mengangguk pelan membenarkan.
Sungkyu : “Kenapa kamu gak cerita kalo punya saudara kembar?”
Sungyeol : “Ya, itu benar!”
L : “Ini… rahasia keluargaku.”
__ADS_1
Hoya : “Rahasia sepenting ini kamu sembunyikan dari kami?”
Woohyun : “Kamu gak percaya pada kami?”
Sungjong : “Benar, kita udah bertahun-tahun tinggal bersama. Seharusnya kamu tau bahwa kita pintar menjaga rahasia. Kita kan sudah seperti keluarga…”
L : “Sorry, aku pikir dia gak bakal kembali ke korea lagi. Makanya aku gak cerita.”
“Memang selama ini kamu tinggal dimana?” tanya Dongwoo pada Myungsoo.
Myungsoo : “London.”
Seohyun : “Jadi, kalian tinggal terpisah? Sejak kapan?”
Myungsoo : “Sejak lima belas tahun yang lalu...”
Semua orang terkejut.
Hyeri : “Lama sekali…”
Hyeri membatin, “Jadi bener kan feelingku… Pria yang memayungiku waktu itu bukan L melainkan dia.”
Myungsoo : “Makanya aku kangen banget pengen bertemu L.”
Lalu Myungsoo berjalan menghampiri L dan memeluknya seraya berkata, “L, aku merindukanmu…” Setelah beberapa detik, Myungsoo melepas pelukannya dan melihat raut wajah L yang datar, “Hey, kenapa expresimu begitu? Kamu gak seneng saudara kembarmu ini kembali?” tanya Myungsoo.
L menatap Myungsoo serius, “Bukan begitu… Papa, Mama, dan Moonsoo tau kamu udah pulang?”
Myungsoo mengangguk, “Aku pulang sejak beberapa hari yang lalu dan mereka seneng loh! Gak kayak kamu, gak tersenyum ketika melihatku…” L hanya tersenyum simpul. Sepertinya ada sesuatu yang mengganggu pikiran L.
Myungsoo : “Tadi aku menemui satpam yang berjaga diluar pagar. Dan dia memberikan kunci duplikat dorm ini padaku. Dia kira aku adalah L. Hahaha.”
Seohyun : “Tapi tadi pas kami kesini, gak ada satpam diluar pagar…”
Myungsoo : “Mungkin dia sudah pulang. Bukankah satpam disini ada jam pulangnya kan?”
Sungjong : “Itu benar sih.”
Dongwoo lalu mendekati Myungsoo. Ia masih penasaran dengannya sehingga ia berputar mengelilingi Myungsoo sambil menatap wajahnya. Myungsoo menatap heran Dongwoo, “Ada apa? Ada sesuatu yang salah di wajahku?”
Dongwoo : “Enggak… Dilihat dari sisi mana pun kamu sangat mirip dengan L. Bahkan, suaranya pun persis sama. Mungkin ini yang dinamakan kembar identik…”
Woohyun : “Iya, biasanya meskipun saudara kembar, pasti ada perbedaannya walaupun sedikit. Tapi kalian benar-benar mirip hanya fashion kalian saja yang berbeda.”
Sungkyu : “Justru malah bagus. Kita bisa membedakan mana L dan Myungsoo.”
L : “Aku harap kalian bisa menjaga rahasia ini. Jangan sampe media tau tentang hal ini.”
Myungsoo : “Setuju! Lagian aku juga gak mau terkenal seperti L. Aku cuma ingin jadi orang biasa saja.” (tersenyum).
Semua orang setuju.
Sungkyu : “Btw, kenapa kalian mengundang Hyeri dan temannya kemari? Memang ada acara apa?”
__ADS_1
Sungyeol tersenyum cengengesan, “Party dong!”
Sungkyu terkejut, “Party?!”
Sungjong menunjukkan setumpuk bahan makanan yang terdapat pada kantong plastik di kedua tangannya sembari tersenyum. “Jadi, makanan itu untuk party? Dalam rangka apa?” tanya Sungkyu.
Woohyun : “Dasar bodoh! Kita merayakannya khusus untukmu karna album solo-mu kan rilis hari ini.”
Sungkyu tertawa, “Ooh…”
Sungyeol : “Ayo, kita makan! Myungsoo, kamu juga boleh ikut party ini!”
Myungsoo tersenyum mengiyakan.
Mereka semua akhirnya memasak shabu-shabu dan makan malam bersama di meja makan. “Myungsoo, orang tuamu kan ada disini, jadi di London kamu tinggal sama siapa?” tanya Sungkyu.
“Tinggal bersama nenek kami.” jawab Myungsoo.
Sungyeol : "Jadi, siapa yang lahir duluan? Kamu, Myungsoo?"
Myungsoo menggeleng, "L lahir duluan lima menit sebelum aku."
“Oh iya, kalian cukup terkenal loh di london! Anak-anak di kampusku pada tau kalian semua. Bahkan mereka sampe memanggilku L karna saking mirip dengannya.” lanjut Myungsoo sambil menunjuk L yang duduk dihadapannya.
Hoya : “Tapi mereka gak tau kan kalo kamu kembarannya L?”
Myungsoo : “Untungnya enggak.”
”Berarti kita akan semakin mudah untuk go internasional! Ayo, kita cheers!” kata Woohyun sambil mengangkat gelas minumannya. Mereka semua pada akhirnya cheers bersama.
Hyeri Prov
Kenapa harus ada dua L di dunia ini? Menghadapi satu L aja susah, apalagi dua! Astaga…
L Kim (Ice Prince**)*
[Sifat : Badboy, dingin, pendiam, mysterius, cuek, galak, sombong, sexy, tidak sopan, kasar, peka, mempunyai tatapan tajam*]
__ADS_1
Kim Myung Soo (Flower Prince**)*
[Sifat : Goodboy, hangat, ceria, ramah, cute, baik hati, rendah hati, sopan, lembut, tidak peka, mempunyai senyuman manis*]