The Unknown Traveler: To Another World

The Unknown Traveler: To Another World
Chapter 36 - Eida Fildya


__ADS_3

Akademi Sihir, 15 Maret 825


"Aku dengar Professor yang mengajar kita Sihir pemanggilan tidak bisa datang"


"Aku dengar kalau Professor itu menghilang tanpa kabar"


"Aku juga pernah mendengar itu"


"Aku sempat menguping pembicaraan ayahku katanya ada organisasi rahasia yang mengincar orang-orang dengan bakat sihir"


"Mengerikaann.... bagaimana nanti jika aku yang diincar mereka"


"Apakah aku akan aman di akademi? Apa lebih baik aku menghubungi ayahku saja


Pagi hari sebelum kelas di mulai dan para murid sedang ramai-ramainya membicarakan tentang seorang Professor yang harusnya mengajar mereka tiba-tiba saja tidak datang


Meski akademi sudah berusaha untuk menutupinya dari murid-murid agar tidak menimbulkan rasa kekhawatiran dari para murid


Namun nyatanya menyembunyikan hal yang terus beredar melalui rumor-rumor adalah sesuatu yang mustahil


"Tapi aku dengar pihak akademi meningkatkan keamanan agar tidak terjadi hal yang diinginkan, dan lagi pula Professor itu katanya menghilang ketika dia sedang berada di luar akademi, jadi bisa dikatakan tidak ada hal yang perlu di khawatirkan"


"Benar juga, aku bahkan tidak yakin ada orang yang bisa menembus pertahanan akademi"

__ADS_1


"Benar-benar tidak ada yang perlu kita takutkan"


Walau begitu pihak akademi sendiri sudah melakukan pencegahan agar para murid tidak panik dan takut, mereka meningkatkan tingkat keamanan sampai dititik tertinggi


Mereka juga menyebarkan berita-berita seperti Professor yang menghilang itu dia menghilang ketika berada di luar akademi yang bisa membuat para murid menjadi lebih tenang walau sebenarnya itu hanyalah kebohongan


Nyatanya saat ini akademi yang meningkatkan tingkat keamanan sampai dititik tertinggi adalah bukti kalau keamanan mereka pernah dihancurkan, dan professor yang menghilang itu dia memang menghilang di akademi


Meski kebohongan namun hal ini dapat sedikit membuat para murid yang ketakutan menjadi lebih tenang, walau hal ini tidak berlaku bagi mereka yang pintar karena dengan melihat garis besarnya saja mereka sudah tau kalau kedua pernyataan akademi tentang meningkatkan tingkat keamanan dan professor yang menghilang di luar akademi itu bertolak belakang


'Aku pikir setelah kehilangan 150 lebih anggota mereka akan berhenti bergerak untuk waktu yang lama tapi ternyata mereka sudah bergerak lagi dalam waktu beberapa bulan saja'


Setelah Aldrich melenyapkan semua penyusup yang ada di wilayahnya, dia lebih memilih untuk tidak berurusan dengan mereka terlebih dahulu karena dia masih belum mendapatkan tempat persembunyian mereka


'Dari yang kulihat dari ingatan mereka tempat-tempat pertemuan mereka hanyalah tempat-tempat persembunyian palsu, apa juga yang dapat kuharapkan dari anggota kelas dua'


'Tempat persembunyian yang mereka ketahui palsu, atasan mereka juga palsu, bahkan nama organisasi yang di ketahui masing-masing mereka juga berbeda, Singkatnya mereka hanyalah prajurit bunuh diri....'


