The Unknown Traveler: To Another World

The Unknown Traveler: To Another World
Chapter 6 - Hasil Akhir


__ADS_3

Tempat latihan prajurit Elhart, 13 Januari 825


"Kali ini aku akan mulai serius"


Domitius yang selalu menggunakan kata "Ayah" untuk menyebutkan dirinya sendiri ketika berbicara kepada Aldrich sekarang menggunakan kata "Aku" yang menunjukkan sekarang dia tidak akan bertarung sebagai Ayahnya Aldrich tapi sebagai Domitius Elhart yang merupakan penyihir terbaik kekaisaran Chlaisteins


Walaupun kemampuan berpedang Domitius sangatlah hebat namun kemampuan sihirnya jauh di atas kemampuan berpedangnya karena hal hal inilah Domitius menjadi orang yang paling ditakuti di kekaisaran


"Full Lighting"


"Holy Javelin"


Tepat ketika Domitius menggunakan sihir tingkat 5 "Full Lighting" Aldrich juga menggunakan sihirnya "Holy Javelin" yang juga merupakan sihir tingkat 5 sehingga kedua sihir mereka bertabrakan namun sihir dari Domitius bisa tetap melaju ke arah Aldrich sementara sihir Aldrich harus lenyap


"Stone Wall"


Ketika menyadari kalau sihirnya kalah Aldrich langsung mengeluarkan sihir tingkat 4 "Stone Wall" untuk pertahanannya dan "Full Lighting" berhasil di tahan walaupun "Stone Wall" nya juga hancur


'Meskipun hanya sihir tingkat 4 namun "Stone Wall" masih bisa menahan "Full Lighting" yang kekuatannya sudah berkurang setelah bertabrakan dengan "Holy Javelin"


'Special Magic, meskipun aku sudah menduganya namun tingkat kekuatannya berada lebih kuat dari dugaanku'


Di dunia ini ada 6 elemen yang merupakan elemen utama yang terdiri dari 4 elemen umum yaitu Api, Tanah, Air dan Angin dan 2 Elemen Khusus yaitu Kegelapan dan Cahaya, 6 Elemen inilah yang umumnya di miliki oleh orang-orang di dunia ini walaupun Elemen kegelapan dan Cahaya sendiri termasuk ke dalam elemen khusus yang setidaknya ada ratusan dan bahkan ribuan orang di setiap kerajaan yang bisa menggunakan salah satu dari kedua Elemen tersebut namun jika penggunanya tidak cukup kuat untuk menggunakannya mereka hanya akan bisa menggunakan sihir tingkat 3 saja


Berbeda dengan 4 elemen umum, elemen kegelapan dan elemen cahaya tidak bisa digunakan semudah itu pengguna kedua elemen ini memerlukan usaha 5X lebih keras dari pengguna elemen lain untuk meningkatkan kemampuan mereka sampai batas kemampuan, selain itu walau mereka berusaha sebisa mereka jika batas kemampuan mereka berada di antara rata-rata hal ini akan membuat mereka putus asa, karena itu kebanyakan pengguna kedua elemen ini lebih memilih untuk tidak mendalami sihir mereka


Karena hal inilah walaupun termasuk Elemen khusus elemen kegelapan dan elemen cahaya bukanlah elemen yang hebat jika kemampuan penggunanya hanya dikisaran rata-rata namun jika pengguna kedua elemen ini adalah orang berbakat yang bisa menggunakan kedua elemen ini sampai elemen tingkat 5 ke atas pasti akan terkenal karena kedua elemen ini lebih kuat dari pada elemen biasa sihir tingkat 3 dari kedua elemen ini hampir sama kekuatannya dengan sihir tingkat 4 elemen biasa karena inilah kedua elemen ini di sebut dengan elemen khusus


