The Unknown Traveler: To Another World

The Unknown Traveler: To Another World
Chapter 16 - Rumor


__ADS_3

Guild petualang Kota Fal, 27 Januari 825


Fal merupakan kota besar yang berfokus pada kekuatan militer, jadi kebanyakan petualang yang berbakat akan di rekrut menjadi prajurit kerajaan Lornheis


Karena sama seperti dua Guild besar lainnya, Guild petualang juga tidak terikat oleh kerajaan manapun sehingga membuat Raja Lornheis lebih memilih untuk merekrut petualang yang berbakat menjadi prajuritnya dengan menawarkan mereka bayaran yang lebih banyak dari yang dapat mereka peroleh dari hasil berburu monster dan menjalankan quest


Karena Lornheis merupakan kerajaan kecil yang berada di antara dua kerajaan besar yaitu kekaisaran Chlaisteins dan Republik Damacia Selatan sehingga mereka harus memperkuat diri mereka untuk mempertahankan kerajaan mereka


"Apakah pakaian itu terasa cocok untukmu Luna?"


Karena waktu pertama kali James bertemu dengan Luna dia hanya memakai pakaian yang tak layak pakai jadi dia memutuskan untuk membelikan beberapa pakaian yang bagus untuk Luna kenakan


"Ya, ini pertama kalinya aku memakai pakaian seindah ini, terimakasih James"


Kata Luna sambil memperhatikan pakaiannya itu


'Sepertinya dia benar-benar menyukai pakaian itu'


"Seperti yang kukatakan sebelumnya, ketika berada di luar kau harus memanggilku Ash"


"Maaf Jam.....Ash"


James sendiri menyembunyikan indentitasnya dengan menggunakan Identitas palsu dengan nama Ash, karena dia mengatakan kalau dia adalah mantan bangsawan maka sudah jelas kalau dia juga merupakan seorang buronan


Untuk kabur dari kejaran Guild Pemburu dia harus mengubah Identitasnya dan menggunakan nama palsu agar mereka tidak bisa mengetahui identitasnya yang sebenarnya


Ketika bergerak sebagai Ash dia akan menggunakan topeng yang berbeda dari yang dia gunakan ketika dia bergerak sebagai James Moriarty, Topeng yang digunakannya ketika dia bergerak sebagai Ash adalah topeng putih dengan garis biru di bagian mata kanannya dan topeng itu menutupi seluruh wajahnya, sedangkan topeng yang dia gunakan ketika dia bergerak sebagai James Moriarty adalah topeng Hitam yang hanya menutupi wajah bagian atasnya saja


"Kalau begitu kita berangkat"


Mereka pergi dan berjalan selama meninggalkan kota dan masuk ke hutan untuk berburu monster, setelah beberapa jam mereka berburu hari sudah mulai sore dan mereka memutuskan untuk pulang


"Kemampuan sihirmu sudah sangat baik Luna, sekarang kau hanya perlu membiasakan dirimu di segala kondisi"


"Baik Ash"


Alasan mengapa Ash membawa Luna ke hutan untuk berburu monster adalah keinginan Luna sendiri yang ingin untuk bertambah kuat sehingga dia tak perlu takut jika ada orang yang mencoba untuk menyakitinya lagi


Di tambah lagi sekarang adalah bulan biru jadi kebanyakan monster sedang melemah karena sedang hibernasi jadi mereka dapat memburu monster yang sedang hibernasi dan membunuh mereka


Hal yang harus di waspadai di bulan biru hanyalah Undead yang terlahir akibat banyaknya jiwa yang terbunuh ketika bulan merah, karena itu sekarang adalah waktu yang tepat bagi Luna jika mempelajari sihirnya dan mendapatkan pengalaman pertempuran secara langsung


'Selain itu bakat magic miliknya juga luar biasa'

__ADS_1


Saat pertama kali melatih Luna, Ash menyadari kalau Luna memiliki bakat sihir yang luar biasa, karena itu Ash merasa kalau akan lebih bagus jika Luna mempelajari sihir


"Kalau begitu aku pergi dulu untuk melapor ke guild petualang"


"Baik Ash, kalau begitu aku akan memasak untuk makan malam"


"Aku akan pulang lebih awal untuk malam ini, Kalau begitu aku pergi dulu Luna"


"Baik Ash, aku akan menunggu"


Beberapa menit setelah Ash pergi meninggalkan Luna, akhirnya dia sampai di depan guild petualang di dalam guild petualang terlihat beberapa party petualang yang sepertinya sedang mendiskusikan sesuatu


Namun perhatian mereka sekarang tertuju pada Ash yang membuka pintu guild, mereka semua menatap ke arah Ash dengan wajah lega seolah hal yang membuat pikiran mereka terbebani tiba-tiba menghilang begitu saja


Dari kumpulan tersebut ada seorang wanita yang berjalan mendekati Ash, wanita itu adalah Ellis ketua dari party petualang Rank A Red Rose yang di juluki red princess


"Ada apa Ellis"


"Tuan Ash, kami mendapat laporan kalau ada Archlich yang muncul di perbatasan"


"Archlich!"


Archlich sendiri merupakan evolusi dari Lich yang sudah memakan 1000 Jiwa, karena sudah memakan 1000 jiwa kekuatan dari Archlich sendiri sangat kuat sampai bisa mengalahkan party petualang Rank A hanya dengan pasukan undeadnya saja


"Perbatasan sendiri merupakan tempat Medan perang yang telah menelan ribuan korban jiwa, maka bukan hal yang aneh jika Archlich muncul, lalu bagaimana dengan respon kerajaan?"


