Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
10


__ADS_3

Eve menelungkup kan kepala nya di atas lipatan tangan, karna jam masuk kelas masih lama jadi dia berniat untuk tidur sebentar


baru saja akan terlelap Eve di kaget kan dengan suara gebrakan meja, dia mencoba untuk abai namun rambut nya di tarik oleh seseorang


Eve memejamkan kedua matanya mencoba untuk menahan amarah nya, dia lalu membuka matanya dan menatap tajam orang itu


lepaskan". ucap Eve dengan suara yang tertahan


dia sangat tidak menyukai jika orang lain sembarang menyentuh dirinya dan orang di depan nya malah menjambak rambutnya


orang itu reflek melepaskan jambakan nya dari rambut Eve karna merasakan aura yang sangat menyeramkan keluar dari tubuh Eve


apa kau Evelyn". ucap nya mencoba untuk menekan rasa takut nya


benar".


kau, aku peringat kan kau, menjauh lah dari Archio atau aku akan membunuh mu". ucap nya dengan mengangkat satu jari nya ke arah Eve


Eve memutar bola mata nya malas, seorang wanita yang menjambak rambut ku hanya karena masalah laki-laki, benar benar clasic. pikir nya


maaf nona, apa kau ini kekasih nya".


bukan ". ucap wanita itu dengan gugup


lalu, apa kau ini ibu nya".


wanita itu tidak menjawab, dia hanya mengepalkan kedua tangan nya sambil menundukan kepala. mungkin dia merasa malu karna saat ini dia di saksi kan oleh banyak orang


ternyata kau bukan siapa siapa nya ya". ucap Eve dengan smirk nya


wanita itu lalu mengangkat kepala nya dan menatap Eve dengan penuh ke bencian


aku sudah memperingati mu, jika kau masih mendekati nya aku benar-benar akan membunuh mu". ucap nya lalu pergi


Eve memandang wanita yang sedang menerobos kerumunan itu dengan tatapan yang sulit di arti kan, dia lalu menumpu dagu nya dengan kedua tangan


apa itu dia". batin nya


dia lalu menghela nafas panjang dan menundukan kepala dengan kedua tangan di atas nya


merepotkan". kata nya sambil mengacak ngacak rambut nya


Lea merasa heran karna melihat banyak kerumunan di depan kelas nya, dia lalu bertanya pada salah satu orang di sana


ada apa, kenapa pada kumpul di depan kelas kita".


oh itu, katanya Evelyn berantem sama Renata". jawab orang itu


apa". teriak Lea sambil membulatkan kedua mata nya, dia lalu menerobos kerumun itu


setelah melewati orang-orang itu, Lea langsung berlari ke arah Eve yang saat ini sedang mengacak ngacak rambut nya


ve, lo gak papa". ucap Lea dengan nada yang terdengar khawatir

__ADS_1


Eve lalu mengangkat kepala nya dan melihat Lea sedang menatap nya dengan khawatir


tidak papa". ucap Eve sambil tersenyum


seriusan, lo gak di apa apain kan sama dia". ucap Lea sambil mengecek seluruh tubuh Eve


aku sungguh baik baik saja, jangan khawatir".


Lea mengusap dadanya sambil menghela nafas, dia lalu menatap ke arah Eve dengan tatapan garang


Eve menaikan salah satu alis nya, karna heran dengan perubahan wajah Lea


Ve cerita ke gue, lo ada masalah apa sama tuh nenek lampir". ucap Lea sambil memegang kedua pundak Eve


siapa". ucap Eve sambil memandang Lea dengan bingung


yang barusan berantem sama lo".


tidak tahu, aku bahkan tidak mengenal nya".


Lea melepaskan tangan nya dari pundak Eve lalu terdiam mencerna apa yang baru saja Eve katakan


benar, lo bahkan belum ada seminggu di sini". gumam Lea, namun Eve masih dapat mendengar nya karna jarak mereka yang sangat dekat


memang nya dia siapa". tanya Eve


dia itu salah satu bunga sekolah".


kenapa kau memanggil nya nenek lampir".


hmm, apa dia menyukai Chio".


kurasa dia mungkin cuma terobsesi dengan ketenaran, karena Archio kan adik nya sang penguasa kota". ucap Lea sambil mengetuk ngetukan jarinya di atas dagu


benarkah". ucap Eve sedikit terkejut, karna dia baru tahu jika Chio adalah adik dari sang penguasa kota


pantas saja kelakuan nya sangat buruk". batin Eve, dia berpikir seperti itu karna menurut nya peraturan di kota D itu sampah


iya, aku sering melihatnya jalan dengan beberapa laki-laki, jadi kurasa dia tidak mencintai Archio ".


