
Ketika mobil Anna tiba di rumah, Anna melihat mobil Chia berada di teras rumahnya. Bingung yang sedang Anna rasakan seketika hilang karena Anna akan bertemu dengan sahabatnya.
Anna berlari kecil masuk ke rumahnya mencari keberadaan Chia dan sayup-sayup terdengar suara tawa khasnya Chia.
"Hey..." sapa Anna, pintu kamar Rizki terbuka, Anna masuk begitu saja.
"Udah makan siangnya?" Chia bertanya sambil menerima pelukan hangat dari Anna.
"Lu kok gak bilang mau datang?" kini Anna bertanya Chia, Anna tidak menjawab pertanyaan Chia dan Chia tertawa.
"Gue kepikiran lu, Na...tapi yang gue pikirin malah lagi happy-happy," jawab Chia dan kini Anna tersenyum tipis, mana ada happy-happy saat makan siang bersama Daniel tadi.
"Anak kecil mana anak kecil?" kini Anna bertanya tentang Alisha, Rizki berjanji menjaga Alisha tapi saat ini tidak Alisha di kamarnya.
__ADS_1
"Baru 10 menit yang lalu di bawa ke taman oleh susternya, saya mengawasi Alisha dari sini," jawab Rizki, Rizki menunjuk dimana Alisha berada, Alisha sedang di taman belakang rumah dengan pengasuhnya, setelah puas tidur siang tadi, Alisha terbangun dan dia merajuk untuk bermain.
Anna melambaikan tanggannya pada pengasuh Alisha, benar yang dikatakan oleh Rizki dari balkon kamar Rizki ini bisa melihat jelas apa yang terjadi di halaman belakang rumah.
"Lu kapan datang?" kini Anna membalikan tubuhnya kembali ke arah Chia, berdiri bersandar pada tembok pembatas.
"Kak Rizki bilang sih....10 menit dari lu jalan tadi,"
"Waw...sorry, lu kelamaan nunggu gue dong," Anna sedikit menyesal karena seharusnya Anna cepat kembali saja ke rumah saat Daniel tadi pergi, tidak perlu ada drama dengan Mama Mertuanya.
Obrolan terus berlanjut, Anna merasa terhibur dengan adanya Chia dan tepat jam 4 sore, Chia pamit. Chia harus pamit karena harus kembali ke kantornya.
"Sign waktu kunjungan Aku dong, Kak." pinta Chia pada Rizki, Anna tertawa begitu juga dengan Rizki.
__ADS_1
"Nasib sales emang begini, Na. Beruntung lah lu udah jadi nyonya sekarang, gak perlu kerja model gue," ucap Chia lagi dan Rizki menganggukkan kepalanya.
"Kapan polisnya bisa saya terima?" Rizki bertanya sambil memberikan tanda tangannya di selembar kertas.
"Bayar juga belum...udah minta polisnya aja," jawab Chia dan Rizki tersenyum.
"Saya transfer nanti malam, kamu chat saya saja berapa yang harus saya transfer dan nomor rekeningnya jangan lupa," jawab Rizki dan Chia tersenyum, Sukses bagi Anna....Rizki membeli salah satu produk asuransi dari kantornya dan Anna hanya bisa tersenyum saja, ikut bahagia saat sahabatnya bahagia tanpa ingin mengetahui detail transaksi mereka.
Anna mengantar Chia sampai ke depan pintu mobilnya.
"Kak Rizki gugup waktu lu cipika-cipiki," ucap Anna dan Chia tertawa.
"Gue lupa, Na....Biasanya kalo ketemu anak-anak kita begitu, Ih gue sok akrab banget yah," Chia terkekeh sendiri, menertawakan kebodohan dirinya sendiri dan Anna menepuk bahu Chia.
__ADS_1
"Kak Rizki dapet rejeki lah, dia di peluk sama lu," canda Anna dan Chia semakin tertawa.
Chia masuk kedalam mobilnya, semangat kembali ke kantor dan Anna terus menatap kepergian mobil Chia sampai benar-benar hilang dari pandangannya.