Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 35


__ADS_3

"dia mendiang ibumu"ucap Hendra.


Jedgerrr


Lea membulatkan kedua matanya


"M-maksud mu mendiang ibu ku?"tanya Lea kaget.


"Ya,dia mendiang ibumu aku memang Ayahmu tapi orang yang kau sebut bunda bukan lah Ibu kandungmu."ungkap Hendra


Lea melotot kan matanya kembali.


"jadi ini alasannya dia membenciku,tapi kenapa kau membenciku juga padahal saya anak kamuu."ucap Lea menangis,


"karena kau penyebab orang yang kucintai TIADAA!"ungkap Hendra matanya sudah memerah menahan amarah.


"M-maksud mu aku membunuh ibu ku sendiri tidak mungkin"ucap Lea menangis.


"kau tidak akan ingat karena pada saat itu kau masih berumur 4 tahun."jelas Hendra dadanya naik turun air mata menetes satu persatu.


"apa yang aku perbuat sehingga kau mengatakan jika aku adalah pembunuh...."ucap Lea lirih.


"kau mendorongnya dari atas tangga dimana saat itu keadaan istriku sedang tidak baik dan sedang mengandung anak keduaku."ungkap Hendra.


"apakah kau melihat dengan jelas jika saya yang mendorongnya?"tanya Lea kepada Hendra.


"saya tidak melihatnya tapi ada saksi disana jika kau yang mendorongnya."jawab Hendra.


"siapa?,siapa yang menyaksikan aku yang mendorongnya, siapa?"tanya Lea dia menangis sesenggukan sambil memukul-mukul dadanya yang sesak.

__ADS_1


"Gita,dia melihat dengan jelas jika kau lah yang menyebabkan istriku meninggal."jawab Hendra,Lea mendongak menatap ke Hendra tangannya berhenti memukul mukul dadanya.


"Gita?,Bunda Gita,ayo kita pulang Astaga bagaimana kau jadi bodoh padahal kau adalah seorang Ceo."ucap Lea,lalu dia menarik Hendra dan membawanya ke parkiran mobil.


"ayo kita pulang dan tanyakan kebenarannya."ucap Lea.


Hendra kebingungan,siapa yang akan dia tanyakan.


Lea mengambil paksa kunci mobilnya Hendra


"kau lama,biar aku yang menyupir."ucap Lea.dia menstater mobil,Lea membuka kaca mobil yang kiri.


"apakah kau ingin aku tinggalkan?"ucap Lea.


Hendra masuk kedalam mobil dia menatap Lea kebingungan pasalnya sia baru tau jika Lea bisa membawa mobil.


"sejak kapan kau bisa mobil?"tanya Hendra.


Hendra melengos.


setelah sampai di Mansion Lea segera memarkirkan mobilnya dan keluar secepatnya,dari luar terdengar sebuah keributan.


"maksud bunda apa?,bukan anak bunda,jadi Lea bukan anak bunda Lea bukan saudara Erick?"terdengar suara Erick yang cukup keras.


"ya,itu rahasianya itu rahasia kecil dan yang paling besar bunda Sangat takut untuk mengungkapkan nya,bahkan Ayahmu tidak tau."terdengar lagi suara Bunda Gita,Lea menyetop langkah Hendra yang akan berjalan kedalam Mansion,Hendra melirik ke Lea.


"dengarkan dulu bunda Gita mempunyai rahasia lagi yang bahkan dirimu tidak tau."ucap Lea.Hendra terdiam mengikuti arahan Lea mungkin lebih baik.


"maksud Bunda adalagi rahasi yang lebih besar,apa itu Bunda jelaskan!"ucap Erick menyuruh Bunda Gita mengungkapkan kebenaran.

__ADS_1


"B-bunda yang mendorong ibunya Lea dari atas tangga saat itu,dan bunda malah menyalahkan Lea,huhu"


Degg


Lea membelakan kedua matanya begitupun dengan Hendra.


Hendra mengepalkan kedua tangannya erat dia tidak menyangka jika dia selama ini tertipu oleh Gita.Hendra melangkahkan kakinya lebar,diikuti oleh Lea.


Prok prok prok


Hendra bertepuk tangan membuat orang yang ada disana menoleh kepadanya,Gita membulatkan kedua matanya kaget.


"M-mas.."ucap Gita lirih.


"kau sungguh hebat Gita menyembunyikan kebenaran selama 13 tahun dan baru terkuak sekarang kau sungguh hebat Gita."ucap Hendra matanya memerah menahan amarah yang sebentar lagi akan meledak.


"mas maap,kan aku,aku tidak berniat menyembunyikan nya tapi aku terpaksa mas,lagipula aku tidak sengaja mendorong nya mas,Jeslyn yang mem-"ucapan Gita terpotong oleh Hendra.


"CUKUP,SENGAJA ATAU TIDAK SENGAJA KAU TIDAK MENGAKU,JIKA SAAT ITU KAU MENGAKU AKU TIDAK MUNGKIN MEMBENCI ANAKKU SENDIRI!!"Bentak Hendra didepan wajah Gita, Gita ketakutan setengah mati badannya sudah bergetar keringat dimana-mana,apalagi Aesyen dia sudah nangis sesenggukan.


"hiks,maapkan aku,aku saat itu telah dibutakan oleh cinta,hiks maapkan aku huhu"Gita menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


...****************...


.


.


.

__ADS_1


bersambung.


holaa guys,jangan lupa komen dan likenya ya.


__ADS_2