
Kediaman Duke Elhart, 15 Januari 825
Kediaman Duke Elhart sendiri adalah sebuah kastil yang megah Jika dilihat dari luar orang-orang akan kagum dan terpesona akan betapa megahnya kastil tersebut, namun jika dibandingkan dengan Istana kekaisaran kastil Duke Elhart sendiri terlihat lebih kecil
Karena kastil itu memang di buat seperti itu agar tidak menyaingi Istana kekaisaran, orang-orang akan menganggap kalau Elhart lebih baik dari pada kekaisaran jikalau bangunan milik Elhart terlihat lebih baik dari pada bangunan kekaisaran
Walaupun terlihat lebih kecil namun sebenarnya jika dihitung dari semua lantainya bangunan milik Elhart sendiri sebenarnya lebih besar, terdapat ruang bawah tanah yang sangat besar yang menjadi tempat rahasia yang hanya di ketahui oleh sang Duke dan beberapa orang kepercayaannya saja
Lantai kedua dari kastil di gunakan sebagai kamar Duke dan keluarganya, serta beberapa ruangan sebagai perpustakaan dan beberapa fasilitas yang dikhususkan untuk Sang Duke dan keluarganya, lantai pertama di gunakan sebagai kamar para maid, dan beberapa prajurit kelas atas, dapur dan fasiltas lainnya
Dan prajurit lainnya tinggal di bangunan lain yang ada di dekat kastil Duke Elhart, di tempat tinggal para prajurit tersebut ada sebuah ruangan rahasia yang jika dilihat biasa maka hanya akan terlihat seperti gudang namun sebenarnya ruangan tersebut sudah dimodifikasi, Sang Duke pun tidak tau tentang ruangan tersebut dan hanya beberapa prajurit yang mengetahuinya
Di dalam ruangan rahasia tersebut terdapat empat orang prajurit yang sedang menggunakan kristal sihir untuk menghubungi seseorang, sudah beberapa kali mereka mencoba namun panggilan mereka tetap saja tidak bisa sampai ke tujuan mereka
"Yo, Apa ada sesuatu yang Aneh?"
Mereka semua terkejut dan langsung menoleh ke belakang mereka dan terlihat seorang anak dengan pakaian mewah yang sedang menatap ke arah mereka
Mereka semua terdiam untuk beberapa saat, dan terlihat kebingungan karena sebenarnya di sekitar ruangan tersebut sudah terpasang sebuah sihir pendeteksi yang membuat mereka tau siapapun yang sedang mendekati ruangan tersebut terlebih lagi terdapat beberapa jebakan yang dirancang akan membunuh siapapun yang berada di dekat pintu ruangan tersebut
"Tu-Tuan Muda?!"
"Percuma ruangan ini sudah terisolasi dari dunia luar, kau tidak akan dapat menghubungi siapapun dan mereka yang mengawasimu juga tidak dapat melihat apapun"
Mendengar apa yang di katakan Aldrich mereka semua terkejut karena mereka tidak pernah mengetahui adanya sihir seperti itu
"Kau tau? Hukuman untuk anjing yang mencoba menggigit Tuannya adalah... Kematian"
"Dasar bajingan sakit sialan!"
