
Kota Fal, 4 Februari 825
Di meja makan terdapat beberapa makanan seperti sup dan daging monster yang sudah di masak, lalu ada buah-buahan yang terlihat cukup segar, Luna duduk di sana namun dia tidak memperhatikan makanannya sedikitpun karena perhatiannya sedang terfokus pada sosok James yang sedang makan
"Luna, kau sekarang sudah dapat menggunakan sihir tingkat 5, jadi aku rasa mungkin kau sudah bisa untuk hidup sendiri"
Luna yang fokusnya terpecah ketika James menyebut namanya dia merasa gugup dan takut setelah mendengar apa yang dikatakan James, dia takut jika James akan membuangnya karena dari perkataannya tersirat kalau yang ingin dikatakan James bukanlah sesuatu hal yang kecil
"Apa aku... sudah tidak berguna lagi, James? Aku---"
Walaupun menggunakan topeng namun dapat dilihat kalau James sedang terkejut karena topeng yang digunakan James hanya menutupi wajah bagian atasnya, sementara dari hidung sampai ke dagunya tidak tertutupi oleh karena itu wajah James yang terkejut dapat terlihat dengan baik
Sementara itu Luna yang sudah salah paham dengan maksud James, dia menundukkan wajahnya sambil menangis dengan air mata yang mulai jatuh ke mangkuk sup miliknya
"Aku--- Aku akan menjadi lebih berguna jadi tolong jangan membuangku"
"Tenanglah Luna, aku tidak berpikir untuk membuangmu"
Ketika mendengar perkataan James kalau James tidak berpikir untuk membuangnya, dia sudah mulai berhenti menangis dan mulai mengusap air matanya yang membasahi wajahnya
"Benarkah, James tak akan membuangku?"
"Tentu saja, namun hal itu kembali kepilihanmu, karena seperti yang kukatakan tadi kau sekarang sudah mencapai tingkat 5 jadi jika kau menginginkannya kau dapat hidup sebagai seorang petualang, karena penyihir tingkat 5 sendiri dapat masuk party rank B"
Yang dimaksud James sendiri adalah Luna yang sekarang sudah cukup kuat untuk hidup sendiri, itupun jika dia memang menginginkan untuk hidup sendiri dan mendapatkan hidup yang lebih baik dari yang dapat James berikan kepadanya
"Tidak... Aku tidak ingin masuk ke party manapun, aku hanya ingin berada di samping James"
"Kau dapat menentukannya lagi nanti pertama-tama aku ingin memberitahumu sesuatu yang penting"
Wajah James tiba-tiba terasa menjadi lebih menakutkan dan juga tatapnya juga mulai berubah, James sendiri tidak bermaksud untuk mengintimidasi Luna dengan hal itu namun hal itu keluar dengan sendirinya tanpa di sadari oleh James
__ADS_1
"Aku rasa kau sendiri sudah tau kalau aku adalah pembunuh yang sudah menjadi buronan di seluruh benua karena itu--"
"Aku tak peduli, aku ingin selalu bersamamu James"
Luna memotong perkataan James karena dia merasa James bermaksud untuk mengatakan kalau Luna terus bersamanya maka hidupnya akan menjadi lebih berbahaya
"Tenanglah, seperti yang kukatakan tadi kau bisa memutuskannya setelah aku selesai berbicara"
"Baik.. Maafkan Aku James"
Luna menundukkan kepalanya merasa salah karena sudah berpikiran yang berlebihan dan langsung memotong perkataan James
"Ketika kemarin aku menyerang salah satu bangsawan aku menemukan kalau ada sebuah kelompok sekte yang menciptakan senjata biologis dengan kekuatan luar biasa mereka menyebutnya Chimera, dan sekte mereka adalah sekte penyembah Evil Gods (Dewa Jahat), aku sendiri awalnya tidak ingin berhubungan dengan mereka namun ketika aku mengetahui kalau mereka menggunakan manusia sebagai percobaan untuk membuat Chimera aku tidak bisa berdiam diri, karena itu mulai sekarang aku mungkin akan bertemu dengan musuh-musuh dengan kekuatan luar biasa dan berbahaya... Jadi apa kau masih ingin bersamaku?"
