
Kediaman Duke Elhart, 13 Januari 825
"Tok! Tok! Tok!"
"Ini saya Linda, Tuan muda"
Seorang Maid berdiri di depan sebuah kamar yang ada di kediaman Duke Elhart yang merupakan kamarnya Aldrich
"Masuklah"
Setelah mendengarnya, Maid tadi langsung membuka pintu yang ada di depannya dan terlihat Aldrich yang sedang duduk di kursinya sambil memegang sebuah buku yang sepertinya sedang di bacanya dengan penerangan yang terbuat dari kristal cahaya
"Tuan Muda, saya sarankan anda harus mulai mengurangi waktu membaca anda karena bisa berakibat buruk untuk tubuh anda jika anda terus-terusan duduk saja"
Setelah kembalinya Aldrich ke kediaman Duke Elhart, Aldrich lebih banyak menghabiskan waktunya membaca buku terutama buku tentang sihir dan sejarah
Walaupun Aldrich juga melakukan latihan pedang dan meningkatkan kemampuan fisiknya namun kebanyakan latihan yang di lakukan Aldrich walaupun hanya latihan wajib
Seorang keturunan bangsawan kelas atas umumnya sudah di latih ilmu pedang dan juga ilmu sihir dari umur 7 Tahun, sedangkan Aldrich sudah mulai mempelajari sihir saat dia kembali tepatnya ketika Aldrich berusia 5 Tahun dan mulai di ajari Ilmu pedang 5 bulan setelahnya
"Tenang saja Linda, tak ada yang perlu kau khawatirkan"
Meskipun terlihat hanya melakukan Latihan sihir sebenarnya Aldrich juga sering berlatih latihan fisik namun sering dilakukannya ketika malam, selain itu Aldrich juga sering menyelinap keluar ke kota untuk membasmi penjahat yang ada di kota seperti bandit yang ada di sekitar kota
Karena Aldrich memiliki bakat yang memungkinkannya untuk menggunakan semua jenis elemen jadi dia sering melakukan uji coba sihir seperti penggabungan elemen dan lainnya, ya walaupun sebenarnya Aldrich lebih sering melakukan uji coba tentang jenis sihir Non Elemental
Pengetahuan sihir non elemental sendiri tidak semaju sihir elemental sehingga sihir non elemental yang di ketahui orang-orang yang ada di dunia ini kebanyakan hanyalah sihir seperti penguatan tubuh, peningkatan kecepatan dan juga penahan rasa sakit
Karena itu orang-orang tidak terlalu tertarik dengan sihir non elemental namun berbeda dengan Aldrich yang memiliki pengetahuan lebih banyak tentang sihir non elemental
Tidak seperti bumi yang memiliki peradaban yang maju dengan senjata-senjata yang berbahaya sehingga sihir juga mudah berkembang dengan pesat terutama untuk melawan senjata-senjata yang dapat dengan tingkat kehancuran yang luar biasa, Shava tidak memiliki peradaban yang maju seperti itu dan juga tidak memilik tingkat ancaman bahaya yang dapat menghancurkan seluruh kerajaan dalam satu serangan sehingga pengetahuan tentang sihir juga tidak semaju dengan bumi
Karena tidak banyak buku yang membahas tentang sihir non elemental inilah yang membuat Aldrich harus melakukan uji coba tentang sihir-sihir non elemental yang diketahuinya dengan melawan para penjahat di kota
__ADS_1
Walaupun pada akhirnya kegiatannya ini menjadi kebiasaannya sendiri sampai-sampai Aldrich mendapatkan julukan Mask Hunter di sisi gelap kota, hal ini karena ketika Aldrich memburu para penjahat Aldrich memakai topeng untuk menutupi identitasnya
"Lalu,.... ada apa Linda?"
Aldrich menanyakan alasan mengapa Linda datang ke kamarnya, karena tidak mungkin hal yang membuat Linda datang ke kamarnya Aldrich hanya mengatakan kepadanya untuk mengurangi membaca buku saja
"Tuan memanggil anda, Tuan muda"
"Ayah kah? tak biasanya Ayah memanggilku malam-malam seperti ini, sepertinya ada hal penting yang harus diberitahukan ayah kepadaku"
"Sepertinya begitu"
"Baiklah kalau begitu"
Aldrich meletakkan buku yang dia pegang dan turun dari kursinya lalu dia mulai berjalan meninggalkan kamarnya, sementara Linda mulai berjalan keluar kamar Aldrich setelah Aldrich melewatinya dan menutup pintu kamar Aldrich
Aldrich terus berjalan melewati para prajurit yang berjaga di luar kamarnya dan yang berjaga di sudut ruangan, dan terus berjalan di arah ruangannya Domitius
Setelah kembalinya Aldrich, Domitius meningkatkan penjagaan di sekitar kediaman Elhart dan juga penjagaan terhadap Aldrich, pada beberapa tahun pertama ketika Aldrich kembali setidaknya harus ada dua prajurit yang berada di sekitar Aldrich kemanapun Aldrich berada kecuali ketika tidur, Menghilangnya Aldrich menjadi trauma berat terhadap keluarga Elhart terutama bagi Domitius dan Istrinya Layna Elhart
Tak lama Aldrich berjalan dia sudah sampai di ruangan Domitius karena jaraknya tidak terlalu jauh, Aldrich langsung saja mengetuk pintu menandakan kalau dia sudah sampai dan membuka pintu ruangan Domitius dan Aldrich melihat lihat Domitius yang sedang berdiri mengarah ke jendela
"Aldrich.."
