
"Wah yang baru saja selesai ber anu anu," Aulia tersenyum menyambut kedatangan Daniel.
"Aulia.."
Aulia memperlihatkan sebuah video yang menampilkan Daniel dan Ulfa sedang senam kebugaran tubuh.
"Aulia..."
"Cih, jika bukan karena aku ingin membongkar rahasia Yudi. Aku sudah muak melihat kamu, mas."
"Aulia, kamu harus menjelaskan kata-kataku. Aku tidak benar-benar melakukannya. Aku di jebak."
"Tidak benar-benar melakukannya tapi ekspresimu benar-benar menikmati apa yang kamu lakukan."
"Aulia, aku."
"Huft, sebenarnya bukan tipeku untuk mengajak orang yang sudah berkhianat bekerja sama. Tapi karena ini demi kebaikan kita semua di kemudian hari, aku akan mengesampingkan masalah kamu dan Ulfa."
"Apa maksud kamu?" tanya Daniel.
Aulia udah menceritakan bahwa Yudi lah yang berada di balik semua peristiwa yang terjadi antara Daniel dan Ulfa.
Daniel memejamkan mata dan merasa sangat dikecewakan oleh Yudi dan Ulfa. Tapi ada bagian kecil dari hatinya yang justru menikmati dan ingin mengulang apa yang terjadi antara dia dan Ulfa.
"Apa yang ingin kamu lakukan?"
Aulia kemudian menceritakan tentang rencana yang akan dia mainkan bersama Daniel.
"Tidak, Kenapa kamu akan memberitahukan video ini kepada keluargaku? apa kamu mau keluargaku mengecam aku sebagai laki-laki yang tidak bertanggung jawab?"
"Jika bukan aku yang memberikan video ini kepada kedua orang tuamu, Yudi sendiri yang akan melakukannya. Jadi kamu tinggal pilih saja kamu mau aku yang memberitahukan ini kepada kedua orang tuamu atau justru Yudi, dan akibatnya kamu pasti sudah tahu bahwa jika kita bercerai maka mana saja pihak yang membuat kerugian maka pihak tersebut akan memberikan perusahaannya kepada pihak yang dirugikan."
Daniel terdiam, dia kemudian menyadari bahwa rencana Aulia ini untuk menyelamatkan kedua perusahaan agar tetap pada pemegang saham masing-masing.
Dengan berat hati, Daniel akhirnya menyetujui apa yang direncanakan Aulia.
Malam harinya..
__ADS_1
Semua keluarga berkumpul karena masing-masing sudah mendapatkan video yang dikirimkan oleh Aulia.
Tentu saja, Daniel merasa sangat kecewa karena untuk pertama kalinya dia merasakan amarah dari dua keluarga. Daniel menangkap ekspresi bahagia yang terpancar dari wajah Yudi, yang kebetulan juga ikut dalam pertemuan kedua keluarga.
Aulia melihat ke arah orang kepercayaan yang baru saja datang dan melihat di balik jendela rumah.
Aulia sengaja mendatangkan orang itu agar nantinya bisa memutar bukti kebusukan Yudi selama ini.
Yudi terlihat menikmati saat dua keluarga sedang mencaci-maki Daniel.
Daniel bahkan terkejut saat melihat kedatangan Ulfa.
Aulia rupanya sudah mendatangkan Ulfa untuk bisa dengan cepat membongkar kebusukan Yudi. Aulia ingin sekali menyingkirkan Yudi dari keluarganya agar hidupnya bisa menjadi lebih baik.
Daniel terus saja mencuri pandang ke arah Ulfa, Aulia tersenyum kecut melihatnya.
Cih, mulutnya berkata bahwa itu tidak sengaja dilakukan. Tapi nyatanya justru menikmati dan bahkan terlihat tergila-gila sekarang.
"Aku ingin bercerai," ucap Aulia membuat semua orang terkejut, kecuali Yudi yang bersorak dalam hati karena berpikir bahwa sebentar lagi keinginannya untuk menguasai perusahaan Aulia akan tercapai.
"Tidak, tidak. Aku tidak ingin bercerai. Apa kamu tega memisahkan aku dan bayiku hanya karena hal yang tidak sengaja aku lakukan," ucap Daniel.
