Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 45


__ADS_3

Ya tuhan kenapa semuanya menjadi rumit, kembalikan lah keluarga ku yang utuh Tuhan kumohon"ucap Erick menangis dalam diam,sama halnya dengan Hendra dia merasa hidupnya menjadi hampa dia tidak peduli dengan berita yang sudah tersebar kemana-mana yang dia pedulikan sekarang hanyalah bagayagar Lea bisa memaafkannya itu saja.


...****************...


keesokan harinya Lea bangun kesiangan dia bangun jam setengah tujuh dia terlena dengan nyamannya kasur yang empuk itu.


"aduhh dimana sabuk gue"ucap Lea panik dia mencari sabuk kesana sini ternyata ada di luar di sofa mungkin kemarin Lea lupa merapikan nya jadi dia simpan di sofa.


"ini gue belum siapin buku pelajaran,Yaampun Le lu masih aja kaya gini gak dulu gak sekarang haish kapan gue bisa berubah"ucap Lea lalu dengan cepat dia memasukkan buku pelajaran hari ini, setelah semuanya selesai dia segera keluar dari Apartemennya dan segera mencari taxi setelah mendapat taxi dia buru buru masuk dan dia dengan cepat mencari Hp nya tapi dicari tidak ketemu.


"****,kenapa hp gue bisa Ketinggalan ah sial"umpat Lea tertahan karena ada supir taxi tidak mungkin Lea mengumpat dengan keras.


setelah sampai disekolah Lea dengan tergesa-gesa lari ke gerbang untungnya saat pak satpam baru mau menutup gerbang.


"pakk tunggu dulu jangan ditutup gerbangnya"teriak Lea,Lea lari sangat kencang saat sampai dekat gerbang Lea terengah-engah.


"aduhh si Neng pake telat segala untung belum ditutup,yaudah cepetan masuk,nanti lagi jangan kesiangan"ucap pak satpam itu.


"siap pak,hah aduh capek banget makasihh pak"ucap Lea dibalas anggukan oleh pak satpam lalu Lea segera masuk,setelah sampai kelas dia melihat Nara seperti menelpon seseorang.


"Naraa"ucap Lea saat sampai dibangkunya.

__ADS_1


"Leaa!aku telepon kamu tapi gak diangkat angkat ih,aku kira kamu gak bakal sekolah"ucap Nara cemberut.


"aduh sorry Hp gue ketinggalan gue buru-buru tadi,gue bangun kesiangan udah ah,loe bawa minum?"tanya Lea.


"bawa,lo mau?"ucap Nara,Lea mengangguk rasanya tenggorokannya kering.


"iya gue haus banget gue lari lari"ucap Lea,Nara memberikan botol minum yang berwarna pink,Lea tidak suka dengan warnanya,Lea dengan segera meminum airnya dengan rakus.


"gleg,gleg,gleg"


"ahh segarnya, thanks ya"ucap Lea membalikkan botol minum Nara.


"iya sama-sama"balas Nara.


bel istirahat berbunyi tandanya semua siswa dan siswi istirahat.


"eh kekantin yuk"ajak Nara perutnya sudah keroncong dari tadi.


"aduhh,,perut gue sakit nih lo duluan aja gue mau ketoilet dulu bisa kan"ucap Lea perutnya tiba tiba mulas memintanya untuk mengeluarkan Makanan tadi malam.


"emm,,yaudah gpp aku nunggu kamu aja deh"ucap Nara karena jika dia sendiri yang kekantin maka takutnya akan banyak yang menjahilinya dia takut.

__ADS_1


"yaudah deh lo tunggu sebentar ya"ucap Lea tanpa ambil pusing karena saat ini perutnya benar benar mulas,lalu dia lari ketoilet perempuan.


setelah selesai membuang hajat dia keluar tapi sebelum keluar dia mendengar ada suara langkah masuk.


"gue bener bener muak sama si Jessica,dia kaya ngemanpaatin kita"ucap seseorang siapa lagi jika bukan Hellena.


"bener banget gue pengen rasanya ngelawan si Jessica tapi apalah daya kekuasaan mengalahkan semuanya"keluh Aileen.


Lea mendengar keluhan mereka pun menyeringai dia akan manfaatkan situasi itu lalu dengan cepat dia membuka pintu toilet.


mereka berdua kaget melihat Lea ada disini,mereka merasa ceroboh karena tidak memeriksa terlebih dahulu itu toilet, keringat dingin keluar dari kening mereka.


Deg,deg,deg


jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya padahal bukan monster atau hantu tapi mereka setakut itu dengan Lea,Lea menyeringai puas melihat mereka ketakutan seperti itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.

__ADS_1


.


bersambung.


__ADS_2