Di dunia ini masih ada beberapa elemen lain selain 6 elemen utama tersebut yang di sebut dengan elemen spesial, beberapa dari elemen ini berasal dari elemen original yang di tingkatkan seperti elemen es yang berasal dari elemen air dan beberapa elemen lainnya memang merupakan elemen original seperti elemen petir yang hanya bisa di gunakan oleh orang yang memang terlahir dengan bakat untuk menggunakannya seperti Domitius yang memiliki bakat untuk menggunakan elemen petir


Hal yang menjadi pembeda antara elemen utama dan elemen spesial adalah tingkat kekuatannya, sihir tingkat 3 elemen spesial sedikit lebih kuat dari pada sihir tingkat 4 elemen utama, karena hal itulah meskipun sama-sama merupakan sihir tingkat 5 "Full Lighting" dari Domitius lebih kuat dari pada "Holy Javelin" dari Aldrich, karena kekuatan dari elemen spesial ini tidak merata dengan elemen lain sehingga Domitius menjadi salah satu penyihir terkuat kekaisaran

__ADS_1


'Untuk menahan satu sihir elemen petir aku memerlukan dua sihir, apakah lebih baik aku menggunakan sihir elemen es'


Untuk melawan elemen spesial maka perlu elemen spesial juga adalah pemikiran sederhana yang pasti siapapun bisa mengetahuinya, meskipun elemen spesial memiliki kemampuan yang tidak adil namun bukan berarti tidak terkalahkan karena elemen biasa pun dapat ditingkatkan menjadi elemen spesial walaupun tidak semua orang bisa meningkatkan elemen mereka


'Lebih baik aku tetap menyimpannya untuk sekarang, perkembangan kekuatan yang terlalu cepat akan membuat orang-orang curiga'


"Seperti yang di harapkan dari Putraku, kau juga bisa memotong rapalan"


Ada dua jenis rapalan yang di ketahui di dunia ini pertama adalah rapalan biasa dan yang kedua adalah rapalan pendek, untuk rapalan sihir biasa selalu menggunakan dua rapalan yang pertama yaitu kategori sihirnya seperti "Extra Magic" atau "Fire Magic" dan yang kedua adalah jenis sihirnya seperti "Full Lighting" atau "Holy Javelin" dan rapalan pendek adalah jenis rapalan yang hanya menyebutkan jenis sihirnya saja dan rapalan jenis kedua inilah yang di gunakan oleh Domitius dan juga Aldrich


Rapalan pendek memiliki keuntungan besar dalam pertarungan karena dengan menggunakan rapalan pendek seorang penyihir dapat bertarung dalam pertarungan jarak dekat sekalipun karena tidak memakan banyak waktu pada saat merapalkan sihir namun tentu saja rapalan pendek sangat sulit untuk dikuasai karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi ketika merapalkan sihirnya selain itu rapalan pendek juga menguras banyak tenaga


'Meskipun memiliki kecepatan yang mengagumkan tetap saja rapalan pendek ini terasa seperti pedang bermata dua'


Bagi seorang penyihir yang umumnya berada di posisi belakang dari sebuah party dan selalu melakukan serangan jarak jauh sehingga mereka hampir tidak pernah melakukan pergerakan yang banyak karena itu kemampuan fisik mereka tidaklah bagus dan mereka tidak akan sanggup untuk melakukan rapalan pendek yang memakan banyak tenaga mereka


Selain itu juga memerlukan latihan yang berat untuk melakukannya dan terlebih lagi rapalan biasa saja umumnya sudah cukup bagi mereka, karena kebanyakan penyihir adalah petualang dan pemburu yang bergerak dengan kelompok party yang memiliki anggota dengan komposisi yang seimbang


Domitius sedikit mengangguk dengan senyuman kecil di wajahnya ketika mendengar perkataan Aldrich


"Ah, benar juga, jika kau dapat melakukan sihir tanpa rapalan hal kecil seperti ini bukanlah sesuatu yang luar biasa..."


