Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 12


__ADS_3

gara-gara mereka kantin jadi penuh oleh siswi-siswi disekolah.


"ishh,ini bukan istirahat namanya" gerutu Lea.


gengnya El mendekat ke arah meja Lea, dan itu membuat mereka yg dekat dengan meja Lea mengira-ngira akan mendekati mereka,


tapi..... ya itu mereka salah sangka hihi kasian.


"mau apa lo semua kesini" ucap Lea dengan ekspresi jenuh.


" ya makanlah" Vano berucap dengan nada agak sinis.


" ya maksud gw ngapain lo duduk di meja gw" ucap Lea.


" alasannya ya sama seperti lo kemarin, tempat duduk nya penuhh" ucap Vano.


" yaudahlah terserah lo pada, gw cabut dulu bayy" ucap Lea setelahnya dia pun pergi.


Elvio dari tadi terus menatap ke arah Lea sampai Lea pergi pun tetap di tatap.


" woyy, gw curiga si El suka sama si Lea" kata Vano.


" ya biarin aja, malahan seneng gw kalo si El suka sama Si Lea" ucap Varo, entah kenapa dia merasa kalo Lea cocok dengan El.


" dihh,najis dah, yang ada malah tambah runyam semuanya" ucap Vano dengan bergidik.


" nah sekarang gw yang curiga sama lo, jangan-jangan lo juga suka sama si Lea" ucap evan dengan memicingkan mata.


" gw?,,najis banget gw suka sama si Lele" Vano menunjuk dirinya sendiri,dan memberi nama sembarangan.


"Lea bukan lele" ucap edgar yang daritadi menyimak akhirnya buka suara,dan ini pertama kalinya dia berucap panjang ya walaupun 3 kata itu sudah disebut panjang oleh mereka karena selain El dia juga memiliki sifat dingin.


"mau Lea mau Lia kek gak peduli gw" ucap Vano.

__ADS_1


" udah-udah kapan makanya ini" ucap Varo


" belum pesen bego" ucap evan.


" ya makanya pesen sana,jngan ngebacot mulu" ucap Vano.


"ehh,lu yang ngomong terus" ucap Evan.


" udah sana pesen" ucap El yang akhirnya bersuara.


"iya" ucap Evan males.


.


.


.


.


.


.


setelah dari kantin Lea menuju ke kelasnya,tapi dia ingin ke kamar mandi terlebih dahulu.


tidak ada siapapun dikamar mandi hanya dia,


setelahnya dia masuk ke wc, saat dia keluar dia melihat ada Jessica dan gengnya.


" kenapa??" ucap Lea sambil mencuci tangan nya, dia melihat jelas di mata Jessica terlihat kilat kebencian saat menatap nya.


"gw ingetin sama lo jangan pernah deket-deket sama geng darkness,terutama El" ucap Jessica sambil menunjukan wajah Lea.

__ADS_1


ya gengnya Elvio mempunyai nama khusus untuk gengnya disebut Darkness karena mereka mempunyai sisi kegelapan dan itu akan dijelaskan di bab selanjutnya.


"sorry bukan gw yang ngedeketin mereka,tapi mereka yang ngedekitin gw" ucap Lea.


"mereka gk bakal ngedeketin lo kalo Lo gk mancing mereka" ucap Jessica masih dengan menunjuk wajahnya.


"turunin tuh tangan" ucap Lea dengan nada dingin dan terlihat serius.


"hehh, siapa Lo,Lo gk berhak ngatur-ngatur gw" ucap Jessica menekan jarinya di kening Lea.


Lea memegang tangan Jessica dan memelintir nya dengan keras, hingga mampu membuat Jessica kesakitan dan teman-teman nya pun terkejut.


"harusnya gw yang bilang gitu, lo jangan ngatur-ngatur hidup gw,mau dekat dengan siapapun itu hak gw" ucap Lea masih memelintir tangan Jessica,malah bertambah.


"ahkkk,sialan lepasin sakit, awhs,awhs lepas" Jessica teriak kesakitan dan meminta Lea untuk melepaskannya.


"bantuin gw sialan,malah ben- awsh" Jessica meminta bantuan temannya,tapi Lea menambah kekuatan pelintirannya.


"apa saat gw meminta lo untuk lepasin gw,lo lepasin hahh?" Lea berkata dengan marah.


" lepas hiks sakit" Jessica menangis kesakitan.


"gw bakal lepasin asal lo meminta mohon kepada gw,dan lo harus jadi babu gw selama sebulan ehh enggak 2 bulan,gimana mau ngga" ucap Lea.


" sialan aww,aww,iya-iya gw mau, pliss gw mohon lepasin gw " akhirnya Jessica memohon untuk di lepaskan.


"ok deal" akhirnya Lea melepaskan tangan Jessica.


bersambung


haii aku datang lagi nih bawa episode baru


semoga suka sama ceritanya ya

__ADS_1


biasakan setelah membaca untuk like komen yaa,,semangatt teruss.


__ADS_2