"Cukup. kamu sudah terlalu banyak bicara dan sekarang tolong jangan bicara lagi." Ucap Aulia.
"Aulia, seharusnya kamu sadar bahwa sebenarnya suami kamu tidak menyukai sikap kamu yang selalu saja marah karena Daniel tidak ingin mengakui kesalahannya kepada keluarga. Kamu wanita egois yang selalu ingin menang dan diperhatikan sepanjang hari, tidakkah kamu mengetahui jika Daniel juga menginginkan hal yang sama? jangan hanya kehamilan ini kamu menggunakan kesempatan untuk terus marah dan tidak mau membujuk Daniel seperti biasanya."
Daniel memberikan tatapan tajam kepada Ulfa, dia tidak menyangka jika usaha akan mengatakan itu di depan keluarga besarnya.
Aulia tersenyum penuh kemenangan, dia tidak menyangka bahwa rencananya untuk tidak melibatkan Ulfa, justru membongkar kebusukan Daniel selama ini di depan keluarga.
"Aulia, apa benar jika selama ini kamu merasa tertekan dengan sifat Daniel yang satu ini?" tanya mama Daniel
"Ya."
"Lalu kenapa kamu tidak memberitahukan kepada kami?" tanya papa.
"Bagaimana bisa Aulia memberitahukan kepada kalian? Aulia sangat mencintai Daniel. Terutama saat Aulia sedang hamil, dan kehamilan ini merupakan impian kami sejak awal pernikahan."
__ADS_1
"Tidak, ini tidak ada dalam perjanjian pernikahan yang kami buat untuk kalian. Dimana seharusnya isi dari perjanjian itu cukup untuk membuat kalian berdua merasa bahagia dan tidak ada yang merasa dirugikan masing-masing," ucap Mama.
"Dan Karena sekarang Aulia sangat dirugikan oleh Daniel. Maka, perjanjian tetaplah perjanjian yang harus di selesaikan," ucap Yudi.
Semua keluarga menatap Yudi karena mereka tahu ke mana arah pembicaraan Yudi.
"Aku sudah menyiapkan semua berkasnya untuk itu," ucap Yudi dengan penuh semangat.
Yudi kemudian memanggil orang yang sedari tadi berada di mansion. Orang yang sama yang sudah beralih dan memilih untuk bekerja sama bersama dengan Aulia.
Orang itu masuk segera menyerahkan beberapa dokumen kepada keluarga Aulia dan Daniel.
Yudi tersenyum karena berpikir bahwa dokumen itu adalah isi dari surat perjanjian yang mana, salah satu pihak merasa dirugikan maka pihak yang membuat kerugian harus memberikan perusahaan kepada yang di rugikan.
Aulia kemudian memberikan isyarat kepada orang suruhannya itu setelah menangkap ekspresi terkejut dari mama dan juga keluarga Daniel. Agar memutar video kebusukan dan rencana Yudi.
"Aku masih punya satu kejutan lagi untuk kalian."
Yudi berpikir jika Aulia mempunyai bukti lain atas kejahatan Daniel.
Semua anggota keluarga beserta Yudi mengikuti langkah kaki Aulia menuju ruangan utama. Orang suruhan Aulia memberikan flashdisk kepada Aulia.
Yudi sedikit mengerutkan dahi saat orang kepercayaan itu justru memberikan flashdisk itu kepada Aulia.
Apa yang dia lakukan? apa Aulia juga meminta tolong kepadanya untuk mencari tahu tentang semua perihal Daniel dan Ulfa?
Video kemudian diputar dan menunjukkan aktivitas Yudi, dan juga beberapa pembicaraan yang segera ingin mengambil alih perusahaan keluarga Aulia untuk membalaskan dendam. Dalam video tersebut juga terdapat adegan di mana Yudi mendatangi rumah orang tuanya dan berjanji akan segera mendapatkan perusahaan Aulia.
Semua tatapan tajam segera beralih menatap Yudi. Aulia tersenyum penuh kemenangan.
"Maaf, jika ternyata aku harus mencampur masalah ini dalam masalah yang terjadi antara aku dan Daniel. Karena aku ingin memberitahukan kepada kalian, bahwa ada duri dalam daging yang harus di cabut sebelum duri itu menyebabkan infeksi."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
AuliaAuliaAulia