Tox1d Relationsip

Tox1d Relationsip
Rizki Dharmawan


__ADS_3

Senin pagi, Anna sibuk dengan rutinitasnya, Mama Riana belum juga datang pagi ini, Anna masih belum bisa menghubungi Mama Riana sampai tadi malam, Anna sudah ingin menagih uang belanja kemarin pada Ibu Mertuanya itu.


"Na, tolong pilihkan kemeja untuk saya," pinta Rizki, setelah Rizki sarapan bersama Anna karena Daniel yang juga tidak kembali karena harus ke luar kota, kini Anna melayani keperluan Rizki yang akan kembali ke kantornya.


Anna dengan cepat membuka lemari pakaian Rizki, dipilihnya kemeja kotak-kotak kecil berwarna hitam.


Rizki sepertinya sudah siap dengan aktifitasnya di kantor lagi, hari minggu kemarin Rizki juga sudah menghubungi Andri, Assisten pribadinya, Andri akan tiba di rumah ini pukul 8 pagi.


Hubungan Andri dan Rizki sempat tegang dan berakhir karena kesalahpaham yang di buat oleh Mama Riana, ditambah dengan kasus penyelewengan kekuasaan yang juga di rekasaya oleh Daniel sempat membuat Rizki marah dan kecewa pada orang kepercayaan itu, bahkan Andri harus menginap di sel tahanan selama 1 tahun dan semua itu tentu saja karena ulah Mama Riana dan juga Daniel.


Tapi semua itu sudah berakhir, sekitar 1 bulan yang lalu keduanya sudah saling memaafkan dan ini lah hari baru untuk Rizki dan Andri.

__ADS_1


Rizki dengan cepat menggunakan kemejanya, masalah celana panjang sudah Rizki gunakan tadi di bantu oleh perawat laki-laki yang biasa datang dan pergi sesuai dengan kebutuhan Rizki.


"Na, makan siang saya tolong kamu siapkan yah," pinta Rizki dan Anna tersenyum.


"Udah siap dong, Kak." Rizki tersenyum dengan jawaban Anna, Anna memang menjadi andalannya saat dirinya mengalami krisis kepercayaan pada semua orang.


"Doakan saya bisa berpikir jernih dan tenang, saya harus kuat menghadapi kondisi di kantor yang sudah 2 tahun saya lepas begitu saja," ucap Rizki dan Anna yang sedang duduk di tepi tempat tidur Rizki tersenyum.


Tepat jam 8 pagi, Andri datang dan langsung naik ke lantai 2. Kedua laki-laki yang dulu akrab kini berjabatan tangan.


"Siap Ndri?" tanya Rizki dan Andri tersenyum.

__ADS_1


"Saya selalu siap untuk Bapak," jawab Andri dan Anna tersenyum mendengarnya, walaupun Anna belum begitu kenal dengan Andri tapi Anna bisa melihat Andri bisa Anna percaya untuk menjaga Rizki dengan baik.


Kursi roda Rizki kini sudah dalam kendali Andri, Anna berjalan di samping Rizki, kini mereka bertiga masuk ke dalam ruang kerja Rizki, di dalam kamar kerja itu terdapat lift yang selalu di gunakan Rizki untuk naik atau turun dari lantai 1 ke lantai 2 ataupun sebaliknya.


Anna berjalan ke dapur mengambil kotak makan yang sudah Anna siapkan untuk Rizki lalu mengejar Rizki dan Andri yang berjalan terlebih dahulu.


Anna memberikan kotak makan tersebut pada Andri setelah Rizki duduk di dalam mobil hitamnya.


"Anna bikin buat 2 porsi, Bang Andri bisa ikut makan bareng Kak Rizki," ucap Anna dan Andri tersenyum tipis.


Mobil hitam besar kini mulai berjalan meninggalkan Anna yang berdiri di depan teras rumah.

__ADS_1


"Doa terbaik untuk kalian semua," ucap Anna lalu kembali masuk kerumah.


__ADS_2