"Sihir tanpa rapalan bukanlah sesuatu yang luar biasa, Aku yakin ayah juga pasti bisa melakukannya"


'Aku harus membuat obrolan ini sedikit lebih lama'


Bagi Aldrich dia sedang berada di posisi yang tidak di untungkan, selain sudah menggunakan 2 sihir lebih banyak dari pada Domitius perbedaan kekuatan fisik mereka lumayan jauh, jadi tidak menguntungkan untuk Aldrich melakukan pertarungan yang terlalu lama sehingga pilihan terbaiknya adalah memulihkan tenaganya dan menggunakan satu serangan besar untuk langsung mengakhiri pertandingannya


"Kau tau, kau tidak perlu berbohong hanya untuk mengobrol dengan Ayahmu"


Aldrich terkejut dengan nafasnya yang terhenti sebentar namun Aldrich berhasil menutupi keterkejutannya dengan menggunakan poker facenya, fakta bahwa Ayahnya yang sekarang merupakan lawannya mengetahui rencananya adalah sesuatu yang buruk baginya

__ADS_1


'Aku harus menahan ini sedikit lagi'


"Tentu saja aku tidak berbohong, dengan kemampuan yang Ayah miliki, sihir tanpa rapalan bukanlah sesuatu yang sulit"


'Tentu saja aku tidak berbohong setidaknya untuk sihir tanpa rapalan yang ini bukanlah hal yang sulit'


"Kau tau Ayah sudah mengenalmu lebih lama dari kau mengenal dirimu sendiri karena itu Ayah bisa mengetahuinya, sekarang kau pasti sedang berpikir untuk mencoba mengakhiri pertandingan ini dengan sekali serangan bukan?"


Domitius berhenti berbicara dan memberikan sedikit senyuman kecil licik kepada Aldrich, sementara Aldrich terdiam memikirkan rencana lain


"Kalau begitu biarkan Ayahmu ini yang mengakhiri pertandingan ini"...... "Dragon Lighting"


'Oi, oi, oi, bukankah ini sudah berlebihan'


"Dragon Lighting" sendiri merupakan sihir tingkat 6 namun dengan ketidak rataan tingkat kekuatannya menjadikan Dragon Lighting memiliki kekuatan yang sedikit lebih kuat dari pada sihir tingkat 7


'Holy Judgement dan Stone Wall aku rasa cukup untuk menghentikannya namun areanya cukup luas maka leb-- Ha'


"Ice Fortress"


Sihir "Dragon Lighting" dari Domitius berhasil di tahan Aldrich dengan sihir pertahanan tingkat 8 "Ice Fortress" yang berbentuk seperti sebuah benteng yang terbuat dari es, meskipun berhasil di tahan namun "Ice Fortress" juga setengah hancur dan lapangan latihan lumayan berkabut akibat benturan "Dragon Lighting" dan "Ice Fortress"


Aldrich hampir terjatuh namun dia berhasil mempertahankan posisinya berdirinya dengan nafas yang terengah-engah melihat ke arah kiri dan kanannya ada 4 orang prajurit di sisi kiri dan sisi kanannya yang terbaring jatuh, sesaat ketika dia memikirkan caranya untuk menahan sihir Domitius, Aldrich melihat para prajurit itu melompat ke arahnya, sepertinya mereka mencoba untuk melindunginya namun karena mereka memasuki area serangan Domitius Aldrich terpaksa menggunakan "Ice Fortress" untuk melindungi mereka


'Sialan tenagaku sudah habis dan Manaku juga sangat sedikit'


Domitius mengambil pedangnya yang berada tak jauh darinya dan dia pun berjalan ke arah Aldrich, Aldrich yang melihat ini dari sela-sela "Ice Fortress" yang setengah hancur mencoba untuk bergerak


'Jika menggunakan kabut ini setidaknya--'


"Tak perlu membuat strategi lagi Aldrich, Kau lulus"

__ADS_1


__ADS_2