Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 57


__ADS_3

"wihh tumben bijaksana"Ledek Erick.


"ishh,lo kebiasaan ya"rajuk Lea dengan gemas,Erick tertawa gemas, akhirnya dia bisa memperbaiki hubungannya dengan Lea,dia sangat, sangatlah senang.


"gue mau jenguk Bunda"ucap Lea tiba-tiba mengagetkan Erick yang sedang mengusap kepala Ayahnya.


"Are you serious? tanya Erick kaget.


"serius,kenapa emangnya?gue cuman mau jenguk Bunda doang udah itu aja"jawab Lea enteng.


"tapi....,loe gak akan ngamuk kan?"tanya Erick lagi.


"ngamuk?ya enggaklah ngapain gue ngamuk,lo ada-ada aja deh,loe kira ini sinetron apa"ucap Lea dengan sewot.


"yee biasa aja kali,ya siapa tau loe mau ngamuk gitu dengan alasan jenguk"ucap Erick,Lea memicingkan matanya kesal dengan tingkah Erick.


"ishh,sialan loe"umpat Lea,lalu Lea berlalu dari hadapan Erick dengan begitu saja, membuat Erick tertawa gemas,Erick mengejar Lea dengan tawa yang belum mereda.


"berisik ihh,Btw kapan gue bisa pulang?"tanya Lea.


"besok,loe masih lemas"jawab Erick,Lea memberungut sebal.


"lama ish,gue pengen sekarang!"rengek Lea.


"besok!pokoknya besok titik gak pake koma,lagian besok bukan bulan depan"tegas Erick.

__ADS_1


"ini orang udah mulai ngatur aja"batin Lea,dia sebenarnya risih tapi dia tau kalo Erick udah berubah sedikit demi sedikit.


"iya iya,udah sana loe pergi gue mau tidur,ngantuk"usir Lea,Lea merebahkan dirinya di brankar dan menarik selimut menutupi tubuhnya sampai kepala.


Erick geleng-geleng kepala melihat tingkah Lea kadang menggemaskan,kadang menakutkan,Erick tidak keluar melainkan duduk di sofa sambil memainkan Hpnya,Lea sudah kembali tidur, tiba-tiba ada yang mengetok pintunya, Erick beranjak dari duduknya dan membuka pintu kamar Lea dirawat, ternyata itu suster Vanya yang membawa makanan dan alat mandi untuk Lea.


"permisi tuan,saya bawakan makanan untuk nona Lea"ucap suster Vanya dengan lembut.


"ya silahkan"ucap Erick mempersilahkan untuk masuk,suster Vanya mendorong troli makanannya.


"ya Lea tertidur baru beberapa menit sebelum suster datang,kau bisa simpan di meja makanannya"ucap Erick,Erick mengamati wajah Suster Vanya dengan seksama dia seperti pernah bertemu tapi dimana.


"ehem,tunggu sebentar suster,apa sebelumnya Kita pernah bertemu,saya merasa tidak asing dengan wajah suster?"tanya Erick dengan terus mengamati wajah suster Vanya.


"ah benarkah?tapi saya tidak merasa pernah bertemu mungkin anda salah orang,kalo tidak ada yang dibicarakan lagi saya permisi"ucap suster Vanya sembari berlalu dari hadapan Erick.


"bang,Abang..."samar-samar Erick mendengarkan ada yang memanggil dan mengguncang tubuhnya,Erick juga meeasa ada yang memercikkan air ke wajahnya,Erick perlahan membuka matanya meski masih mengantuk.


"jam berapa ini?"tanya Erick dengan suara ciri khas yang baru bangun tidur.


"delapan,lu tidurnya kek kebo tau gak,dari tadi gue panggil panggil lu mah jawabnya 'hem,iya,hem,iya,ishh' gue terpaksa pake air"rutuk Lea.


"hahh,asli jam delapan,lu mah ahh gue ada sidang"panik Erick dia berlari tergesa-gesa menuju toilet.


Lea tertawa ngakak puas.

__ADS_1


"hahaha,abang,lu gak inget ini hari apa,tanggal berapa?"tawa Lea meledak,Erick tidak mendengarnya karena sudah masuk ke toilet dan menyalakan shower,kelas VIP mah beda,serba ada serba bisa.


Tok,tok,tok.


"masuk"teriak Lea.


"permisi nona saya bawakan sarapan pagi"ucap seorang suster.


"ah ya terimakasih"ucap Lea dengan tersenyum,saat itu juga Erick keluar dengan pakaian yang sedikit kurang rapih.


"euh mengantarkan makanan?,kenapa bukan suster Vanya yang mengantarkannya?"tanya Erick.


"suster Vanya Shift nya malam dan siang,hari ini saya yang menggantikannya"jawab si suster dengan sopan.


"ah ya baiklah terimakasih"ucap Erick,si suster menganguk dan pamit undur diri.


"bang Lo gak lihat tanggal dan hari ya?"tanya Lea dengan menahan tawa.


"kenapa emangnya?lu ngerjain gue,woahh Lea gue udah panik,pyuh untungnya"ucap Erick dengan mengelus dadanya.


.


.


.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2