
Hiks,maapkan aku,aku saat itu telah dibutakan oleh cinta,hiks maapkan aku huhu"Gita menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
"cinta?apa itu yang disebut cinta,kau mendorong istriku dan menyalahkan anakku atas apa yang kau perbuat"ucap Hendra dirinya tidak menyangka bahwa Gita bisa melakukan hal yang setega itu dan dengan bodohnya dia mempercayai ucapannya.
"AKU KECEWA DENGAN MU GITAA!!"Bentak Hendra didepan wajah Gita,Gita menangis takut,dia mencoba menggapai tangan Hendra tapi ditepis oleh Hendra.
"Kau ikut dengan ku akan kulaporkan dirimu atas kasus pembunuhan"ucap Hendra matanya menyiratkan kebencian,sontak hal itu membuat mereka semua terkejut apalagi Gita.
"E-enggak mas,jangan aku mohon,maapkan aku,aku khilaf"ucap Gita dia menggeleng gelengkan kepalanya.
"mau tidak mau kau harus menerima akibatnya,kau harus mendekam dipenjara akibat perbuatanmu."ucap Hendra dia menarik tangan Gita dengan keras,Gita memberontak.
"ENGGAKKK,KUMOHON MASS LEPASKAN HUHU,LEAAA TOLONGIN BUNDAA,NAK MAAPKAN BUNDAAA"teriak Gita,dia meraung-raung memanggil nama Lea.
"Ayahh,jangan bawa bundaa,ayahh"rauang Aesyen dia mengejar ayahnya.
Lea hanya terdiam menyaksikan semuanya dirinya masih syok.
"Lea abang mohon,tolong bujuk Ayah untuk tidak menjebloskan Bunda kepenjara, Abang mohon"ucap Erick dia memelas,Lea menatap Erick tajam, bisa-bisanya Erick memohon agar Bunda tidak dilepaskan setelah apa yang diperbuat oleh Gita.
"Bisa-bisanya kau berbicara seperti itu setelah apa yang Bunda Lo lakuin selama berpuluh-puluh tahun Ayah gw ngebenci gw karena BUNDA LOO!! teriak Lea diakhir kalimat.
__ADS_1
"gw tau tapi pliss,gw gak sanggup hidup tanpa Bunda,Lea gw mohonn"ucap Erick terus memohon kepada Lea.
"bodo amat,gw gak peduli mau lo nangis darah pun gw gak akan pernah ngebujuk Ayah buat lepasin Bunda Lo"ucap Lea,lalu dia melangkah pergi keluar untuk menyusul Ayahnya.
Erick termenung dia tau kesalahan Bundanya sangatlah patal tapii arhhgg Erick menunduk dia menangis dengan pilu kenapa masalah terus masuk kedalam keluarganya.
Lea mengikuti Ayahnya ke kantor polisi,di antar oleh sopir Ayahnya.
didalam mobil Lea termenung jadi selama ini Bunda Gita yang telah membuat Ayahnya membenci dirinya,dia tidak menyangka.
"Lea sekarang semuanya sudah terungkap semuanya aku harap kamu tenang disana"batin Lea berucap,dia menutup matanya sejenak.
dia melihat Bunda Gita yang menangis dan dipeluk oleh Aeayen yang ikut menangis.
Lea melangkahkan kakinya lebih dalam lagi,Bunda Gita melihatnya dia merangkak menuju Lea.
"Lea sayang maapkan bunda huhu, maaf"ucap Gita dia memeluk Lea dengan erat,Lea melepaskan pelukannya dan menatap datar Bunda Gita.
"jangan pernah kau sebut dirimu sebagai Bunda ku!"ucap Lea tajam,lalu dia pergi menyusul Ayahnya,Bunda Gita terdiam menahan sesak didada,dirinya menyesal kenapa dulu dia tidak mengaku huhu.
Aesyen menatap kepergian Lea dengan tajam.
__ADS_1
Lea melihat Ayahnya sedang membuat laporan.
"baik,laporan kami terima istri anda akan kami tahan untuk sementara waktu karena kami akan menyelidiki kasus ini terlebih dahulu"ucap Kepala polisi.
"baik terimakasih"ucap Hendra lalu dia berbalik dan melihat Lea,Anaknya yang sudah ia terlantarkan selama ini matanya berkaca-kaca.
"Lea,anakku..."ucapnya lirih
Lea hanya diam mematung,lalu pergi keluar,Hendra menatap kepergian Anaknya dengan sendu.
...****************...
.
.
.
bersambung.
haii guys selamat membaca.
__ADS_1