
Aesyen panik, sekarang kakak dan bundanya berpihak pada Lea bagaimana cara menjelaskannya,Aduhhh
"ishh,si Lea ngapain sii bikin acara drama kaya gini jadinya kan gw yang jena imbasnya"Aesyen mencak mencak,dia juga tidak bisa menghindar dari kakaknya,dengan mulut yang berkomat kamit dia pergi dari gudang itu meninggalkan Jessica yang terkeluai Lemah.
...**********...
di dalam mobil Lea masih terisak entah kenapa sekarang Lea jadi cengeng mungkin ini ada kaitannya dengan Lea yang asli.
"jangan menangis terus Lea, nanti pusing"ucap Erick,mengusap kepala Lea lembut.
Lea menatap Erick tajam,lalu melepaskan tangannya dengan keras.
"Lo gak bakal tau gimana perasaan gw, karena Lo gak pernah ngerasain,apa salah gw sama kalian semua sampe gw di bully,sampe gw dikucilkan sampe gw gak diharapkan apa salah gw,hiks,gw pengen tauu huhuhu"ucap Lea mengeluarkan segala unek unek nya.
Erick yang mendengarnya tentu merasa sakit,dia juga tidak tau apa sebabnya dia sampai membencinya kenapa??pikirnya.
Erick menepikan mobilnya di sisi kiri tempat yang agak sepi.lalu dia merengkuh Lea,dia mengecup kepala Lea berkali-kali sambil terus mengucapkan kata maap.
"maap,Lea maap gw gak bermaksud buat nyakitin Lo,maapin gw selama ini selalu kasar,cuek,dan ngerasa benci sama Lo,maapin gw Lea hiks,maapin gw, sekarang gw tulus sayang sama Lo,Lea sekali lagi maapin gw"ucap Erick panjang lebar.
__ADS_1
tidak ada sahutan dari Lea,Erick mengira Lea masih marah padanya,jadi dia membiarkannya tapi lama-kelamaan Lea tidak bergeming,lalu Erick menarik dirinya dan melihat mata Lea terpejam entah tertidur atau apa,Erick panik,lalu Erick menepuk-nepuk pipinya Lea.
"Lea,Lea hei bangun,leaa"sudah beberpa kali Erick menepuk nepuk pipinya bahkan mengguncang badannya tapi Lea tak kunjung sadar sadar.
"bertahan Lea,maapkan gw Lea"ucap Erick
lalu dia menstater kembali mobilnya dan melajukannya dengan kencang.
setelah sampai di Rumah sakit dia menggendong Lea dan berlari sangat kencang.
"SUSTERR,DOKTER,SUSTERRR!"teriak Erick menggema,lalu datang lah Suster yang membawa brankar,Erick meletakkan Lea secara perlahan,Lea dimasukan ke IGD,saat Erick akan ikut masuk,dia dicegah oleh suster.
"biarkan gw masuk gw mau lihat keadaan adik gw" ucap Erick memaksa masuk.
"mohon bersabar tuan,dokter akan menangani adik anda,tolong patuhi peraturan tuan"ucap suster tersebut,lalu dia masuk dan menutup pintu IGD,Erick mengacak-acak rambutnya kasar.
"SIALL,arghhh,maapin gw Lea,maap"ucap Erick dia merasa sangat takut kehilangan,entah kenapa dia merasa ada rasa sayang tapi bukan rasa sayang seorang kakak kepada adiknya melainkan rasa seorang pria kepada wanita dia takut rasa ini makin besar,ini pasti dilarang dan ini adalah hal yang memalukan baginya dan keluarganya.
'ceklek'
__ADS_1
keluarlah seorang dokter cantik.
"keluarga pasien" ucap dokter tersebut.
"saya dok, bagaimana keadaan adik saya dokter"ucap Erick panik.
"harap tenang tuan,adik anda tidak apa-apa,dia hanya mengalami stres,jangan memberikan dia beban yang berat, sepertinya dia habis kecelakaan bukan?"ucap dokternya.
"ya dok dia kemarin habis kecelakaan,tapi apakah ada masalah?"ucap Erick takut Le kenapa-napa.
"anda tenang saja tuan,adik anda tidak apa-apa,sesuai perkataan saya tadi dijaga adiknya jangan sampai kecapean dan jaga terus pikirannya,kalo begitu saya permisi, silahkan jika anda ingin melihat adik anda dia masih tertidur"ucap dokter,lalu di pergi meninggalkan Erick.Erick masuk kedalam dan melihat adiknya tertidur di brankar rumah sakit.
.
.
.
bersambung.
__ADS_1
haii good morning,apa kabarnya semoga sehat selalu,jangan lupa like dan komen nya cintaa,karena ini gratisss.