
Kediaman Duke Elhart - 5 Februari 825
Di dalam kamarnya Aldrich bersama seorang maid yang sedang memakaikan pakaiannya Aldrich, setelah selesai Aldrich melihat ke arah cermin untuk melihat bagaimana sosok dirinya dengan pakaian itu
"Bagaimana menurutmu Linda?"
Aldrich mengucapkan terimakasih kepada Lina, Sambil memperhatikan detail-detail yang ada di pakaiannya seperti lambang keluarga Elhart yang mirip seperti mendali yang ada di dada sebelah kirinya
Setiap bangsawan sendiri memiliki lambang keluarga yang menjadi simbol kehormatan mereka dan lambang kehormatan Elhart adalah sebuah pedang berwarna emas dengan mahkota di atasnya
Lambang mahkota sendiri menunjukkan kalau mereka adalah keluarga Duke yang berasal dari darah keluarga kekaisaran, berbeda dengan gelar bangsawan lain yang dapat di capai dengan prestasi ataupun pemberian dari Raja
Gelar Duke hanya diberikan kepada keluarga yang terlahir dari darah pangeran ataupun putri kerajaan, keluarga Elhart adalah keluarga yang berasal dari Alina Chlaisteins adik dari Kaisar Alaric Chlaisteins pertama, putri pertama dari Raja Leonidas II Chlaisteins dan Sang pahlawan Rayya Elhart
Setelah peresmian kakaknya menjadi seorang kaisar Alina yang menikah dengan seorang bangsawan mengambil nama keluarga ibunya yaitu Elhart dan dari sanalah awal dari keluarga Elhart
Dan sekarang hanya ada satu keluarga bangsawan di kekaisaran yang menyandang gelar Duke, asalannya sendiri adalah karena keluarga lain yang menyandang gelar tersebut biasanya hancur dan kehilangan gelar mereka ketika sudah memasuki lebih dari tiga keturunan, namun keluarga Elhart tetap bertahan
Alasan kehancuran keluarga-keluarga bangsawan tersebut sendiri beragam namun yang paling banyak adalah karena adanya perebutan kekuasaan dan serangan dari pihak di luar keluarga mereka
Kedua hal ini tidak berlaku bagi Elhart karena yang pertama Elhart adalah keluarga penyihir yang mewarisi darah pahlawan kekuatan mereka secara individu berada di atas dibandingkan kekuatan individu rata-rata dan Elhart adalah wilayah yang kaya sehingga mereka dapat memperkuat kekuatan militer mereka sendiri tanpa takut kekurangan anggaran
Dan yang kedua ada sebuah peraturan di dalam keluarga Elhart di mana Sang Duke hanya boleh memiliki satu orang anak saja agar tidak terjadinya perpecahan dari dalam, dan Sang Duke hanya di perbolehkan untuk memiliki anak yang baru jika anak yang pertama sudah dinyatakan meninggal atau di hapus dari keluarga Elhart
Karena kedua hal inilah yang menjadi alasan penting dari berhasilnya keluarga Elhart bertahan hingga sampai saat ini, karena itu biasanya Sang Duke hanya akan menikahi satu orang wanita saja agar mengurangi kemungkinan dilanggarnya peraturan yang sudah di tetapkan
Dan hal ini jugalah yang menjadikan keluarga Duke Elhart menjadi keluarga terpandang yang terkenal di seluruh benua sampai bahkan kerajaan-kerajaan yang berada di timur pun mengenal dengan baik tentang Keluarga Elhart
__ADS_1
Dan biasanya sang Duke dan keluarganya akan memakai simbol keluarga mereka agar orang-orang yang bahkan belum pernah bertemu dengan mereka tau bahkan mereka berasal dari keluarga Elhart
"Anda terlihat sangat keren Tuan"
Linda menjawab dengan tenang dan yakin, karena menghilangkan fakta pakaiannya juga sangat bagus Aldrich sendiri bisa terbilang sangat tampan dengan rambut abu-abu dan mata birunya, selain itu tubuhnya juga sangat bagus berkat olahraga dan latihan berpedang yang dia jalani
"Aku senang atas pujianmu Linda, aku juga merasa pakaiannya ini terlihat cocok untukku, terimakasih banyak Linda"
"Hal ini sudah menjadi tugas saya sebagai Maid pribadi Tuan Aldrich"
Linda adalah salah satu orang yang di pilih oleh Aldrich ketika dia memilih orang-orang yang ingin dibawanya ke akademi, karena Linda sendiri sudah sering melayani Aldrich dan dia juga yang membuatkan Aldrich teh setiap kali Aldrich ingin membaca ke perpustakaan