Btw sorry ya, harus nya tadi gue gak ninggalin lo". ucap Lea dengan wajah melas nya


tidak papa, lagi pula mau bagaimana lagi kau kan buru buru ingin ke toilet". ucap Eve sambil mengusap tangan Lea


tetap aja, harus nya tadi gue ngajak lo aja".


sementara itu di tempat lain


sial, beraninya dia mempermalukan ku di depan semua orang". ucap nya sambil menendang sebuah kursi


sabar Ren, kita balas dia nanti". ucap seorang wanita yang bernama Starlla Anastasya dia adalah teman nya Renata


Renata lalu menatap ke arah Starlla, lalu tersenyum pada nya

__ADS_1


makasih star". ucap nya


santai kali, kita kan udah temenan lama". ucap nya sambil menepuk pundak Renata


...****************...


Eve kita mau kemana". ucap Lea yang saat ini tangan nya sedang di tarik oleh Eve


ikut saja bukan nya kau ingin tahu siapa teman baru ku".


Lea tidak bertanya lagi dan membiarkan Eve menarik tangan nya, dia memang sangat penasaran dengan teman baru nya Eve itu


Eve lalu membawa Lea ke arah rooftop, dan setelah sampai dia langsung membuka pintu rooftop tersebut, karna memang dia sudah memberi tahu Chio dan kawan-kawan jika dia akan menemui mereka


mendengar suara pintu yang terbuka mereka lalu menoleh kan kepala nya dan melihat Eve yang sedang tersenyum ke arah mereka


oh Eve udah dateng, siapa itu di belakang lo". ucap Rizal sambil melihat ke arah belakang Eve


dia teman ku". ucap Eve sambil menarik Lea agar berdiri di samping nya


Lea seketika membulat kan mata nya karena terkejut melihat orang-orang di depan nya


Eve lo gak salah tempat kan, mereka beneran teman baru lo". ucap Lea sambil berbisik ke arah Eve


benar mereka memang teman ku".


lo gak boong kan, lo bukan nya punya masalah sama mereka terus gue di jadiin jaminan kan".


kau ini bicara apa". ucap Eve sambil mengernyit kan dahi nya


habis nya mereka itu kan_".


kenapa kalian malah bisik bisik". ucap seseorang yang menghentikan ucapan Lea


Lea menjadi gugup karena ketahuan bisik bisik dengan Eve, dia lalu menggenggam tangan Eve untuk mengurangi kegugupan nya


mereka lalu duduk dan bergabung dengan mereka,


kau menakuti teman ku". ucap Eve sambil melihat ke arah Chio


Chio menatap Eve datar, memang nya apa yang ku lakukan. begitu lah yang dia pikir kan


lo gak mau kenalin dia ke kita". ucap Haider melirik Lea, lalu menatap kembali ke arah Eve


Eve menoleh ke arah samping nya dan melihat Lea yang sedang duduk dengan kedua kaki dan tangan yang tertutup rapat


Lea kenalan gih". ucap Eve sambil menyenggol lengan Lea


Lea Mahena Daniazara, salam kenal semua nya". ucap Lea cepat sambil menundukan kepala nya


gak usah gugup kaya gitu, kita gak makan orang kali". ucap Rizal sambil terkekeh


Lea menelan ludah nya kasar, bagaimana dia tidak gugup sedangkan suasana di sini terasa sangat suram, karena aura dari Chio dan juga Zergan yang terasa sangat menekan nya

__ADS_1


sedangkan Brian, saat ini dia sedang berkeliling sekolah mencari ke beradaan Lea dan juga Eve


mereka kemana sih". ucap nya prustasi karna dari pertama bel istirahat berbunyi di langsung pergi ke kantin namun tidak melihat Lea maupun Eve, jadi dia berinisiatif untuk mencari mereka namun dia tetap tidak menemukan nya, padahal dia sudah mencari kemana-mana


__ADS_2