Ketika mendengar perkataan James kalau mereka menggunakan manusia sebagai percobaan itu amarah Luna meningkat sampai dia menggenggam tangannya dengan kencang
Namun dia juga menyadari kalau kekuatannya tak akan cukup berbuat apa-apa jika musuh memiliki makhluk buatan dengan kekuatan yang tak terbatas, karena itu dia hanya diam dan menenangkan dirinya dan sekarang fokusnya tertuju pada pertanyaan James tadi
Ketika James membunuh Raja Lornheis dia menemukan dokumen tentang bangsawan-bangsawan yang mendukung dan bekerja sama dengan Raja Lornheis, dan James langsung menyerang keluarga bangsawan-bangsawan tadi
"Aku tak peduli jika aku harus terbunuh nanti, aku akan selalu bersama James dan aku tak akan menyesali pilihanku ini"
"Jika itu pilihanmu aku tak akan melarangmu, namun kau harus bertambah kuat karena itu besok akan ada seorang rekanku yang datang ke sini dan dia yang akan menjadi pelatihmu namanya adalah Camila"
"Eh....,bukan James lagi yang akan melatihku?"
Luna agak sedikit terkejut karena dia sendiri tidak pernah mengetahui kalau James memiliki rekan dan juga karena selama ini dia di latih oleh James, dia merasa kalau tidak ada orang yang dapat melatihnya sebaik James
"Elemen yang kau kuasai adalah elemen cahaya sedangkan Elemen yang paling aku kuasai adalah elemen kegelapan jadi aku sendiri tidak percaya diri untuk melatihmu lebih dari ini, selain itu Camila adalah pengguna Elemen cahaya yang hebat menurutku..... Dan juga..."
James berhenti sejenak, dia menyiapkan dirinya untuk mengatakan hal ini kepada Luna
__ADS_1
"Ada apa James?"
"Dan juga aku akan langsung memulai perjalanan besok"
Luna terlihat syok setelah mendengar hal itu, semua pikiran buruk yang dia bayangkan dari tadi mulai mengisi penuh pikirannya, karena hanya ada satu hal yang dia tangkap dari perkataan James, James akan pergi meninggalkannya
"Apa karena aku tak berguna?..."
"Tidak bukan begitu Luna, aku pergi sekarang karena aku takut jika semakin banyak orang yang menjadi bahan percobaan mereka.. karena itu aku harus pergi sekarang"
Luna hanya bisa tertunduk diam, dia ingin membantu namun dia sadar kalau kekuatannya tidak akan cukup membantu bahkan bisa saja dia hanya akan membebani James, karena itu dia membulatkan tekadnya kalau dia akan menjadi lebih kuat hingga dia bisa berguna untuk James
"Aku mengerti, aku akan menjadi lebih kuat lagi agar bisa berguna untukmu James"
James tersenyum hangat karena dia menerima tekadnya Luna
"Tak perlu terburu-buru Luna, aku yakin kau akan menjadi lebih kuat dalam beberapa bulan"
Luna menunjukkan wajah semangat penuh ambisinya dan mereka berdua melanjutkan makan mereka
Beberapa jam setelahnya Luna sudah tertidur di kamarnya karena sekarang sudah tengah malam, dan James yang bersiap pergi dia berdiri di pintu kamar Luna dengan wajah yang terlihat agak sedih
"Aku pergi dulu.. Luna"
James langsung melangkahkan kakinya meninggalkan rumah tersebut, dia berjalan meninggalkan kota hingga sampai di wilayah perbukitan, dia berhenti tepat di depan sebuah bukit
"Kalau begitu ayo pergi.. Luis, Rhys"
"Baik Ketua (x2)"
Dari belakang James mulai muncul dua orang laki-laki dengan menggunakan sebuah jubah dengan tudung kepala yang menutupi wajah mereka, satu dengan senjata sebuah pedang besar yang berada di punggungnya dan yang satunya menggunakan sebuah panah
__ADS_1
"Gate"
James membuka sihir "Gate" dan mereka bertiga masuk ke dalamnya