
disana Erick terus memohon agar bundanya memberi tahu rahasia.
disisi lain di perusahaan Wijaya Grup yaitu perusahaan Hendra Wijaya,,di sebuah ruangan terlihat Hendra yang sedang memimpin rapat.
"ok untuk rapat hari ini kita cukupkan, terimakasih atas kerjasamanya"ucap Hendra kepada semua anggota Rapat yang ada disana,,Hendra keluar diikuti sekertaris pribadinya.
setelah sampai di ruangannya,ruangan khusus CEO.
"apa jadwal saya selanjutnya"tanya Hendra kepada sekertarisnya.
"jadwal Tuan selanjutnya ialah bertemu dengan pimpinan Maha jaya Grup"jawab sekertaris itu.
"batalkan!bilang padanya jika saya tidak bisa menemuinya karena ada hal penting yang harus saya lakukan"perintah Hendra.
"tapi tuan ini menyangkut kerja sama jika dibatalkan kita akan rugi miliaran rupiah"ucap sekertaris Hendra.
"saya tidak peduli uang segitu masih bisa dicari,,hari ini saya akan pulang lebih awal, sekarang yang harus kau lakukan adalah lakukan perintah yang saya berikan!"ucap Hendra, Sekertaris tersebut menghela napas.
"baik Tuan"ucapnya menunduk hormat,lalu dia keluar.
Hendra melonggarkan dasinya yabg sedikit mencekiknya.
"kenapa anak itu jadi berani,,kenapa juga Gita menutup nutup rahasia itu hah,,kapan keluarga ku kembali harmonis seperti semula ya tuhan"batinnya.
lalu dia memejamkan matanya sejenak,lalu dia membuka matanya kembali.
"aku harus memberi tahu dia rahasianya,setuju atau tidak setuju Gita hatus menyetujui nya"ucap Hendra lalu dia mengambil jas dan tas kerja dan dia keluar.
setelah sampai di lobby perusahaan dia masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
dia bertujan ke Apartemen Lea menemukan Apartemen Lea sangat lah mudah.
setelah sampai dia segera masuk dan naik ke atas setelah sampai dia memencet bel.
Ting tong,Ting tong
pintupun terbuka memperlihatkan Lea yang cantik matanya sembab seperti habis menangis.
"mau ngapain anda kesini,dan tau dari mana Apartemen saya"ucap Lea dingin
"ikut dengan saya kau ingin taukan rahasia yang bunda mu simpan?"tanya. Hendra,Lea menatap Hendra tajam.
"apakah kau serius Tuan Hendra yang terhormat"tanya Lea,Hendra terkekeh.
"apakah wajah saya terlihat seperti sedang bercanda?cepat sebelum saya berubah pikiran"ucap Hendra,Lea menghela napas.
"baik saya akan ikut,memangnya kita akan kemana?"tanya Lea.
di Mansion Keluarga Lea.
"bundaa Erick mohon sama bunda kasih tau Lea secepatnya bunda, katanya bunda sayang sama Lea tapi mana bunda Lea gak akan marah sama bunda sebesar apapun rahasia bunda"ucap Erick membujuk bundanya agar mau membuka mulut untuk memberi tahu rahasianya,Aesyen terlihat kebingungan.
"rahasia? rahasia apa yang bunda sembunyikan"batin Aesyen kebingungan.
Bunda Gita menangis dia menangis sesenggukan.
"bunda takut,bunda gak kuat Erick bunda terlalu takut Lea akan kecewa sama bunda huhu"ucap Bunda Gita menggeleng gelengkan kepalanya.
"bunda, sebesar-besarnya bunda menyembunyikan rahasia akan terkuak juga,Lea akan lebih kecewa sama bunda jika Lea tau rahasia itu dari orang laik bukan dari bunda percaya sama Erick bunda"ucap Erick dia memegang pundak bundanya.
__ADS_1
dilain tempat
Lea kebingungan pasalnya Hendra membawa dirinya ke tempat terakhir orang yang sudah meninggal.
"maap,kenapa tuan membawa saya kesini"tanya Lea.
"diam dan ikuti saja"ucap Hendra enteng,Le berdecak sebal.
mereka berdua telah sampai di satu kuburan yang terlihat rapi dan ada satu bunga yang indah tersimpan di atas kuburan.
"kuburan siapa ini?"tanya Lea.
"mendiang ibu mu"ucap Hendra.
jedgarr
Lea membulatkan kedua matanya.
...****************...
.
.
.
.
bersambung.
__ADS_1
haii gays apa kabar?sehat yaa,maap lagi nih udah lama aku gak update,aku gak update karena ikut LDKS disekolah selama 4 hari dan hp nya disita jadi kita (peserta Ldks) gak bisa main hp jadinya mohon pengertiannya ya reader... Terimakasih.