Transmigrasi Gadis Bar Bar

Transmigrasi Gadis Bar Bar
bab 54


__ADS_3

Setelah dirasa darahnya cocok dengan Ayahnya maka dokter membersihkan lengan Lea terlebih dahulu, setelah lengan Lea dibersihkan lalu dilakukan pengambilan darah,kemudian dilakukan pula pengambilan sampel.


Lalu Lea dipersilahkan untuk berbaring selama 3 dan 10 menit.setelahnya Lea keluar dari ruangan itu dengan lemas,Kenny berdiri dari duduknya.


"Lea gimana?"tanya Kenny.


"hm,cocok"jawab Lea singkat, tenaganya terkuras habis karena mendonorkan darahnya.


Tak,tak,tak.


suara langkah kaki yang berlari menggema di lorong rumah sakit itu.


"Leaa,gimana keadaan Ayah?"tanya Erick dengan terengah-engah karena capek berlari-lari,begitu mendapat telepon dari Lea bahwa Ayahnya kecelakaan tanpa babibu dia langsung tancap gas menuju ke rumah sakit.


"baik"jawab Lea singkat, bukan karena apa-apa tapi Lea saat ini sangatlah lemas tidak bertenaga, wajahnya juga terlihat sangat pucat.


"Lea wajah lo pucet banget,Lo sakit?"tanya Erick Khawatir,Lea menggeleng lemas.


"gak gue cuman pusing aja"jawab Lea tiba-tiba Lea ambruk ke belakang dengan cepat Kenny merengkuh Lea.


"Leaaaa.."Erick sedikit teriak.


Kenny dengan sigap menggendong Lea ala bridal style,lalu dia merebahkan Lea di kursi tunggu.


"panggilkan suster!"perintah Kenny,Erick mengangguk,dia berlari mencari suster.


"susterr!"teriak Erick,seorang perawat cantik menoleh dengan tersenyum dia menghampiri Erick.


"ada yang anda butuhkan tuan?"tanya suster tersebut.


"y-ya adik saya pingsan bisakah kau membawa brankar,suster Vanya"pinta Erick,dia mengetahui namanya dari nametag yang bertengger di dada kirinya.


"baik"ucap Suster Vanya dia mengambil brankar lalu mendorongnya.

__ADS_1


"dimana adik anda pingsan tuan?"tanya suster Vanya dengan sedikit tersenyum,Erick terkesima melihat senyuman manis suster Vanya.


"a-ah iya,ikuti saya"


lalu mereka berdua pergi ke tempat tadi Lea pingsan.


"Ken"panggil Erick kepada Kenny,Kenny menoleh karena posisinya ia membelakangi dia tengah mengusap-usap kepala Lea dengan lembut.


"ini kau pindahkan Lea!"ucap Erick,Kenny menggendong Lea dan merebahkannya di brankar,suster Vanya memperbaiki posisinya.


"Nona ini akan saya bawa keruang pemeriksaan anda berdua bisa menunggu disini"ucap suster Vanya, sebelum mendorong dia menundukkan kepalanya sedikit.


setelah kepergian suster Vanya,Erick terdiam untuk beberapa saat.


"apa yang terjadi kepada Lea?"tanya Erick.


"dia mendonorkan darahnya untuk Ayahnya"jawab Kenny,Erick terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Kenny.


"apakah kondisinya parah sehingga membutuhkan darah,Ya tuhan"ucap Erick dia mengusap wajahnya kasar.


"bagaimana kau bisa membuat izin,saya yang akan datang ke sekolahnya untuk meminta izin kepada gurunya"


"saya gurunya"


"hmm,baiklah kau bisa pulang, terimakasih telah menolong Ayah saya"


Kenny mengangguk,tanpa berbicara lagi Kenny berbalik dan pergi meninggalkan Erick,yang termenung.


"keluarga pasien tuan Hendra Wijaya"panggil seorang suster menyadarkan Erick dari lamunannya.


"Ya saya, anaknya bagaimana kondisinya"tanya Erick.


"anda bisa ikut saya kedalam,biar dokter yang menjelaskan"ucap suster tersebut.

__ADS_1


Erick menghela napas, hatinya sudah tidak karuan pasti ada hal yang tidak diinginkan, Erick mengangguk lalu dia mengikuti suster itu masuk ke ruangan tersebut.


"selamat siang tuan Erick"sapa dokter yang menangani Hendra.


"ah,siang"


"pasti anda bertanya tanya bukan mengapa saya panggil anda bukan"


Erick mengangguk.


"jadi begini,Tuan Hendra mengalami Paraplegia, Paraplegia adalah kelainan saraf yang menyebabkan kehilangan fungsi sensorik (sensasi) dan motorik (gerak) pada tungkai bawah. Akibatnya, penderita paraplegia akan mengalami kelumpuhan pada kedua kaki,Gejala ini umumnya sangat sulit disembuhkan paraplegia dapat terjadi setelah cedera sumsum tulang belakang. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pada tulang, ligamen, atau cakram kolom tulang belakang"terang dokter tentang kondisi Ayahnya.


Erick terkejut dengan penjelasan dokter.


"lapakah tidak ada cara lain dokter untuk menyembuhkan Ayah saya,apapun itu,berapun itu akan saya lakukan untuk kesembuhan Ayah saya"ucap Erick Hatinya sakit melihat kondisi Ayahnya yang seperti itu.


"satu satunya hanya pengobatan,pengobatan terdiri dari terapi,Rehabilitasi, obat-obatan, dan peralatan medis memungkinkan banyak penderita cedera sumsum tulang belakang memiliki hidup produktif dan mandiri."jawab dokter tersebut dengan jelas.


"lakukan yang terbaik untuk Ayah saya dokter"mohon Erick.


"baik,oh iya bagaimana adik anda, sepertinya dia juga membutuhkan sedikit perawatan,anda perlu berterima kasih kepadanya karena dengan mendonorkan darahnya Tuan Hendra bisa melewati kritisnya"ucap dokter itu.


"ah ya,adik saya tadi pingsan, sekarang adik saya sudah mendapatkan penangan"


"ya sepertinya darahnya cukup terkuras sehingga dia kelelahan"


"baiklah dokter, terimakasih saya akan melihat adik saya,sekali lagi terimakasih" dokter tersebut mengangguk,Erick Keluar dari ruangan itu menuju ke rungan Lea di periksa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.

__ADS_1


.


bersambung.


__ADS_2