"Raja sialan itu melemparkan masalah ini kepada guild petualang, dia tidak ingin kehilangan kekuatan militernya untuk permasalah dalam negeri dan memilih untuk mengabaikan nasib rakyatnya sendiri... Sialan! Sialan! Sialan!"


Ellis yang tidak sanggup menahan amarahnya, melampiaskan amarahnya dengan menghentakkan kakinya beberapa kali kelantai


Dengan melemparkan masalah ini ke guild petualang maka kerajaan dapat dengan mudah menyalahkan guild petualang jika terjadi kerusakan bahkan jika terjadi kegagalan maka pengaruh guild petualang juga akan melemah akibat berkurangnya kepercayaan dari rakyat


Meskipun cara ini juga berakibat buruk bagi kerajaannya namun bagi Raja Lornheis yang hanya memperdulikan kekuatan militer dia lebih baik kehilangan separuh kota dari pada kehilangan 10% dari kekuatan militernya


"Tenanglah Ellis, aku mengerti keadaannya biar aku saja yang menyelesaikan masalah ini"


"Terimakasih Tuan Ash"


Nama Ash sendiri sangat terkenal sebagai petualang rank S setelah dia sendirian berhasil mengalahkan Flame Dragon yang menyerang ibu kota kerajaan Lornheis


Namanya semakin terkenal setelah berkali-kali menolak tawaran Raja Lornheis untuk bergabung pada prajurit kerajaan, nama Ash di anggap sebagai simbol kekuatan dan simbol keadilan guild petualang


Setelah menolak tawaran kerajaan Lornheis para petualang mulai mengangumi dan menghormati Ash, dari sanalah para petualang yang mulai bergantung dan berharap kepada Ash, seperti kejadian tadi saat para petualang yang langsung lega setelah kedatangan Ash

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan pergi setelah menyelesaikan laporan quest milikku hari ini"


"Mohon bantuannya Tuan Ash"


3 jam setelahnya


Di daratan tandus yang merupakan Medan perang tahunan antara kerajaan Lornheis dan kekaisaran Chlaisteins yang sekarang sudah tertutupi salju karena musim dingin, Ash duduk di atas tulang belulang pasukan Undead Archlich dengan posisi kaki kanannya di angkat dan tangan kirinya menopang dagu


"Membosankan, aku menghabiskan makananku dengan cepat dan meninggalkan Luna hanya untuk hal ini"


Setelah pulang dari guild Ash langsung makan sebentar dan menunggu Luna tertidur sampai akhirnya dia berangkat ke tempat munculnya Archlich


"Kalau begitu waktunya membersihkan sampah"


Ash melepaskan topengnya dan mengambil topeng lain yang dia sembunyikan di balik pakaiannya


"Sebagai James Moriarty"


.


Istana kerajaan Lornheis


Di teras kamarnya sang raja sedang minum wine sambil duduk memperhatikan malam yang pekat, namun tiba-tiba perhatiannya teralihkan setelah dia merasakan hawa kehadiran yang tak dikenalinya


Hawa keberadaan itu muncul dari wilayah gelap kamarnya yang tak diterangi oleh cahaya bulan, ketika dia membalikkan wajahnya untuk melihat apa yang ada di sana, dia terdiam ketakutan dia bahkan tak berani bergerak bahkan satu jari pun tak berani digerakkannya


"Siapa di sana!? Penjaga! Penjaga!"


Raja Lornheis berusaha memanggil para penjaga yang seharusnya sedang berjaga di sekitar kamarnya namun tidak ada yang menjawab panggilannya


"Percuma saja berteriak tak ada yang akan mendengar suaramu di dalam sihir ini"


Dari dalam bayangan orang itu berjalan mendekati sang raja yang diterangi oleh sinar bulan sampai sinar itu juga mulai mengungkapkan identitas dari orang itu, seolah melihat sosok malaikat kematian sang raja merinding di seluruh tubuhnya, tubuhnya bergetar kencang ketakutan, dia mencoba untuk kabur namun ketakutan itu sudah menguasai tubuhnya sampai-sampai dia tidak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri


"Kau.... James Moriarty, mengapa kau ada di sini?"


Sudah menjadi rahasia umum tentang seseorang penjahat paling kejam dan buronan yang paling di cari di seluruh benua yaitu James Moriarty, sudah banyak kasus-kasus pembunuhan mengerikan yang menjadikan James Moriarty sebagai tersangka utamanya


Banyak rumor yang mengatakan kalau dia merupakan seorang mantan bangsawan yang ingin membalaskan dendam atas kehancuran keluarganya namun tak ada bukti yang membenarkan rumor tersebut karena tak ada yang dapat mengetahui asal kampung halaman dari keluarga Moriarty


Dari rumor yang beredar di Kerajaan Lornheis James Moriarty berasal dari Republik Damacia Selatan, sedangkan rumor yang beredar di republik mengatakan kalau keluarga Moriarty berasal dari kerajaan di wilayah timur benua


Namun hanya ada satu hal yang pasti, korban dari James Moriarty selalu bangsawan ataupun keluarga kerajaan, Salah satu kejahatannya yang paling terkenal adalah James Moriarty pernah membakar hidup-hidup semua bangsawan kotor yang waktu itu kebetulan sedang berkumpul untuk melakukan pesta

__ADS_1


"Kalau begitu selamat tinggal, sampah"


__ADS_2