"Ya, Ayahanda"
Biasanya Aldrich menggunakan panggilan "Ayah" kepada Domitius namun ketika berada di situasi formal Aldrich akan menggunakan panggilan "Ayahanda" hal ini juga berlaku kepada Ibunya
"Aldrich pernahkah kau mendengar tentang Mask Hunter"
'Ehh...' Aldrich sedikit terkejut namun dia dapat menutupinya dengan Poker face nya
Yang membuat Aldrich terkejut bukanlah kemungkinan Ayahnya mengetahui identitasnya karena Aldrich memiliki keyakinan tinggi kalau tak ada yang bisa membongkar kedoknya
__ADS_1
selain itu dia juga yakin dapat mengelabui para penjaga bahkan mereka yang mengawasinya secara sembunyi-sembunyi
Yang membuatnya terkejut karena Ayahnya mengetahui tentang Mask Hunter itu sendiri, itu berarti bahwa Ayahnya memiliki hubungan dengan sisi gelap kota
bagi Aldrich yang mengenal Ayahnya sebagai seorang pemimpin yang bijaksana yang menjunjung tinggi keadilan agak terkejut ketika mengetahui kalau Ayahnya memiliki koneksi di sisi gelap kota
Domitius memanglah pemimpin yang berambisi untuk membuat kota yang damai namun dia tidaklah buta akan keadaan, Domitius sangat mengerti kalau sisi gelap kota tetap di perlukan untuk menjaga keseimbangan kota
Kota yang terlalu bersih akan mengundang para musuh yang lebih merepotkan ke Elhart, selama Domitius masih bisa mengendalikan tingkat kejahatannya maka baginya lebih baik menjaga keadaan ini dari pada harus mencoba kemungkinan yang bisa saja berakibat buruk ke wilayah Elhart
'Ah, begitu rupanya', Setelah memikirkan sedikit tentang hal ini, Aldrich dapat mengerti tentang pemikiran Domitius
"Tidak... Aku tidak pernah mendengar tentang hal itu, Ayahanda"
"Kalau begitu lupakan saja"
"Baiklah,.... Lalu apa alasan Ayahanda memanggilku?"
Domitius berbalik dan menatap ke arah Aldrich, setelah itu Domitius berjalan sedikit lalu duduk di kursinya
"Ayah yakin kau sudah mengetahuinya tapi biar Ayah jelaskan lagi.... dalam beberapa hari lagi umurmu akan mencapai 15 Tahun artinya kau akan di anggap sebagai dewasa dan di sebagai orang yang akan mewarisi wilayah ini kau harus melakukan ujian terakhir untuk menentukan kelayakanmu"
Di dunia ini seseorang akan di anggap dewasa ketika sudah memasuki umur 15 Tahun, dan bagi mereka yang sudah dewasa akan harus mencari pekerjaan untuk kehidupan mereka sendiri
Bagi seorang pewaris keluarga bangsawan karena mereka sudah dipastikan akan mewarisi wilayah keluarga mereka, biasanya mereka akan melakukan pernikahan politik dengan bangsawan lain untuk memastikan adanya pewaris selanjutnya
Namun terdapat pilihan lain jika mereka dapat masuk ke akademi, lulusan Akademi biasanya dapat lebih mudah mencari pekerjaan, mereka dapat menjadi prajurit di suatu wilayah atau bahkan dapat menjadi ksatria kekaisaran
Dan bagi seorang pewaris wilayah namun lebih memilih untuk masuk ke akademi terlebih dahulu biasanya akan melakukan pertunangan dengan seseorang yang sudah di tentukan
Pertunangan Aldrich sendiri sudah dilakukan beberapa Minggu yang lalu dan orang yang menjadi Tunangannya adalah Putri kedua dari Earl Alfhine yaitu Irene Alfhine
'Kalau tidak salah ujiannya adalah pertarungan satu lawan satu'
__ADS_1
"Lalu siapa yang akan menjadi lawanku?"
"Tentu saja Ayah sendiri yang akan menjadi lawanmu"