Selain itu di antara para Maid Linda adalah satu-satunya maid yang selalu mendapat tugas untuk mengurus keperluan Aldrich setiap hari, singkatnya dia sudah menjadi Maid pribadi Aldrich sejak lama
"Tuan, sudah saatnya berangkat"
Setelah berbicara dengan Aldrich malam tadi Reina yang langsung mendatangi ruangan Domitius meminta persetujuan dan rekomendasi oleh Domitius untuk dirinya menjadi pengawal pribadi Aldrich ketika dia berada di akademi
Setelah mendengar pendapat dan alasan Reina, Domitius yang juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh Reina langsung memberikan Reina rekomendasinya untuk menjadi pengawal pribadi Aldrich
Dari awal sendiri Domitius juga ingin setidaknya ada salah satu kapten divisi untuk menjadi pengawal pribadi Aldrich namun dia bingung untuk memilih siapa sampai akhirnya Reina datang dan mengajukan dirinya
"Baiklah Reina"
Tak lama setelah menjawab perkataan Reina Aldrich dan Linda keluar dari kamar Aldrich, Aldrich melihat Reina dengan pakaian lengkap dan juga terlihat sudah sangat siap, merekapun berjalan menuruni anak tangga bersama dua orang prajurit yang membawa barang bawaan mereka di beberapa buah koper besar
Mereka terus berjalan sampai akhirnya berada di halaman dari kediaman Duke Elhart, kedua prajurit tadi tetap melanjutkan perjalanan mereka dengan mengambil jalan samping untuk mengantarkan barang bawaan Aldrich, Reina dan Linda ke sebuah kereta kuda yang memang menjadi tempat ditaruhnya barang bawaan
__ADS_1
Di luar sana terlihat Domitius dan Layna yang sudah menunggu Aldrich, dan tak jauh dari mereka ada juga Olivia dan Franca yang berada di sebuah kereta kuda yang melihat ke arah Aldrich dan Lindapun berjalan ke arah kereta kuda itu, sementara Aldrich berjalan mendekati kedua orang tuanya bersama Reina di belakangnya
Aldrich memeluk Domitius dan Layna dan mereka juga membalas pelukan Aldrich, setelah itu mereka berdua tersenyum hangat ke arah Aldrich dan Domitius mengusap rambut Aldrich
"Ayah yakin bahwa akademi akan mudah bagimu namun jangan sampai kamu merasa sombong karena kekuatanmu, karena kekuatan kita sebagai penguasa adalah kekuatan yang bermaksud untuk melindungi orang-orang kita, meskipun rasanya Ayah tak perlu mengatakan hal ini karena ayah yakin kamu juga sudah mengerti betul tentang hal ini, nikmatilah kehidupanmu di akademi.."
Aldrich tersenyum membalas perkataan Domitius, senyumnya mengekspresikan kalau dia mengerti betul dengan apa yang dikatakan oleh Domitius
"Baik Ayah, aku mengerti"
Domitius mulai mundur karena dia sudah menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan walaupun Aldrich sudah mengerti maksud dari apa yang dikatakan Domitius jauh sebelum hari ini
Layna mengelus belakang kepala Aldrich dan mulai mendekap Aldrich kepelukannya
"Sepertinya Ibu akan merasa kesepian jika ditinggal oleh Al"
Aldrich membalas pelukan ibunya
"Tenang saja Ibu, 4 tahun di akademi tak akan terasa lama dan aku janji akan mengirimkan surat setiap Minggu agar ibu tak perlu merasa kesepian"
Sebagai Seorang Ibu tentu saja Layna tidak ingin berpisah dari anaknya apalagi dia sudah pernah terpisah dari Aldrich selama dua tahun, dan setelah itu Aldrich juga mulai sering menghabiskan waktunya sendirian untuk belajar sihir dan berpedang sehingga terkadang dia merasa kesepian
Layna melepaskan pelukannya dan bisa di lihat jika matanya mulai berkaca-kaca seolah dia ingin meneteskan air matanya
"Terimakasih banyak putraku, karena sudah memahami keegoisan ibumu ini"
"Bagiku melakukan hal ini untuk ibu bukanlah hal yang merepotkan.... kalau begitu aku berangkat dulu"
__ADS_1
"Ya, selamat jalan putraku,...... Reina akan membantumu nanti untuk segala urusanmu di ibu kota"