
diperlakukan seperti itu membuat Lea melupakan rasa sukanya terhadap Erick.
diperjalanan menuju sekolah tidak ada yabg buka suara hening hanya itu yang menemani perjalanan mereka,Lea yang bosan melirik ke arah El, sungguh ciptaan tuhan yang tiada tara pasti mak bapak nya cakep-cakep pikirnya.
"ganteng ya gw"ucap El yang ternyata tau kalo Lea memperhatikan dirinya.
"dih narsis banget jadi orang"ucap Lea
"terus kenapa liatin gw dari tadi"ucap El,dia sengaja menggoda Lea, menurutnya Lea sangat gemas jika sedang marah.
"ke pedean banget jadi orang, orang gw liat kekaca mobil"sungut Lea,dia malu kepergok El sedang memperhatikan nya.
"Hahaha lucu banget sii"tawa El,dia tida bisa menahan tawanya jelas jelas dia melihat Lea yang terus menatapnya.
Lea terkesima melihat El tertawa,lalu setelah nya dia sadar bahwa dia sedang ditertawakan oleh El,Lea pun mengerucutkan bibirnya sebal,itu membuat El makin gemas padanya.
ingin rasanya dia mengecup bibir indahnya itu.
__ADS_1
akhirnya mereka sampai di parkiran sekolah,El terlebih dahulu keluar dari mobil dan berlari mengitari mobil lalu membuka pintu untuk Lea keluar,sontak orang yang ada di sana mengangga,tidak percaya melihat Lea semobil dengan El apalagi El membukakan pintu mobil untuk Lea keluar sumpah untuk para perempuan mereka merasa iri dengan Le karena bisa satu mobil dengan El bagaimana tidak iri itu adalah impian semua perempuan di sekolah ini sungguh semenjak Lea babgun dari komanya mereka selalu mendapat kan kejutan dari Lea.
"El lu apa apa sii mereka kan jadi ngeliat tin gw pake acara di buka segala"ucap Lea sebal terhadap El,El pun hanya tersenyum dan mengacak-acak rambut Lea,sontak perempuan yang disana berteriak kencang.
mereka iri sungguh iri, ingin diperlakukan seperti itu juga.
"aish udahlah gw cabut tanks tumpangannya"pamit Lea lalu Lea pergi ke kelasnya,El tersenyum senang,senyum yang hanya dia perlihatkan kan ketika sedang bahagia,dia sudah satu langkah untuk mendekati Lea.
Di kampus Universitas Gunadarma itu adalah kampus dimana Erick menempuh pendidikan
"Woyy,,ngelamun mulu ntar kesambet setan baru tau rasa"ucap seorang perempuan yang agak barbarly,Erick terkejut terlihat bahunya yang bergedik.
"Lo apa apaan sii ngagetin,kalo gw jantungan gimana!"sentak Erick dia mengusap dadanya.
"yaelah lebay amat si lo jadi orang, lagian lo nya si gw panggil panggil gak nyaut jadi lo yang salah bukan gw wlee"ucap perempuan tersebut .
"Serly udah deh sana ah gw lagi ga mood gw pengen sendiri"ucap Erick,dia sedang tidak ingin di ganggu oleh siapapun.
__ADS_1
"lo kenapa Rick kok jadi murung gitu,Lo ada masalah cerita sama gw"ucap perempuan tersebut yang bernama Serly dia sahabat Erick,dia juga memiliki perasaan terhadap Erick tapi Erick tidak pernah sadar kalo dia mencintai nya karena Erick hanya menganggap Serly seperti adiknya.
"gw gak kenapa-kenapa udah ah gw cabut dulu"ucap Erick dia pun pergi keluar dari kelas meninggalkan Serly.
"kapan lo peka Rick kalo gw tuh suka sama lo kapan"ucap Serly sendu.
.
.
bersambung.
...****************...
holla gays aku kembali lagi sekarang othor banyak banget acara jadi gak sempat buat cerita mohon dimaafkan kan ya author nya.
semoga suka sama ceritanya jangan lupa like,komen,dan hadiahnya reader.
__ADS_1