Tiga orang dari mereka mengeluarkan pedang mereka dan mulai menyerang Aldrich secara bersamaan dan orang yang keempat sedang merapalkan sihirnya
"Light Missile"
Sebuah cahaya Muncul dan melenyapkan tubuh mereka semua sampai hanya tersisa kepala dan kakinya saja, sihir "Light Missile" adalah sihir tingkat 9 yang akan menghancurkan apapun yang ada di area serangannya
__ADS_1
Aldrich berjalan melewati mayat ketiga orang prajurit tadi ke arah seorang prajurit yang mencoba untuk merapalkan sihir, dia menurunkan tangannya dan kepala prajurit tersebut naik ke tangan Aldrich, Aldrich memegang kepala tersebut untuk beberapa saat dan dia menjatuhkannya kembali
"Jumlah mereka sekitar 150an, lalu yang diincar mereka adalah Aku,..... Menarik"
Malam hari itu akan menjadi malam yang paling mengejutkan bagi semua prajurit Elhart, dan keesokan harinya akan terjadi kegemparan di kastil Sang Duke karena lebih dari 150 prajurit Elhart tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak
Kota Elhart, 16 Januari 825
Kota Elhart sendiri merupakan kota yang lumayan padat karena kota ini adalah kota pelabuhan dan kota wisata sehingga banyak orang luar yang datang dari luar hanya untuk melakukan perjalanan liburan atau mencari makanan laut
Di dunia ini sangat sulit untuk mendapatkan ikan segar di kota-kota yang jauh dari laut karena susahnya menjaga kesegaran ikan tersebut, karena itu kota yang dekat dengan laut seperti Elhart yang sangat terkenal dengan makanan lautnya membuat orang-orang datang ke Elhart
Jalanan kota Elhart sendiri menjadi lebih padat di bandingkan kota-kota lain, ada banyak toko di sepanjang jalan dan orang-orang yang berbelanja di toko-toko tersebut
"Aku dengar dari suamiku kalau ada pasukan Monster yang mencoba menyerang kota ini"
"Anakku juga mengatakan hal yang sama, katanya kemarin pagi Tuan Domitius mengumpulkan semua prajurit di benteng selatan untuk melawan para monster"
Ada dua orang Wanita yang sedang berjalan sambil membawa barang belanjaan mereka di sebuah tas yang terbuat dari kain
"Aku juga, pada akhirnya para monster itu tidak berhasil menyentuh kota namun bisa saja terjadi penyerangan lain di lain hari, Ap--"
Wanita tadi langsung berhenti bicara dan fokus mereka berdua tertuju ke arah lain, bukan hanya mereka berdua saja tapi hampir semua orang yang ada di sana terfokus ke arah itu
Dari Arah lain terlihat Aldrich bersama Reina dan Lascort serta beberapa prajurit lain sedang berjalan di tengah kota
"Itu Tuan Muda"
"Iya Itu Tuan Muda"
"Lihatlah di sampingnya itu Kapten Lascort"
"Benar bahkan ada Kapten Reina juga"
"Tiba-tiba sekali Tuan Muda datang ke kota, ada apa ya?"
__ADS_1
"Entahlah aku juga tak tau"
"Aku rasa Terakhir kali aku melihat Tuan muda ada di kota adalah 4 Tahun lalu"
Orang-orang juga mulai berbisik-bisik membicarakan tentang Aldrich yang tiba-tiba saja berjalan-jalan di Kota, Aldrich terus berjalan sambil sesekali menoleh dan tersenyum kepada orang-orang
Hal itu membuat suasana yang tadinya canggung berubah menjadi lebih santai, dan Aldrich terus berjalan-jalan di tengah Kota
Dari arah lain ada seorang gadis yang mendekati Aldrich, dia membawa sekeranjang bunga di tangannya
"Berhenti di sana!"
Para prajurit yang melihat gadis itu langsung memerintahkan gadis itu untuk berhenti dan mereka bahkan mencoba untuk menarik pedang mereka, gadis itu terkejut dan tertunduk diam
Namun Aldrich memberikan Isyarat kepada para prajuritnya untuk berhenti dan para prajurit tadi membatalkan niat mereka untuk menarik pedang mereka
Aldrich berjalan ke arah gadis itu sampai dia berada didepannya, melihat Aldrich yang ada di depannya gadis itu semakin ketakutan namun dia tak memilih untuk kabur walaupun sekujur tubuhnya sudah gemetaran
"Tenanglah, Ada apa?"
Kata Aldrich sambil mengelus kepala gadis itu, gadis itu terkejut dan langsung mengangkat kepalanya, dia melihat Aldrich yang tersenyum hangat kepadanya
"Sa-Saya menjual bunga apakah tuan bersedia membelinya?"
Gadis itupun mulai menunjukkan bunga yang ada di dalam keranjang kecil yang dia bawa, Aldrich melihat ke arah bunga tersebut lalu mengambil sebuah koin dari kantong bajunya
"Aku beli semua seharga 10 koin emas asalkan kamu mau melakukan satu permintaanku"
Aldrich menunjukkan 10 koin emas yang ada di tangannya kepada gadis itu, semua orang yang ada di sana terkejut karena nilai 10 koin emas itu sangatlah mahal
"Permintaan apa Tuan?"
Gadis itu meyakinkan dirinya dan mencoba untuk terlihat tegas karena dia tidak punya waktu untuk terkejut, dia sangat membutuhkan uang untuk sekarang karena itu dia bahkan memberanikan dirinya untuk mendekati Aldrich
"Tak perlu takut..."
__ADS_1