Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 42


__ADS_3

Gue gak bisa biarin loe bahagia diatas penderitaan gue"ucap seseorang dia mengepalkan kedua tangannya dengan keras,matanya menatap punggung Lea dengan kebencian yang sangat mendalam.


ternyata seseorang itu adalah Aesyen dia dendam kepada Lea menurutnya hidup keluarganya jadi hancur karena Lea,lalu dia pergi dan balik ke kelas dengan amarah yang membara.


dikantin,


"kalian mau pesen apa biar gue yang pesenin"ucap Reza.


"gue kirain loe mau bilang biar gue yang bayarin"ucap Lea terkekeh.


"yaudah mau pesen apa biar gue bayarin"ucap Reza.


"beneran?"tanya Lea dan Nara kompak,wajah mereka terlihat antusias.


"hahha,kalian berharap banget gue ngomong kaya gitu"ucap Reza tertawa terbahak-bahak.


Nara dan Lea wajahnya yang tadi antusias kembali ditekuk.


"sialan loe"rutuk Lea dia memukul tangan kanan Reza dengan keras.

__ADS_1


"awhh sadis banget loe jadi cewe"ringis Reza sia menggosok gosok tangan yang kena pukul Lea.


"makanya jangan main main sama seorang Lea bakalan habis tu orang sama gue"ucap Lea dengan wajah sinis.


"dih,serem amat lu jadi cewek,kalo kaya gitu cowok yang ngedeketin loe kabur duluan sebelum deket sama loe"ucap Reza.


"udah udah,Lea katanya laper mau pesen apa?biar aku yang bayarin kamu juga Reza mau pesen apa?"tanya Nara.


"woahhh asikk,yok sok ditulis biar gue pesenin"ucap Reza semangat empat lima.


"dih gak MODAL banget loe jadi cowok"ucap Lea menekan kata modal.


Reza terkekeh,


"gue mau bakso tapi baksonya aja basonya yang besar sama minumannya jus alpukat"ucap Lea.


"kalo aku mau apa ya itu aja jus jeruk aja,udah makan soalnya"ucap Nara.


"oke udah kan"ucap Reza lalu dia pergi memesan makanan mereka.

__ADS_1


"eh emangnya gak papa ya kamu traktir kita?"tanya Lea dia khawatir takutnya Nara membawa uang sedikit dan malah mentraktir mereka karena Lea tau orang seperti Nara yang tidak punya temen sekalinya dapet temen dia akan lakukan apapun itu asal mereka nyaman dengannya.


"gak papa santai aja kali sayang uang jajan aku suka gak kepake jadi aku traktir kalian aja kan lumayan buat kalian juga"jawab Nara,Lea menganguk.


"owhh,nanti giliran gue sama si Reza yang bakal traktir loe tenang kita gak-"ucapan Lea terhenti karena Reza datang.


"wah apaan nih bawa bawa nama gue"ucap Reza dia menyimpan nampan makanan di meja.


"gue lagi ngomongin kalo besok-besok lo harus traktir kita berdua"ucap Lea.


"sip lah,gampang itu"ucap Reza dia mengambil piring yang berisi nasi goreng.


"laper banget gue,emm enak bangettt"ucap Reza lebay ketika suapan pertama.


"cih,gue gedek liat lo kaya gitu"ucap Lea,dia pun memakan baksonya.


saat mereka sedang makan tiba tiba suasana yang tadi agak berisik menjadi heboh karena kedatangan salah satu most wanted sekolah itu siapa lagi kalo bukan Elvio dia mengabaikan tatapan kekaguman dari semua siswi-siswi dikantin itu.


"hadeuhh gue gak suka nih,lagi makan itu suasananya kudu hening,sejuk dan adem"ucap Reza dia kesal dengan situasi ini.

__ADS_1


"iya si gue juga kagak suka tapi merekanya aja yang lebay pake teriak teriak segala padahal dia itu sama kaya lo manusia punya mata,hidung,telinga,gigi dll masih banyak lah"gerutu Lea.


saat mereka sibuk mengomentari El,tiba tiba-tiba El duduk dihadapan mereka, mengagetkan mereka bertiga.


__ADS_2