Bagi Aldrich yang sudah hidup di mana perang adalah sesuatu yang biasa saja bagi anak usia 5 tahun, maka sesuatu seperti prajurit bunuh diri bukanlah sesuatu yang spesial


Dengan mata kepalanya dia sudah melihat ratusan ribu hingga jutaan nyawa melayang karena mereka hanya digunakan sebagai prajurit bunuh diri saja


'Meski begitu bukan berarti tidak ada hal yang bisa ku dapatkan, umumnya ada dua alasan mengapa mereka yang menjadi prajurit bunuh diri yang pertama adalah karena terpaksa dan yang kedua adalah karena keimanan, di duniaku dulu banyak orang yang terpaksa menjadi prajurit bunuh diri dari alasan untuk menyelamatkan keluarga mereka hingga karena mereka berhutang sangat banyak dan menjadi prajurit bunuh diri adalah satu-satunya cara mereka untuk melunasinya namun di dunia ini satu-satunya cara memaksa seseorang di dunia ini adalah dengan segel budak dan mereka tidak memiliki itu maka sudah jelas mereka menjadi prajurit bunuh diri adalah karena alasan yang kedua, mereka yang memiliki rasa kepercayaan tinggi terhadap sosok Tuhan yang mereka percaya bisa menyelamatkan mereka membuat mereka tidak akan ragu untuk mengorbankan nyawa mereka sendiri untuk itu, dan menemukan aliran kepercayaan seperti itu tidaklah sulit karena mereka selalu menyebarkan kepercayaan mereka untuk mengait anggota baru'

__ADS_1


"Selamat siang semuanya"


Dari luar pintu muncul seseorang wanita dengan pakaian akademi dan dia terlihat juga hanya beberapa tahun dari mereka, wanita itu berjalan masuk ke dalam kelas A sambil membawa beberapa buku di tangan kanannya


"Saya adalah Eida Fildya yang akan bertugas sebagai pengajar sementara kalian untuk Sihir pemanggilan sampai Professor baru datang"


"Star kedua, Nona Eida ini pertama kalinya aku melihatnya"


"Aku juga, aku rasa aku sangat beruntung bisa bertemu dengan Nona Eida"


Seven Star, Star kedua Eida Fildya adalah putri pertama dari keluarga Fildya, dia terkenal sangat misterius bahkan di akademi dia tidak mengikuti kelas apapun dan diberikan kebebasan dalam belajar, hal itu diberikan kepadanya karena dia adalah Star kedua yang juga merupakan seorang penyihir tingkat 7 yang setara dengan para Professor di akademi


Kebanyakan Professor di akademi itu berada di tingkat 7 dan beberapa di antara mereka berada di tingkat 8 dan Kepala akademi berada ditingkat 9 yang merupakan tingkatan sihir tertinggi yang hanya bisa di capai oleh umat manusia saat ini


Semua anggota Seven Star adalah penyihir tingkat 7 ke atas karena posisi mereka itu hampir sama dengan Professor di akademi, tugas mereka adalah memutuskan segala hal yang berhubungan dengan murid-murid akademi dan para Professor di akademi hanya bertugas sebagai pengajar saja


Mereka yang menentukan ketertiban dan peraturan di akademi, mereka juga yang memberikan hukuman jika ada murid yang melanggar peraturan akademi, dan mereka juga yang mengurus segala hal yang ada di akademi terutama seperti ujian atau turnamen-turnamen antar sekolah sihir di seluruh benua


Meski pekerjaan mereka harusnya membuat mereka harus banyak berinteraksi dengan para murid namun nyatanya para murid jarang sekali melihat Eida bahkan bisa dikatakan mereka yang dapat bertemu dengannya adalah mereka yang beruntung


'Jika dilihat dari kemampuannya dia harusnya berada di atas Star pertama namun sepertinya dia tidak tertarik dengan hal seperti itu'


"Bagi kalian yang sudah memanggil High Spirit kalian tidak harus mengikuti pengajaran ini dan seterusnya dan kalian akan lulus pelajaran ini dengan nilai sempurna"

__ADS_1


Kata-kata dari Eida membuat semua orang yang mendengarnya terkejut, walau jika di pikirkan secara logis maka hal itu tentu saja mungkin dan mereka tetap saja terkejut dengan hal itu


Setelah itu Aldrich berdiri dan semua orang melihat ke arahnya, perhatian semua orang terfokus kepadanya kecuali Eida yang hanya melirik sebentar saja ketika Aldrich berdiri dan Aldrich berjalan meninggalkan ruangan kelas itu


__ADS_2