Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
37


__ADS_3

Lea,anakku..."ucapnya lirih


Lea hanya diam mematung,lalu pergi keluar,Hendra menatap kepergian Anaknya dengan sendu.


Lea keluar dari ruangan itu dengan tatapan kosong memang bukan dia yang mengalami kejadian saat perundungan dan kebencian keluarganya tapi dia ikut merasakan kepedihan hatinya.


"Lea..."lirih Gita


Lea hanya melirik sekilas setelah itu dia pergi melanjutkan langkahnya.


walaupun Lea bersikap demikian tapi dalam lubuk hatinya yang terdalam dia ada perasaan tak tega melihat raut sedih Gita walau bagaimanapun Bunda Gita sedang mencoba memperbaiki dirinya.


Lea pergi ke jembatan tinggi dia ingin mengeluarkan segala unek uneknya.


"GW BENCI SAMA HATI LO LEA!GW BENCI,LO TERLALU BAIK!!"Teriak Lea,Lea menangis dia membenci hatinya yang dengan mudahnya ingin memaapkan segala perbuatan orang-orang yang jahat.


"apa lo bahagia sekarang Lea?,gue turut bahagia kalo Loe seneng Lea"ucap Lea as Manda.dia berbicara sendiri tapi seolah sedang berbicara dengan Lea langsung.


"Lea apa perlu gue maapin bokap loe secara dia tidak mengetahuinya?tapi...,bokap Loe bego masa anak sekecil itu bisa mendorongnya emang bisa tapi gak mungkinkan?bodohnya juga dia gak nyari tau semuanya malah dengan bodohnya dia percaya apa kata nyokap tiri loe"ucap Lea,tiba tiba kepalanya merasakan pusing teramat sakit.


"arghh,ini kenapa kepala gw awh pusing......"ucap Lea,lalu pandangannya menjadi buram dan setelah itu hanya hitam yang dia lihat dan dia tidak merasakan apa apa lagi.

__ADS_1


...----------------...


Lea terbangun di sebuah taman yang indah,taman yang seperti kemarin saat dia pingsan.


"kok gue ada disini lagi?"tanya Lea kebingungan,saat sedang melihat semua keindahan taman itu datanglah seorang gadis cantik kulitnya amat bersinar ditambah dia memakai gaun putih yang dipengaruhi hi dengan berlian.


"woahh,gila loe Lea,kan?,gila loe cantik banget"ucap Manda terkesima.


Lea tersenyum,


"Hai,Manda apa kabarnya?"tanya Lea.


"aku sangat senang,sangat sangat bahagia,Manda terimakasih atas semuanya terimakasih karena telah mengungkapkan semuanya, terimakasih"ucap Lea dia membungkukkan badannya.


"sama sama loe pantes bahagia,loe pantes tapi ada satu lagi dendam loe ke si Jessica belum terbalaskan tapi Loe tenang aja gue bakalan bales dia lebih kejam lagi"ucap Manda bersungguh sungguh.


"terimakasih Lea, aku mohon kau jangan membenci Ayahku bagaimanapun dia tidak tau dalang dari balik semua itu"ucap Lea.


"gue gak yakin,tapi akan gue coba gue bakal diemin dia dulu untuk beberapa minggu kedepan gue mau ngasih dia pelajaran"ucap Manda.


"baiklah terimakasih untuk semuanya,aku pamit"ucap Lea lalu dia perlahan pergi seiring dengan hilangnya cahaya,dann..

__ADS_1


badannya seperti ada yang mengguncang guncang.


"Lea bangun,Lea bertahan lah"ucap seseorang yang menepuk nepuk pipi Lea,Lea tidak tau siapa itu tapi yang pasti dia laki laki.


Lea merasa badannya melayang dia ingin membuka mata tapi susah.


"bawa kesini,cepat!pake mobil ayah saja"terdengar lagi suara laki laki tapi Lea yakin jika itu adalah suara ayahnya.


lalu laki laki tersebut seperti menidurkannya dengan perlahan,mobil pun melaju dia tidur dipangkuan ayahnya.


"maapkan ayah,nak maap hiks cepatlah sadar"ucap ayahnya dia menciumi tangan Lea disepanjang perjalanan dia terus menggenggam tangan Lea dengan terus mengatakan maap.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2