Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 48


__ADS_3

Lea masih betah menertawakan mereka berdua.


"sorry tapi lo berdua itu takut apa gimana sii sama si Jessica sampe mau disuruh ini itu sama dia sorry tapi gue ngakak hahah"ucap Lea masih tertawa.


"kita bukan takut sama si Jessica tapi kita takut dengan kekuasaannya"ucap Hellena diseberang sana dengan kesal.


"woo,santai sis"ucap Lea.


"ok gini aja lo berdua pancing si Jessica untuk bertemu gue biar gue urus dia dan lo berdua bisa pergi je Apart gue"ucap Lea memberi usul.


"tapi gimana cara pancingnya?"tanya Hellena bingung.


"itu urusan lo berdua pikirkan sendiri gue udah ngasih usul,oh dan satu lagi gue harap lo berdua gak main-main sama gue ingat lo berdua ngelakuin gue dulu kaya gimana gue bakal lakuin hal yang lebih dari itu jika lo berdua ada niatan untuk bermain-main sama gue camkan itu!!"ancam Lea dengan mimik muka datar,Hellena meneguk ludah kasar walaupun mereka berbicara ditelepon tapi Hllena merasa ada Aura dingin itu menakutkan."i-iya gue gak mungkin main main"ucap Hellena gugup.


"Hem, sepulang sekolah,ingat!"ucap Lea lalu dia mematikan sambungan teleponnya.


Tutt


"gue gak sabar buat peyek peyek si Curut gak tau diri itu"ucap Lea rasanya tangannya sudah gatel ingin membuat si Jessica hancur sehancur hancurnya.


Lea pun masuk kembali ke dalam kelasnya.


"udah nangisnya?"ledek Lea kepada Nara.

__ADS_1


"ihhh udah dong jangan gitu"rengek Nara, walaupun umurnya sudah besar tapi Nara sifatnya masih kek bocil menggemaskan,jadi Lea tidak tega setiap kali melihatnya.


"Hahaa iya iya,udah jan nangis lagi malu tuh diliatin sama temen temen"ucap Lea,dia tidak mengarang memang benar semua teman teman Lea memperhatikannya.


"......." Nara cemberut.


"woii semuanya dengerin gue"ucap Ketua kelas dia laki laki Namanya Gery Mahesa.


semuanya terdiam dan melihat kearahnya.


"Cakep,dengerin ya akan ada guru baru disekolah kita dan guru baru itu akan mengajar di kelas ini hari ini,gue denger denger dari kelas sebelah kalo tu guru,sangat killer dan dingin gak ada kata maap kalo muridnya ngelakuin kesalahan langsung dihukum tu murid,jadi gue harap lo semua harus bisa mingkem dan satu lagi awas lo semua jangan asal ceplos!"ucap Geryy mengingatkan mereka dengan panjang lebar.


"Haa seriusan ihh,gak cukup satu apa udah pak Heru aja yang jadi guru killer jangan nambah"keluh siswi yang bernama sisil.


"laki-laki"jawab Geryy.


"wah ganteng kagak?"tanya sisil heboh.


"yee mene ketehe"jawab Gerry.


"sialan lo"dengus sisil,dan masih banyak lagi percakapan yang lainnya Lea tidak peduli dia asik dengan dunianya sendiri begitupun dengan Nara dia masih asik ketawa dan ketiwi dengan Lea, moodnya gampang berubah ubah tadinya cemberut sekarang udah berseri lagi.


saat masih asik membicarakan guru baru itu tiba-tiba masuk lah bu guru dengan seorang laki-laki tampan memakai kemeja biru,raut wajahnya sangat datar.

__ADS_1


"ok anak anak kembali kebangku masing-masing"ucap ibu guru.


mereka semua langsung duduk kebangku masing-masing,Lea masih asik dengan Hpnya.


"Anak-anak kenalkan ini guru baru kalian dia akan mengajar disekolah ini dia mengajar mata pelajaran matematika guru sebelumnya telah mengundurkan diri maka dari itu guru ini akan menggantikannya"ucap Bu guru tersebut,lalu dia mempersilakan guru baru itu untuk memperkenalkan diri.


"silahkan pak perkenalkan diri"ucap ibu guru yang bernama chika dengan ramah dan sedikit centil.


"ehem!Nama saya Kenny saya harap kalian bisa menerima saya"ucap Kenny dengan suara bariton yang mampu membuat Lea menegakkan kepalanya untuk melihat orang yang berbicara.


Degg


Lea melotot tak percaya guru baru nan killer itu ternyata Kenny.


semuanya bertepuk tangan murid perempuan kegirangan sedangkan murid laki-laki malas karena pasti akan banyak tugas lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2